Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi transaksi pelapak Bukalapak. (IST)

Ilustrasi transaksi pelapak Bukalapak. (IST)

Di Tengah Pandemi, Mitra Pedagang Bukalapak Bertambah 3 Juta

Rabu, 30 September 2020 | 19:01 WIB
Sanya Dinda (sanya.susanti@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Bukalapak mencatat mitra pedagang yang berjualan di aplikasinya bertambah 3 juta di tengah pandemi Covid-19.

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, memandang pandemi Covid-19 membuat masyarakat mencari jalan untuk menambah pendapatan mereka, sehingga mereka akhirnya berjualan.

Menurut Rachmat, sebagian besar pedagang bergabung di aplikasi Mitra Bukalapak, dan mereka tidak hanya berasal dari kota-kota besar di Indonesia.

“Mitra Bukalapak tidak hanya menjangkau masyarakat di perkotaan saja tetapi berada di 477 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Kami ingin ini menjadi pendorong untuk perluasan inklusi keuangan hingga ke pelosok, membawa transformasi yang tidak hanya berfokus di kota besar saja sehingga menutup kesenjangan yang ada lewat teknologi,” ungkap Rachmat dalam diskusi Bukalapak dengan media secara virtual, Rabu (30/9).

Menurut Rachmat, dengan bergabung dalam Mitra Bukalapak, pada Juli 2020, warung tradisional dan agen individu mencatat kenaikan transaksi usaha hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Menurut Rachmat, dengan aplikasi Mitra Bukalapak, pihaknya berupaya membuat para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nyaman dalam bertransaksi online. Hal ini terutama untuk pedagang yang belum pernah bertransaksi melalui platform digital sebelumnya.

Rachmat mengatakan, Bukalapak juga terus bekerja sama dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Pihaknya antara lain diminta untuk menjadi mitra pemerintah dalam menyalurkan produk yang dihasilkan dari pelatihan Kartu Pra Kerja.

Selain itu, Bukalapak juga menjadi mitra pemerintah mengkampanyekan produk Bangga Buatan Indonesia, dengan cara menyediakan microsite khusus untuk produk barang-barang produk pelaku usaha dalam negeri.

“Kami salah satu pionir gerakan Bangga Buatan Indonesia. Saat ini, untuk UMKM juga bisa mengikuti pelatihan yang kami adakan tiap seminggu dua kali, yaitu Rabu dan Jumat sore,” kata Rachmat.

Di tengah pandemi, menurut dia, saat ini masyarakat mulai memperhatikan kesehatan diri mereka. Karena itu, produk-produk kesehatan menjadi salah satu produk yang paling banyak dibeli masyarakat.

Selanjutnya, produk-produk yang mendukung kegiatan masyarakat di rumah, seperti tanaman dan alat memasak, juga banyak dibeli.

“Barang-barang kebutuhan pokok juga tetap banyak yang membeli. Orang juga tetap membeli baju karena tetap dibutuhkan. Hanya saja saat ini, baju yang dibeli masyarakat adalah baju-baju yang nyaman untuk digunakan saat berkegiatan di rumah,” imbuh Rachmat.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN