Menu
Sign in
@ Contact
Search

Posco Komitmen Perbesar Investasi di Indonesia

Selasa, 23 Oktober 2012 | 20:15 WIB
Antara (redaksi@investor.id)

BALIKPAPAN - Perusahaan baja asal Korea Selatan, Posco berencana memperbesar investasinya di Indonesia dengan mengusulkan enam proposal proyek baru senilai 14 miliar dolar AS.

"Terdapat enam usul dan proyek yang disampaikan Posco kepada Presiden senilai 14 miliar dolar AS," kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Firmanzah di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Selasa.

Menurut Firmanzah, usulan Pohang Iron and Steel Company (Posco) tersebut telah disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat para petinggi Posco diterima Presiden di Yogyakarta, Selasa siang.

Presiden Yudhoyono sebelum ke Balikpapan, Selasa siang, menerima para petinggi Posco dan Krakatau Steel antara lain CEO Posco, Joo Yang dan Executive Vice President Posco, Chung Jung Sik Lee.

Mereka didampingi Direktur Utama PT Krakatau Steel Irvan Kamal Hakim, Presiden Komisaris Krakatau Steel Zacky Anwar Makarim, Presiden Direktur Krakatau-Posco Kyung Zoon Min, Presiden Komisaris Krakatau Steel Fazwar Bujang dan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Young Sun Lee.

Sedangkan Presiden Yudhoyono didampingi Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati.

Sementara itu Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan proposal pengembangan investasi Posco tersebut diantaranya pembangunan pabrik nikel di Halmahera, pengembangan panel surya, pembangunan pembangkit listrik di Sumatera dan pengembangan sistem compressed natural gas (CNG).

Namun demikian, Dahlan tidak bisa memastikan kapan hal itu mulai dilaksanakan. "Ini kan baru proposal," katanya.

Sebelumnya, Posco, perusahaan baja asal Korea Selatan (Korsel) tersebut menggandeng PT Krakatau Steel mendirikan PT Krakatau-Posco. PT Krakatau-Posco memiliki porsi saham masing-masing 30 persen Krakatau Steel dan 70 Posco.

Krakatau-Posco akan membangun pabrik baja terpadu dengan sistem blast furnace berkapasitas enam juta ton setahun. Pembangunan pabrik dilakukan dalam dua tahap.

Pada tahap I, kapasitas pabrik mencapai tiga juta ton setahun dengan investasi Rp27 triliun. Sedangkan pada tahap II, kapasitas pabrik mencapai tiga juta ton setahun dengan investasi Rp 34 triliun. (tk/ant)

Editor :

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com