Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi petani ikan (istimewa)

Ilustrasi petani ikan (istimewa)

eFishery Luncurkan Aplikasi Jual Beli Ikan Segar

Harso Kurniawan, Senin, 14 Oktober 2019 | 20:36 WIB

JAKARTA, Investor.id – Saat ini, sektor perikanan masih dikenal dengan pilihan harga yang sangat tinggi, namun kualitasnya masih rendah. Rantai pasokan yang panjang dengan banyaknya tengkulak, dirasakan cukup meresahkan para nelayan dan petani ikan. 

Alhirnya, konsumen mengurungkan minat mengonsumsi ikan, karena mahalnya harga pasar. Untuk itu, eFishery akan meluncurkan platform penjualan ikan segar. Platform ini diberi nama eFisheryFresh. 

Platform ini sebagai solusi bagi para pemilik usaha kuliner dalam mencari bahan baku makanan yang segar. Selain itu, peluncuran platform ini merupakan salah satu upaya eFishery dengan menggunakan data yang didapatkan untuk membuat layanan yang membantu petani ikan dengan lebih maju. 

“Sektor perikanan paling cepat tumbuh dibanding agrikultur lainnya. Target pasar kami adalah petani ikan dan udang.  Kami memiliki strategi pengenalan teknologi dalam industri perikanan untuk para pembudidaya ikan dan udang,” ujar CEO eFishery Gibran Huzaifah dalam keterangan resmi, Senin (14/10/2019). 

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dalam lima tahun terakhir, konsumsi ikan meningkat, yaitu pada 2014 sebesar 38,14 kilogram (kg) per kapita, 2015 sebesar 40,9 kg per kapita, 2016 sebesar 43,88 kg per kapita, 2017 sebesar 47,12 kg per kapita, dan 2018 sebesar 50 kg. Pada akhir 2019, konsumsi ikan bisa kembali meningkat hingga sebesar 54,49 kilogram/kapita.

Gibran menjelaskan, peningkatan konsumsi ikan diharapkan bisa menekan kasus gizi ganda (kelebihan dan kekurangan gizi), stunting (bayi lahir pendek) dan beberapa kasus lain yang erat kaitannya dengan masalah pangan dan gizi. Untuk itu,  makan ikan diharapkan mampu menjadi solusi atas masalah dalam mendukung ketersediaan sumber pangan bergizi bagi masyarakat. 
Kehadiran eFisheryFresh, kata dia, juga akan menguntungkan para petani ikan dan konsumen dari sisi harga. Harga petani ikan menjadi lebih kompetitif. Bagi konsumen, eFisheryFresh lebih untung karena mendapatkan jauh lebih hemat.

“Harga di petani tidak kompetitif. Lebih parah, harga sering tidak sebanding dengan resiko yang perlu ditempuh yang membuat banyak petani terpaksa gulung tikar. Rantai pasok barang segar ikan juga tidak efisien,” tegas dia. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA