Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Diskusi Zooming with Primus -Melistriki Indonesia live di Beritasatu TV, Kamis (30/7/2020). Sumber: BSTV

Diskusi Zooming with Primus -Melistriki Indonesia live di Beritasatu TV, Kamis (30/7/2020). Sumber: BSTV

2021, Rasio Elektrifikasi Capai 100%

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 20:29 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com) ,Ester Nuky

JAKARTA, investor.id  – Meski terdampak pandemi Covid-19, PT PLN (Persero) akan terus memacu peningkatan rasio elektrifikasi dari saat ini 99,09% menjadi 100% di tahun 2021, untuk pemerataan hingga wilayah Indonesia bagian timur yang masih tertinggal.

Upaya melistriki 433 desa yang belum berlistrik mengutamakan pemanfaatan energi setempat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan tiga strategi yakni perluasan jaringan listrik, pembangunan minigrid, serta distribusi tabung listrik.

Pilihan strategi pertama adalah perluasan jaringan listrik (grid extension) untuk 52 desa. Kedua, pembangunan minigrid pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal dan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hybrid untuk 75 desa.

Ketiga, dengan distribusi tabung listrik (talis) dengan dilengkapi sumber PLTS dan stasiun pengisian energi listrik (SPEL) untuk 306 desa. Ini targetnya benar-benar rumah tangga,” ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) Bob Saril dalam diskusi Zooming With Primus bertajuk Melistriki Indonesia, yang ditayangkan live di BeritaSatu TV pada Kamis (30/7/2020).

Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) dalam acara Zooming with Primus -Melistriki Indonesia live di Beritasatu TV, Kamis (30/7/2020). Sumber: BSTV
Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) dalam acara Zooming with Primus -Melistriki Indonesia live di Beritasatu TV, Kamis (30/7/2020). Sumber: BSTV

Hadir pula sebagai narasumber adalah Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dan Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro. Sedangkan sebagai moderator adalah Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu.

Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu memandu diskusi Zooming with Primus -Melistriki Indonesia live di Beritasatu TV, Kamis (30/7/2020). Sumber: BSTV
Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu memandu diskusi Zooming with Primus -Melistriki Indonesia live di Beritasatu TV, Kamis (30/7/2020). Sumber: BSTV

Bob mengatakan, wilayah timur Indonesia memiliki tingkat rasio elektrifikasi yang masih di bawah rata-rata nasional. Wilayah itu antara lain Papua dengan rasio elektrifikasi 94,4%, Maluku 91,72%, dan Nusa Tenggara Timur 86,13%.

Dia menyebut tantangan yang dihadapi berupa kondisi geografis yang menyulitkan serta rumah penduduk yang tersebar.

Dari rencana perluasan jaringan listrik untuk 52 desa, lanjut dia, sebanyak 24 desa sudah menyala listriknya. Rinciannya, sebanyak 20 desa di Papua Barat, 3 desa di Nusa Tenggara Timur, serta satu desa di Papua. Sementara 24 desa lainnya dalam tahap konstruksi serta 4 desa pada tahap pengadaan. Seluruh desa tersebut ditargetkan listriknya menyala akhir 2020.

Sedangkan pada rencana pembangunan minigrid PLTS komunal dan PLTD hybrid untuk 75 desa, tahapan saat ini dalam proses pengadaan dan ditargetkan rampung akhir tahun 2020.

Upaya mencapai rasio elektrifikasi 2021
Upaya mencapai rasio elektrifikasi 2021

“Sementara itu, untuk rencana distribusi tabung listrik untuk 306 desa, PLN menggunakan inovasi dengan tabung listrik yang bisa diisi ulang daya. Ini akan dibutuhkan 56 ribu unit tabung listrik. Dari jumlah tersebut sekitar 25 ribu unit diren canakan (pengadaannya) melalui anggaran Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM tahun 2021. Ini yang kami harapkan mempercepat penyalaan desa-desa, termasuk meningkatkan rasio elektrifikasi,” paparnya.

PLN juga memberikan diskon 50% bagi warga yang semi mampu atau tidak termasuk dalam data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Selain itu, ada program penyambungan listrik gratis yang merupakan program CSR badan usaha di bawah pembinaan Kementerian ESDM serta CSR dari PLN.

“Peningkatan rasio elektrifikasi kan bukan hanya soal ketersediaan jaringan maupun sebaran penduduk. Masih banyak penduduk yang belum menikmati listrik meski jaringan sudah melintang di atas rumah, karena permasalahannya terletak pada biaya penyambungan listrik (yang dia tidak bisa jangkau),” tuturnya.

Hingga Juni 2020, BUMN kelistrikan tersebut tercatat melayani 77,1 juta pelanggan. Yang terbesar adalah rumah tangga sebanyak 70,9 juta residential.

Ia merinci, ada tiga segmentasi pelanggan PLN. Pertama, adalah B2G dengan sebanyak 498 ribu pelanggan kalangan pemerintah.  Kedua, B2C yang terdiri atas 70,9 juta pelanggan residential dan sosial 1,6 juta.

Ketiga B2B, yang terdiri atas bisnis 3,7 juta pelanggan, industri 114 ribu pelanggan, traksi 69 pelanggan, curah 23 pelanggan, dan layanan khusus 81 ribu pelanggan.

“Secara keseluruhan, PLN mempunyai generation 69.541 MW, transmission 56.652 km, dan distribution 56.746 MVA. Sedangkan total tenaga kerja 54.000,” imbuhnya.

Perkembangan rasio elektrifikasi nasional
Perkembangan rasio elektrifikasi nasional

Sementara itu, berdasarkan laporan Evaluasi Penjualan sampai dengan Juni 2020, jumlah pelanggan 76,85 juta, dengan penjualan sebesar 118.439 GWh. Tercatat, segmen pasar rumah tangga berkontribusi 46,64%, diikuti industri 28,84%, bisnis 16,95%, public 3,45%, sosial 3,40%, dan lain-lain 0,73%.

Bob Saril menambahkan, upaya peningkatan rasio elektrifikasi yang dilakukan PLN sebelumnya signifikan. Angkanya meningkat pesat 14,74 persen poin, dari tahun 2014 sebesar 84,35% menjadi 99,09%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN