Menu
Sign in
@ Contact
Search
Freeport. Foto: IST

Freeport. Foto: IST

Produksi Tambang Bawah Tanah Freeport Tak Terpengaruh Covid-19

Rabu, 5 Agustus 2020 | 11:03 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Freeport Indonesia telah menggelontorkan investasi senilai total US$ 15,8 miliar atau sekitar Rp 229 triliun (kurs Rp 14.500/dolar AS) untuk periode 1973-2019 di Indonesia. Nilai investasi serupa pun akan dikucurkan hingga 2041 sebesar US$ 15,1 miliar. Investasi US$ 15,1 miliar tersebut digunakan untuk pengembangan tambang bawah tanah, tidak termasuk investasi pembangunan fasilitas pemurnian mineral (smelter).

Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas dalam diskusi virtual dengan Forum Pimpinan Redaksi di Jakarta, Selasa (4/8/2020). mengungkapkan, produksi tambang bawah tanah tidak terpengaruh oleh pandemic Covid-19. Bahkan realisasi produksi semester pertama melebihi target yang ditetapkan.

“Saya sangat bangga dan puas atas ketabahan dan ketangguhan tim di jobsite, walaupun dalam situasi Covid dan juga ada situasi keamanan yang sangat mengganggu dan mereka tidak bisa keluar dari Tembagapura selama 4 bulan lebih karena lockdown. Namun dari segi produksi bisa mencapai hasil yang memuaskan dan melebihi target,” ungkapnya.

Tony Wenas, Presdir PT Freeport Indonesia. Foto: IST
Tony Wenas, Presdir PT Freeport Indonesia. Foto: IST

Tony memastikan Freeport menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Pada area publik pun ditempatkan pemindai suhu tubuh. Bila karyawan suhunya lebih dari 38 derajat celcius, maka dia tidak boleh bekerja dan diwajibkan menjalani pemeriksaan medis.

Dia menyebut penanganan medis Freeport cukup andal yang ditunjang perangkat analisis kimia darah dan Sysmex, serta dilengkapi dengan dua alat PCR.

Selain itu, disiapkan 50 ribu rapid test kit dan ruang isolasi tambahan yang bisa menampung lebih dari 750 orang di Tembagapura dan 150 di sekitar mill 38 dan Kuala Kencana.

“Kita menggelar rapid test bertahap dan contact tracing bagi siapapun yang terkena kita coba data,” ujarnya.

Hingga 1 Agustus 2020, tercatat 302 kasus positif Covid-19 di wilayah kerja Freeport. Dari jumlah tersebut, 53 kasus aktif dengan gejala ringan dan tidak dirawat di rumah sakit. Mereka berada di barak isolasi dengan pemantauan dan penanganan tim medis Freeport.

Selain itu, tingkat kesembuhan mencapai 81% atau sekitar 245 kasus sembuh. Sedangkan kasus meninggal 4 orang dengan riwayat penyakit akut bawaan.

“Total tes yg kita lakukan ada 15 ribu rapid test yang kita lakukan dan lebih dari 7.000 swab test yang dilakukan dan kita juga bekerja sama dengan Gugus Tugas Covid Kabupaten Mimika dan Pemda Mimika,” ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com