Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
masih banyak lowongan kerja Bandung yang bisa dicari di portal pencarian kerja di Glints Indonesia. Sumber: Unsplash/William Iven

masih banyak lowongan kerja Bandung yang bisa dicari di portal pencarian kerja di Glints Indonesia. Sumber: Unsplash/William Iven

Peran Penting Kewirausahaan bagi Pertumbuhan Ekonomi dan Bisnis

Gora Kunjana, Selasa, 17 Desember 2019 | 10:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Pemerintah terus mendorong hadirnya perusahaan rintisan (startup) baru di Indonesia. Menurut database startup yang dirilis oleh Masyarakat Industri Kreatif/ TIK Digital Indonesia (MIKTI), jumlah startup di negara ini mencapai 992 perusahaan pada 2018.

Sayangnya, dari jumlah itu, startup yang berasal dari Jawa Barat hanya 44 perusahaan, berbeda jauh dengan beberapa provinsi lain, seperti Jawa Timur dengan 113 perusahaan dan Jabodetabek dengan 522 perusahaan.

Lalu, kenapa pemerintah ingin startup semakin banyak muncul di Indonesia, terutama di provinsi yang masih sedikit jumlahnya seperti Jawa Barat? Banyaknya startup berarti sejalan dengan jumlah pengusaha yang tinggi. Adanya pengusaha penting bagi negara, salah satunya untuk menciptakan lowongan kerja di Bandung, ibu kota provinsi Jawa Barat, yang juga berperan sebagai pusat ekonomi dan bisnis.

Selain itu, masih ada beberapa alasan pentingnya kewirausahaan di Indonesia. Jurnal Ekonomi & Pendidikan pernah merangkumnya dan Glints lewat keterangannya di Jakarta, Senin (16/12/2019) menyajikannya di bawah ini.

Menciptakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja

Setiap pengusaha akan membutuhkan tenaga kerja untuk menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Oleh karena itu, keberadaan pengusaha berarti akan menciptakan lapangan kerja baru. Kesempatan masyarakat pun akan semakin luas untuk mendapatkan pekerjaan dan bisa menurunkan angka pengangguran. Berarti, semakin banyak jumlah pengusaha akan menambah kesempatan kamu untuk mendapatkan lowongan kerja di Bandung.

Dengan begitu, masyarakat akan mampu meningkatkan kualitas diri mereka. Misalnya melalui kemampuan dan keterampilan yang mereka dapatkan dan asah di tempat kerja. Kualitas diri tentu berdampak bagi kemakmuran dan kemajuan bangsa.

Meningkatkan penerimaan pajak negara

Setiap warga negara wajib membayar pajak agar bisa menikmati beragam layanan publik yang disediakan pemerintah. Pajak yang dibayarkan pun beragam dan berbeda, termasuk antara tenaga kerja dan pengusaha. Pengusaha membayarkan pajak lebih banyak, mulai dari pajak badan usaha hingga pajak produk/ jasa yang dihasilkan.

Jadi, semakin banyak startup yang lahir di Jawa Barat, khususnya Bandung, semakin banyak pula pajak yang akan diterima negara. Pemerintah pun bisa mengoptimalkan penerimaan pajak untuk layanan publik yang lebih baik, seperti di bidang kesehatan dan pendidikan.

Meningkatnya kesejahteraan tentu akan menarik lebih banyak orang untuk mencari lowongan kerja di Bandung.

Mendorong inovasi dan kemandirian masyarakat

Pengusaha lahir dari ide usaha masing-masing. Bisa jadi karena ingin menjawab masalah di lingkungannya atau melihat peluang dari tren yang tengah berkembang. Dari mana pun asal ide tersebut, kewirausahaan menunjukkan adanya inovasi masyarakat. Ini juga berarti masyarakat memiliki kemandirian untuk menyelesaikan masalah yang ada dan berusaha meningkatkan taraf hidupnya, tidak selalu menunggu tindakan pemerintah.

Kewirausahaan juga akan memunculkan persaingan bisnis. Alhasil, setiap pengusaha harus terus berpikir kreatif, inovatif, dan visioner dalam mengembangkan usahanya agar bisa lebih banyak menjangkau pelanggan dan unggul dari para pelaku usaha lainnya.

Menjadi indikator keunggulan dan daya saing negara

Kewirausahaan akan menciptakan lapangan kerja baru, menyerap tenaga kerja, dan mendorong kemandirian di masyarakat. Oleh karena itu, jumlah pengusaha bisa digunakan sebagai indikator keunggulan dan daya saing sebuah negara. Sejumlah negara maju, seperti Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat, bisa mencapai posisi yang sekarang karena banyaknya pengusaha di negara mereka.

Sayangnya, jumlah pengusaha di Indonesia masih rendah, dibanding negara-negara lain di Asia Tenggara. Pada 2016, mengutip katadata.co.id, jumlah pengusaha di negara ini hanya 3,1% dari seluruh populasi. Sedangkan Malaysia dan Singapura berhasil mencatat masing-masing 5% dan 7% pengusaha dari total populasinya. Jadi, pemerintah terus berusaha untuk menghadirkan pengusaha-pengusaha baru, salah satunya agar makin banyak lowongan kerja Bandung yang tersedia.

Para calon pekerja tidak perlu khawatir, masih banyak lowongan kerja Bandung yang bisa dicari di portal pencarian kerja di Glints Indonesia (https://glints.com/id). Bukan hanya lowongan kerja saja, berbagai program magang juga bisa didapatkan infonya di situs ini.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN