Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Harga saham BUMN Karya masih jeblok

Harga saham BUMN Karya masih jeblok

SWF antara Ada dan Tiada

Senin, 13 September 2021 | 12:43 WIB
Investor Daily

Selama Desember 2020 hingga Maret 2021, harga saham perusahaan infrastruktur—yang sempat terjungkal hingga 80%-- kembali meningkat signifikan. Tapi sejak Lembaga Pengelola Investasi (LPI) mulai beroperasi April 2021, harga saham BUMN infrastruktur yang tercatatdi Bursa Efek Indonesia (BEI) bergugur. Para pelaku pasar tidak melihat kontribusi sovereign wealth fund (SWF) yang bernama LPI itu terhadap BUMN Karya. Ada perbedaan antara ekspektasi dan kenyataan.

Mendengar penjelasan Presiden Jokowi tentang SWF, hati para pelaku pasar membuncah. Menurut Presiden,_ SWF atau Indonesia Investment Authority (INA) atau LPI akan membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. SWF akan membantu pendanaan perusahaan yang bergerak di perusahaan infrastruktur, khususnya BUMN Karya yang selama ini membangun tol, pelabuhan, waduk, dan bendung hingga proyek air bersih. Umumnya BUMN Karya sudah over-leverage, utang empat-lima kali dari modal.

Beban inilah yang hendak diatasi oleh SWF. SWF tidak ditugaskan mencari utang baru untuk BUMN Karya. Yang diharapkan dari SWF adalah mencari investor untuk membeli proyek infrastruktur yang sudah dibangun BUMN Karya.

Dengan mendapatkan dana segar dari hasil penjualan proyek yang sudah dibangun, kondisi keuangan BUMN Karya sehat kembali dan se lanjutnya memiliki kemampuan untuk membangun lagi.

Dengan tambahan modal, debt to equity ratio (DER) BUMN Karya yang sebelumnya di atas empat kali bisa turun ke dua kali. Pada saat DER berada di level satu atau dua kali, BUMN Karya memiliki kemampuan untuk meminjam lagi. Kekuatan pendanaan BUMN Karya untuk membangun infrastruktur meningkat kembali. Ketika DER berada di level normal, BUMN Karya bisa mendapatkan pendanaan lewat pinjaman bank, penjualan obligasi, go public, atau rights issue dan second public offering bagi yang sudah menjadi perusahaan terbuka.

Kehadian INA penting bagi negeri agar pembangunan infrastruktur terus berkelanjutan. INA memiliki kemampuan untuk menambah modal bagi pembangunan tanpa meningkatkan risiko utang. INA juga mampu meningkatkan valuasi aset negara.

Dengan membawa international best practices, INA mampu meningkatkan kinerja perusahaan infrastruktur dan memaksimalkan manfaat aset yang bisa dinikmati oleh masyarakat.  Kehadiran INA diharapkan mampu memberikan pilihan kepada investor untuk berinvestasi di Indonesia. Menkeu Sri Mulyani Indrawati pernah mengatakan, target investasi periode pertama dari INA adalah bidang infrastruktur transportasi. Proyek infrastruktur transportasi yang di maksud meliputi bandara, pelabuhan, dan jalan tol.

Sektor transportasi harus sudah siap ketika ekonomi Indonesia pulih dari pandemi Covid-19. Jika awal tahun depan, pandemi dapat dikendalikan, mulai paruh kedua 2022, ekonomi Indonesia melakukan ekspansi. Jika infrastruktur transportasi, energi, pertanian, dan telekomunikasi sudah siap, ekonomi Indonesia akan melaju lebih cepat.

Di inilah pentingnya INA atau LPI itu. Masih banyak proyek infrastruktur di Indonesia yang perlu dibangun. Di luar Ja wa, masih banyak infrastruktur transportasi —jalan, rel kereta, pelabuhan, dan ban dara— yang harus dibangun. Sudah ada Trans-Sumatera. Publik menunggu Trans-Kalimantan, Trans-Sulawesi, dan Trans-Papua. Di pulau sedang seperti Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Timor, Flo res, Ambon, Halmahera, dan Morotai. In frastruktur pertanian seperti waduk dan bendung masih banyak yang perlu di bangun.

Jelang LPI beroperasi, April 2021, Presiden memperkirakan_SWF atau Indonesia Investment Authority (INA) atau LPI mampu meraup dana sebesar US$ 10 miliar atau sekitar Rp 145 triliun dalam waktu enam bulan. Presiden bahkan memperkirakan, pendanaan yang dihimpun INA mampu menembus Rp 2.800 triliun dalam kurun dua tahun ke depan.

Dari manajemen INA dikabarkan, lembaga itu sudah berhasil mengajak tiga in vestor asing yang berkomitmen menanamkan modalnya di aset jalan tol, yaitu Caisse de dépôt et placement du Québec (CDPQ), APG Asset Management (APG), dan Abu Dhabi Investment Authority (ADIA). Ketiga investor asing berkomitmen untuk investasi di jalan tol, masing masing, senilai US$ 1 miliar. Ditambah US$ 750 juta dari INA, total Investasi yang siap disuntikkan ke perusahaan infrastruktur senilai US$ 3,750 miliar.

Tapi, ini semua belum berdampak signifikan terhadap kinerja BUMN Karya. Hampir semua proyek infrastruktur besar di bidang transportasi dan pertanian dikerjakan oleh BUMN Karya. Faktanya, BUMN Karya masih didera penyakit lama, yakni over leverage. Kehadiran SWF yang mestinya membantu belum terlihat buktinya. Tidak heran jika sentimen investor terhadap saham BUMN Karya masih lemah.

Saat ini terdapat tujuh BUMN Karya yang belum go public, lima BUMN Karya yang sudah menjadi listed company di BEI, dan lima anak usaha BUMN yang sudah tercatat di BEI. Umumnya kinerja lima emiten BUMN Karya dan lima anak perusahaan BUMN Karya itu sangat buruk di BEI.

Harga sahamnya jauh di bawah nilai tertinggi yang pernah dicapai. Sempat naik signifikan pada awal tahun, saat SWF hendak didirikan dan mulai beroperasi, April 2021, harga saham BUMN Karya kembali terjungkal dan tidak ada tanpa- tanda hendak rebound.

Pasar adalah medan yang paling demokratis. Katika kata tidak satu dengan perbuatan, janji tidak ditepati, harga saham terjungkal. Pemulihan harga saham BUMN Karya sangat penting diperhatikan oleh pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas.

Pertama, dengan harga saham yang kembali meningkat, pemerintah bisa menjual lagi kepemilikan sahamnya untuk mendapatkan dana lebih besar. Dana yang dihimpun dari second public offering dan rights issue akan lebih besar. Kedua, dengan harga saham yang kembali pulih, investor publik bisa mendapatkan keuntungan.

Dengan meraih keuntungan, rencana IPO anak dan cucù BUMN akan disambut positif oleh pasar.

Sentimen positif para pelaku pasar perlu diperhatikan demi keberlanjutan rencana pemerintah mendapatkan dana dari pasar modal dan menjadikan BUMN perusahaan kelas dunia.

Pemerintah tidak boleh membiarkan LPI antara ada dan tiada. Tunjukkan ke pa da bangsa ini dan dunia bahwa LPI be narbenar ada dan kehadirannya sungguh dirasakan. Dalam waktu dekat sudah harus ada investor yang dibawa untuk berinvestasi di BUMN Karya.

Dalam waktu dekat, semua proyek yang sudah dibangun BUMN Karya habis terjual. Jika itu terjadi, harga saham BUMN Karya akan rebound dan pembangunan infrastruktur akan lebih cepat. Saat ekonomi mulai ekspansi, infrastruktur sudah siap.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN