Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
JNE

JNE

SAHAM KJEN AUOREJECTION

KJN Perkuat Bisnis Pengiriman Barang E-Commerce.

Ghafur Fadillah, Rabu, 30 November -0001 | 00:00 WIB

 

JAKARTA, Investor.id - PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) akan gencar memperluas jaringan dengan merambah pasar logistik barang-barang e-commerce. Adapun, saham perdana perseroan ditransaksikan autorejection atas di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin.

Perseroan melepas sebanyak 150 juta saham atau setara dengan 30% dari modal yang ditempatkan dan disetorkan penuh. Harga saham ditetapkan senilai Rp 202 per unit, sehingga total dana yang diraup senilai Rp 30,30 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Panca Global Sekuritas.

Sekretaris Perusahaan Krida Jaringan Nusantara (KJN) Alex R Hasibuan mengatakan, seluruh dana hasil IPO saham akan digunakan untuk mbelli tanah seluas 1.407 meter persegi dan bangunan yang berada di Jalan Kramat VI, Jakarta. Lahan dan properti akan berfungsi sebagai kantor pusat perseroan dan fasilitas penunjang aktivitas operasional perseroan yang baru.

“Pembelian itu dilakukan untuk mendukung bisnis logistikk barang  yang membutuhkan tempat luas. Tempat sangat dibutuhkan guna mendukung  penyortiran barang” ujarnya usai ditemui pada saat listing di BEI di Jakarta, (01/7/2019)

Terkait pengembangan bisnis, Alex mengungkapkan,  perseroan sedang memperluas jaringan bisnisnya dengan masuk pada segmen pengiriman barang e-commerce. Langkah tersebut dilakukan  dengan menambah 400 outlet baru untuk jasa pengiriman paket dan logistik dengan konsep kemitraan.

Perseroan juga menyiapkan dana sekitar Rp 4-5 miliar untuk pembelian alat-alat transportasi. Pendanaan bersumber dari kas internal. "Gerai baru tersebut akan didirikan dengan konsep kemitraaan, seperti di toko-toko kecil bisa menjadi agen kami sehingga menambahkan pendapatan dan mereka bisa berkembang. Kami berharap lini e-commerce dapat berkontribusi hingga 35% terhadap total pendapatan ke depan," kata dia.

Sementara itu Direktur Utama JKN Dewi Prasetyaningsih mengatakan, permintaan saham KJEN mengalami oversubscribed hingga 4,58 kali dari nilai total saham pada masa penawaran saham umum 21-24 Juni 2019. "Oversubscribed ini membuktikan bahwa publik memiliki kepercayaan tinggi kepada kami, seiring dengan maraknya bisnis e-commerce di era industrialisasi 4.0," tutupnya.

Pada penutupan perdaganagn saham di BEI, saham KJEN berhasil ditutup menguat  49,50% atau Rp 100 menjadi Rp 302 per saham. Saham KJEN mengalami penolakan otomatis (autorejection)`batas atas, karena telah naik hampir 50%.

Dewi sebelumnya menyebutkan bahwa seluruh dana hasil IPO saham setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk membiayai akuisisi gedung. Akuisisi tersebuttujuan untuk meningkatkan fasilitas penunjang operasional dengan sentralisasi sortir dokumen dan paket guna menaikkan service level serta volumen pengiriman.

Terkait prospek bisnis perseroan, manajemen menyebutkan, cenderung bertumbuh didukung tren peningkatan nilai transaksi e-commerce. “Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) melaporkan bahwa nilai pasar pengiriman sebesar Rp 50 triliun dengan 35.000 titik pengiriman, dimana e-commerce diprediksi memberikan kontribusi sebesar 25% dari perkembangan logistik yang diharapkan akan berkembang 15,2% setiap tahunnya.” ujar Dewi.

KJN merupakan perusahaan jasa kurir dokumen yang telah beroperasi selama 21 tahun. KJN telah dipercaya sebagai kurir dokumen beberapa bank terkemuka, operator telekomunikasi, dan perusahaan swasta lainnya. Perseroan juga membangun jasa kurirmelalui konsep business to business dengan beberapa pelanggan. KJN jugamengembangkan usahanya dengan sistem kerjasama untuk membangun jaringan outlet di Indonesia dan juga jasa mover.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA