Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dony Indrawan, psikolog dan praktisi SDM

Dony Indrawan, psikolog dan praktisi SDM

Diperlukan Strategi Pengelolaan SDM untuk Hadapi Transisi Energi Indonesia

Rabu, 3 Agustus 2022 | 20:59 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id– Dalam menghadapi transisi energi Indonesia 2030-2050, Pemerintah Indonesia dan perusahaan di sektor energi perlu menyiapkan strategi yang tepat dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) sehingga siap mengambil peran yang strategis sebagai penggerak dan pelaksana transisi energi tersebut.

Rencana transisi energi Indonesia akan memberikan dampak yang substansial bagi pengelolaan SDM agar tetap efektif dan relevan sehingga mampu mendorong keberhasilan transisi energi Indonesia sesuai dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Advertisement

“Tanpa melakukan perubahan dalam pengelolaan SDM, khususnya SDM energi, proses transisi diperkirakan berjalan lambat dan bauran energi hanya akan menjadi impian dan cita-cita yang semu saja,” ujar Dony Indrawan, psikolog dan praktisi SDM yang telah berkecimpung di industri energi selama hampir seperempat abad, baik di level nasional maupun global, dalam sharing session bertajuk “Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia Dalam Menyambut Transisi Energi Indonesia,” yang diselenggarakan oleh Energy & Mining Editor Society (E2S) secara virtual di Jakarta, Rabu (3/8) malam.

Dony menjelaskan, rencana dan pelaksanaan transisi energi adalah sebuah keniscayaan bagi Indonesia saat ini dan di masa mendatang. “Dengan kesenjangan yang semakin tinggi antara kemampuan menyediakan energi yang berasal dari fosil seperti minyak dan gas bumi, serta kebutuhan energi yang semakin bertambah hingga 2030 sampai 2050, Indonesia harus menetapkan posisi yang tepat guna mendorong kesiapan melaksanakan transisi energi ini sedini mungkin dengan membuat strategi yang tepat, termasuk strategi dalam pengelolaan SDM energi,” jelas Dony yang pernah bertugas sebagai praktisi HR di Kantor Pusat Chevron di Texas, Amerika Serikat.

Menurut Dony, minimal ada tiga strategi utama bagi pemerintah untuk menyiapkan SDM yang akan menunjang keberhasilan rencana transisi energi ini. Pertama, melakukan perubahan kebijakan SDM energi yang selaras dengan RUEN. Hal ini berkaitan dengan kebijakan penyiapan dana, infrastruktur, kurikulum, dan penyiapan SDM potensial untuk pengembangan ilmu dan teknologi, termasuk riset-riset dan pemanfaatan praktik terbaik di dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi yang berfokus pada energi baru dan terbarukan, serta pengembangan pemanfaatan energi fosil yang lebih maju dan ramah lingkungan.

“Energi fosil akan tetap memegang peran penting pada 2050 sehingga perlu strategi pengembangan SDM yang relevan dengan tuntutan green economy serta prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG),” ujarnya.

Kedua, mengubah demografi keahlian SDM energi Indonesia. Proses untuk menjadikan seseorang ahli di sektor energi bukanlah proses satu malam sehingga diperlukan data yang akurat untuk menetapkan jumlah kebutuhan ahli/tenaga profesional berdasarkan bidang-bidang keahlian yang dipetakan secara realistis dalam bauran energi Indonesia. “Setelah itu, baru kita bisa mengembangkan proses untuk mentransisikan SDM energi saat ini dan generasi selanjutnya dalam mendukung terciptanya demografi keahlian yang diinginkan sejalan dengan tata waktu transisi energi,” katanya.

Ketiga, mengubah mindset SDM dalam pemanfaatan energi. Rencana transisi energi dan bauran energi tidak akan berjalan mulus tanpa melakukan perubahan mindset masyarakat secara luas dan para pelaku utama dalam industri atau sektor energi ini. Untuk menunjang perubahan mindset ini, pemerintah sebaiknya mulai terus mengkampanyekan pentingnya pemanfaatan energi fosil yang bijak serta mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan secara berimbang dan juga agresif.

 

 

 

 

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN