Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
GudangPintar.id yang baru saja beroperasi di Yogyakarta, Kabupaten Bantul

GudangPintar.id yang baru saja beroperasi di Yogyakarta, Kabupaten Bantul

Kios melalui GudangPintar.id Siap Melayani 200.000 Warung  Kelontong di Yogyakarta dan Jawa Tengah 

Selasa, 8 Juni 2021 | 11:19 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Laju pertumbuhan lapangan usaha transportasi dan pergudangan pada  triwulan 4 – 2020 yang dilansir oleh BPS mencatat adanya kenaikan hingga 13,42 persen. Data tersebut berbanding lurus dengan penaikan transaksi e-commerce yang dirilis oleh  Menkominfo yakni sebesar 26,9% dari Rp 205,5 triliun pada 2019 menjadi Rp 266,3 triliun.

Salah satu faktor pertumbuhan ini terjadi akibat dampak pandemi Covid-19 yang merubah  perilaku masyarakat Indonesia dalam bertransaksi antara lain offline to online, jaga jarak sosial  dan cashless (tidak menggunakan uang tunai).  

PT Kioson Komersial Indonesia Tbk., perusahaan berbasis teknologi-aplikasi yang pertama kali  melakukan IPO pada tahun 2017 lalu, melalui inovasi terbarunya GudangPintar.id membidik  bidang Logistik Pintar dan Pergudangan sebagai salah satu strategi dalam mengakomodir  kebutuhan transaksi e-commerce yang semakin naik dengan meresmikan fulfillment Centre di  Yogyakarta, Kabupaten Bantul. 

GudangPintar.id diyakini oleh Kioson dapat membuka akses penjual daring dan konsumen  menjadi lebih mudah, seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Kioson Komersial  Indonesia Tbk, Reginald Trisna

"GudangPintar.id merupakan inisiasi perusahaan untuk  memenuhi celah siklus dari belanja daring yakni logistik, peran dan pengemasan. Pembangunan  fulfillment centre di wilayah Yogyakarta kabupaten Bantul merupakan fullfilment pertama untuk  GudangPintar.id yang akan tersebar di seluruh Indonesia," kata Reginald Trisna dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (8/6

Fulfilment Center

Pemilihan Yogyakarta sebagai debutan pembangunan fulfilment center bukan tanpa alasan,  berdasarkan yang dirilis oleh databoks kota Gudeg merupakan wilayah di Indonesia yang  memiliki pelaku e-commerce terbesar di Indonesia dengan persentase 27%.

“Yogyakarta kami yakini masyarakatnya memiliki literasi yang cukup baik tentang e-commerce,  belanja daring dan transaksi non tunai. Menurut informasi yang kami terima dari beberapa media,  pemerintah daerah dan regulator keuangan ingin mendorong masyarakat Yogyakarta untuk  secara aktif menghadapi transisi dari offline ke online, ” kata Reginald .

Rencananya Kioson akan membangun sebanyak 100 Fulfillment Centre yang akan  mengakomodir 200.000 pelaku UMKM yang spesifik warung kelontong di Yogyakarta, Solo,  Semarang dan sekitarnya. 

Satu lokasi Fulfillment Centre GudangPintar.id dengan luas bangunan 350m2 dan luas tanah  hingga 1.500 m2 akan menjangkau 1.000 Warung Kelontong yang akan menjadi layer terakhir  dari GudangPintar.id.

“Fungsi dari GudangPintar.id antara lain adalah penyimpanan (storage),  pengemasan (packing) dan pengiriman (transportasi) yang akan dikelola oleh sistem manajemen  yang dikembangkan oleh Kioson, sehingga penjual daring dapat mengelola stok dan pengiriman  produk menjadi lebih mudah.” Kata Direktur Kioson Ornela Bartin. 

Setelah Yogyakarta Kioson akan fokus membangun fulfillment Centre di wilayah Jawa Tengah  dan sekitarnya. Saat ini Kioson sudah menandatangani MOU untuk 100 gudang di Jawa Tengah,  saat rilis ini disebar total pembangunan Gudang sudah mencapai 5 gudang dan dijadwalkan 100  gudang akan selesai pada Agustus 2021. 

“Target kami setelah membangun 100 fulfillment centre, kami dapat memfasilitasi 200.000  warung kelontong. Proyek ini diharapkan akan menjadi proses dan evaluasi untuk  pengembangan GudangPintar.id di wilayah lain yang mana saat ini Kioson memiliki mitra warung  kelontong sebanyak 2.000.000 dari seluruh Indonesia,” kata Ornela Bartin. 

 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN