Menu
Sign in
@ Contact
Search
Tambang Newmont Nusa Tenggara (JG/Safir Makki)

Tambang Newmont Nusa Tenggara (JG/Safir Makki)

Tolak Tuduhan Amanat KSB, PT Amman Ajak Dialog dengan AII

Kamis, 24 November 2022 | 18:39 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) menolak seluruh dugaan pelangggaran hak asasi manusia (HAM) yang disampaikan oleh Amanat KSB ke Amnesty International Indonesia (AII). Hal itu dinilai bersifat tendensius dan menggiring opini ke arah negatif, sehingga merugikan citra perusahaan.

Head of Corporate Communications PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) Kartika Octaviana mengatakan, pernyataan yang disampaikan Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid yang didasarkan pada laporan Amanat KSB tidak didukung oleh data dan bukti yang tepat dan benar. “Kami menolak seluruh dugaan yang disampaikan oleh Amanat KSB ke AII,” tegas dia dalam pernyataannya, Kamis (24/11).

Baca juga: Newmont Berganti Nama Jadi Amman

Sebagai perusahaan yang menerapkan prinsip dan kaidah penambangan yang baik dan bertanggung jawab, kata dia, AMMAN selalu patuh pada perundang-undangan dan peraturan pemerintah yang berlaku, baik dari level nasional, provinsi, hingga kabupaten. Kepatuhan ini tercermin dalam kebijakan perusahaan mengenai ketenagakerjaan. Keberlanjutan operasional yang baik AMMAN juga merupakan bukti bahwa pemenuhan kewajiban sesuai peraturan perundangan telah dilakukan karena ketatnya pengawasan dari pemerintah. “Kami selalu berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah mengenai aspek-aspek yang berkaitan dengan operasional dan ketaatan (compliance),”ujarnya.

Karena itu, lanjut dia, AMMAN akan mengajak AII untuk melakukan diskusi dan klarifikasi agar AII memiliki data dan bukti yang tepat dan benar sebelum memberikan pernyataan ke publik. “AMMAN senantiasa mendukung semangat perjuangan Hak Asasi Manusia (HAM) yang selalu disuarakan oleh AII, yang didasarkan pada data dan fakta, sehingga perjuangan tersebut dapat sejalan dengan misi Pemerintah Indonesia dalam mendukung iklim investasi yang juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia,”ujarnya.

Baca juga: Amnesty International Indonesia Minta Usut Dugaan Pelanggaran AMNT 

Sebelumnya, Amnesty International Indonesia dikabarkan mendesak kepada pihak terkait untuk mengusut PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Bahkan, Amnesty International juga mendesak AMMAN supaya ditutup sementara hingga masalah ini rampung.

“Penutupan sementara dapat menjadi langkah yang harus dipertimbangkan. Muara dari penyelidikan pelanggaran HAM itu dapat berujung pada perlunya pertanggungjawaban pidana pribadi-pribadi pengelola perusahaan yang dianggap bertanggungjawab dan juga bisa dikenai pada perusahaannya,” jelas Direktur Amnesty Internasional Usman Hamid, Senin (21/11).

Sejumlah dugaan pelanggaran HAM oleh PT AMMAN ini sebelumnya dipersoalkan oleh Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang Kabupaten Sumbawa Barat (Amanat KSB). Salah satu yang disoroti adalah terkait kebijakan ketenagakerjaan. Mulai dari kecelakaan kerja, PHK sepihak, union busting, black list, alert list, jam kerja hingga pembatasan media sosial. Selain itu juga soal tidak adanya transparansi soal dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan program pascatambang.

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com