Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gardu listrik: Foto Ilustrasi. IST

Gardu listrik: Foto Ilustrasi. IST

387 Gardu di DKI Jakarta dan Sekitarnya Menyala Kembali

Minggu, 21 Februari 2021 | 12:42 WIB
Rangga Prakoso (rangga.prakoso@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Hujan lebat yang masih mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (20/2) menyebabkan beberapa lokasi masih tergenang banjir. Hingga pukul 11.00 WIB, sebanyak 387 gardu atau 77% gardu terdampak banjir telah menyala kembali. Angka tersebut bertambah 192 gardu sejak Sabtu (20/2) malam. Namun dari sisi gardu yang terdampak banjir juga mengalami peningkatan, yaitu sebelumnya 454 gardu pada Sabtu (20/2) malam menjadi 500 pada Minggu (21/2).

"Total 119 ribu pelanggan kini bisa menikmati aliran listrik kembali," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B. Pangaribuan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/2).

PT PLN (Persero) menerjunkan 6.170 personel bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan di daerah terdampak banjir, Sabtu (20/2/2021). Foto: IST
PT PLN (Persero) menerjunkan 6.170 personel bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan di daerah terdampak banjir, Sabtu (20/2/2021). Foto: IST

Adapun wilayah yang masih terdampak banjir yaitu

Jakarta Timur : Cipinang, Pinang Ranti, Kampung Makasar, Cipayung, Kampung Rambutan dan sekitarnya.

Jakarta Selatan: Fatmawati, Kemang, Pejaten, Warung Buncit, Kalibata, Petukangan, Pondok Kacang, Kuningan dan sekitarnya.

Jakarta Pusat: Karet Tengsing dan sekitarnya.

Jakarta Barat : Green Garden, Kedoya, Kembangan, Puri Indah dan sekitarnya.

Bekasi: Bintara, Jatiasih, Kalimalang, Pondok Gede, Jatibening dan sekitarnya.

Tangerang : Ciledug dan sekitarnya.

Petugas PLN mengatasi gangguan listrik saat banjir. Foto: IST
Petugas PLN mengatasi gangguan listrik saat banjir. Foto: IST

Tidak hanya memulihkan kelistrikan, PLN juga turut serta dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan.

Memanfaatkan perahu karet, PLN membantu upaya evakuasi masyarakat terdampak banjir. Salah satunya di Adhikarya, Kedoya Selatan banjir sekitar satu meter membuat warga termasuk lansia, ibu hamil dan balita kesulitan mengevakuasi diri.

“Tim kami menemukan masih ada warga yang terjebak di dalam rumah, jadi tidak hanya melakukan pemantauan kelistrikan, kami juga berupaya membantu masyarakat mengevakuasi ke lokasi yang lebih aman,” kata Doddy.

Tidak hanya itu, di Cinere, Depok, demi keselamatan PLN juga membantu warga mengamankan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi serta mencabut peralatan elektronik dari colokan listrik agar masyarakat terhindar dari bahaya listrik. Masih di lokasi tersebut, petugas PLN juga membantu warga dalam membersihkan sisa-sisa kotoran yang dibawa oleh banjir setelah air surut.

Memasuki musim hujan dan cuaca ekstrim, PLN telah menyiagakan 38 perahu karet di Jakarta guna membantu pengamanan kelistrikan saat banjir. Selain itu PLN juga menyiagakan 2.371 personil tersebar di 34 posko, 10 unit genset, 41 unit UPS, 23 unit gardu bergerak, 7 unit kabel bergerak, 15 unit trafo bergerak serta 7 kendaraan deteksi dan operasional di DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Petugas kami terus siaga memantau lokasi terdampak banjir. Bagi gardu yang daerah aliran listriknya sudah tidak ada genangan tentu langsung kita periksa dan bersihkan. Jika sudah dinyatakan aman oleh kedua belah pihak baru akan kita aktifkan kembali aliran listriknya,” ucap Doddy.

PLN akan melakukan pemulihan listrik di lokasi terdampak banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik, serta kedua belah pihak yaitu PLN dan Tokoh Masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik.

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

PLN juga mengajak pelanggan untuk melakukan catat meter mandiri melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan tinggal mengunggah foto meteran listrik pada tanggal 24-27 setiap bulannya. Kemudian, di tanggal 1 bulan berikutnya akan keluar tagihan berdasarkan angka meteran yang dilaporkan.

Fitur SwaCAM membuat pencatatan meter listrik lebih praktis, karena tidak perlu menunggu petugas datang ke rumah setiap bulannya. Adanya SwaCAM membuat proses penagihan listrik menjadi semakin transparan, karena pelanggan sendiri yang memberikan laporan pemakaian listrik.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN