Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dengan menggunakan metode interaksi dua-arah, yang didukung oleh teknologi, Cakap mengembangkan solusi layanan untuk pendidikan, atau biasa disebut Education As A Service (EAAS)

Dengan menggunakan metode interaksi dua-arah, yang didukung oleh teknologi, Cakap mengembangkan solusi layanan untuk pendidikan, atau biasa disebut Education As A Service (EAAS)

MENGANTISIPASI DAMPAK KORONA

Cakap Tawarkan Sistem Belajar-Mengajar secara Daring

Indah Handayani, Selasa, 17 Maret 2020 | 13:09 WIB

JAKARTA, investor.id - Kebijakan untuk menerapkan sistem pembelajaran secara digital dinilai sangat penting untuk dilakukan di tengah tantangan penyebaran corona virus. Menurut PBB, sebanyak 22 negara telah memberlakukan atau berencana menutup sekolah dan kegiatan belajar mengajar. Setidaknya ada 290 juta siswa di seluruh dunia yang akan terdampak. Negara-negara seperti Arab Saudi, Tiongkok, Italia, serta 10 negara lainnya telah menutup sekolahnya secara nasional.

Indonesia adalah salah satu negara yang terkena dampak penyebaran corona virus, terutama di Jakarta. Untuk itu terdapat skenario pembatasan interaksi, seperti aktivitas mengumpulkan massa, isolasi daerah episenter, penutupan berbagai aktivitas publik, pembatasan jam buka restoran, dan yang terbaru mengenai penutupan sekolah dan kegiatan belajar mengajar selama 2 minggu.

Menanggapi kondisi tersebut, CEO Cakap Tomy Yunus mengatakan, Cakap sebagai salah satu pemain ed-tech di Indonesia siap menyediakan online platform sebagai alternatif kegiatan belajar mengajar di Indonesia. Dengan menggunakan metode interaksi dua-arah, yang didukung oleh teknologi, Cakap mengembangkan solusi layanan untuk pendidikan, atau biasa disebut Education As A Service (EAAS).

“Kesehatan tetap harus diutamakan ditengah merebaknya pandemi Covid-19. Dengan teknologi di bidang pendidikan yang kami kembangkan, diharapkan dapat membantu kegiatan belajar mengajar secara aman melalui pembelajaran jarak jauh. Kami siap membantu pemerintah, lembaga pendidikan dan juga masyarakat Indonesia untuk melawan Covid-19 dengan menyediakan teknologi dan akses belajar secara daring,” ujarnya.

Tomy menyebutkan, beberapa negara menerapkan sistem belajar secara daring untuk tetap menunjang aktivitas belajar mengajar, seperti di Hong Kong, yang saat ini semua muridnya belum kembali ke sekolah sejak libur Imlek. Pemerintah Hong Kong menyatakan, sekolah akan tutup setidaknya sampai 20 April sehingga proses pembelajaran pun berpindah ke sistem e-learning. Amerika Serikat, turut meliburkan sekolah dan universitas akibat dampak penyebaran corona virus. Sekolah di New York telah menerapkan sistem pembelajaran secara daring. Para murid kini belajar via platform video conference. Diikuti oleh sejumlah universitas di New York.

Dampak penyebaran corona virus juga dialami oleh salah satu pengajar Bahasa Mandarin di Cakap yang tinggal di ChongQing, Tiongkok. Dengan segala keterbatasan yang terjadi, berbagai cara dilakukan untuk tetap dapat beraktivitas. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi. “Teknologi dan internet membantu saya untuk tetap bisa mengajar dan bertatap muka dengan murid-murid saya, tanpa harus keluar rumah” ujar Sarah Shen, lulusan Master dari Beijing Language Culture University.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN