Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
GrabFood. Foto: IST

GrabFood. Foto: IST

Pandemi Dorong Generasi Z Gunakan Layanan Digital Penuhi Kebutuhan Konsumsi

Kamis, 3 Juni 2021 | 09:50 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Berdasarkan hasil survei Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak pada peningkatan adopsi dan penggunaan layanan digital untuk memenuhi kebutuhan konsumsi terutama pada generasi Z.

Konsumsi layanan digital ini mencakup belanja online (e-commerce), layanan pesan antar makanan (food delivery) dan layanan pengantaran sembako.

Head of Research Katadata Insight Center (KIC), Stevanny Limuria mengatakan survei yang dilakukan KIC secara online terhadap 1.146 responden antara 13-18 April 2021 dan melibatkan responden berusia 18-29 tahun dari Jabodetabek, Surabaya, Medan, Bandung, Makassar, Semarang, Denpasar dan Yogyakarta.

Sebanyak 82% responden berusia 18-26 tahun atau dikenal dengan generasi Z, menurut sensus Badan Pusat Statistik (BPS), generasi Z merupakan segmen terbesar di Indonesia yang mencakup 27,94% dari total penduduk, generasi ini cerdas secara digital dengan daya beli siginfikan.

Melalui survei tersebut, KIC ingin mengeksplorasi bagaimana pandemi mempengaruhi pola konsumsi layanan online mereka dengan fokus pada e-commerce, pengiriman makanan (food delivery) dan pengiriman bahan makanan (groceries) sebagai kategori yang semakin populer sejak pandemi.

“Survei ini menyoroti pola konsumsi layanan digital di kalangan generasi Z, dan kami fokus pada mereka karena mereka lahir dan besar di tengah era teknologi yang berkembang pesat dengan lahirnya media sosial dan internet,” ujar dia dalam keterangan persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Kamis (3/6).

Hasil survei menemukan bahwa konsumsi layanan digital ini meningkat sebagai akibat dari pandemi, peningkatan terlihat dari adanya pengguna baru layanan online, serta perilaku responden yang menyatakan akan terus menggunakan layanan digital bahkan setelah pandemi.’
Survei juga menunjukkan bahwa selama tiga bulan terakhir, 57% responden merupakan pengguna aktif situs e-commerce, 36% menggunakan layanan pengiriman makanan dan 23% menggunakan layanan pengiriman bahan makanan.

57%, Gen Z telah menggunakan e-commerce dalam tiga bulan terakhir dan 81% diantaranya berbelanja di platform e-commerce setidaknya sebulan sekali, pengguna e-commerce menilai penggunaan layanan ini praktis, mempunyai pilihan produk banyak dan tidak risiko tertular Covid-19.

Layanan pengiriman makanan juga menjadi pilihan generasi Z, menariknya 44% pengguna adalah pengguna baru yang menggunakan layanan ini selama pandemi dan 90% dari mereka mengatakan bahwa mereka ingin untuk terus menggunakan layanan pengiriman makanan setelah pandemi.

Sebesar 50% dari peserta survei memilih Grabfood sebagai penyedia layanan pesan antar makanan online yang paling sering mereka gunakan dalam 3 bulan terakhir kemudian diikuti oleh Gofood, ShopeeFood dan Maximfood.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN