Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produksi komponen utama turbin uap di Pabrik Komponen Turbin Barata Indonesia di Cilegon, Jawa Barat. Foto:Istimewa

Produksi komponen utama turbin uap di Pabrik Komponen Turbin Barata Indonesia di Cilegon, Jawa Barat. Foto:Istimewa

Barata Indonesia Pasok Komponen Turbin PLTU Jawa 9 dan 10 Senilai Rp 187 Miliar.

Selasa, 8 Juni 2021 | 23:54 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

GRESIK, investor.id - PT Barata Indonesia (Persero) berhasil mengantongi kontrak baru pekerjaan komponen turbin untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 9 dan 10 di Cilegon senilai Rp 187 miliar. Dalam proyek strategis nasional ini Barata Indonesia akan memasok komponen utama turbin uap berkapasitas total 2x1000 MW (Megawatt).

Direktur Operasi Barata Indonesia, Bobby Sumardiat Atmosudirjo, mengatakan proyek pembangkit listrik tersebut merupakan pembuktian terhadap komitmen Barata dalam menyediakan solusi terintegrasi bagi industri energi yang berdaya saing.

“Untuk proyek PLTU Jawa 9 dan 10, Barata Indonesia akan memasok komponen utama turbin uap yaitu 4 unit Low Pressure Outer Casing dan 2x4 modul Condenser,” kata Bobby, Selasa (8/6/2021).

Bobby menyebutkan, sebagai satu-satunya BUMN yang memiliki kapasitas konstruksi dan manufaktur, Barata Indonesia berhasil mengambil peran di sejumlah proyek strategis dan memasok berbagai komponen kelistrikan baik dalam negeri hingga mancanegara. "Kami turut bangga dapat terus mengambil peran dalam proyek strategis nasional dengan memasok komponen utama turbin yang kualitasnya sudah diakui hingga lima benua,” ujarnya.

Menurut dia, melalui Pabrik Komponen Turbin Barata Indonesia di Cilegon ini Barata Indonesia juga terlibat dalam Proyek Strategis Nasional Refinery Development Master Project (RDMP) Balikpapan milik Pertamina.

“Dalam proyek ini, Barata Indonesia memasok 6 pressure vessel dan 5 unit condenser turbin uap,” ungkapnya.

Bobby mengatakan, hingga Semester I/2021, Pabrik Komponen Turbin Barata Indonesia telah mengantongi kontrak ekspor ke sejumlah pembangkit listrik di luar negeri, seperti SK Hynix Cheongju dan Icheon di Korea Selatan, Zhoushan GT 10-30 di Tiongkok, BQPS III Unit 20 di Pakistan, Unique Meghnagat di Bangladesh) dan lainnya.

“Kepercayaan ini tentu akan menjadi komitmen Barata Indonesia untuk terus tumbuh sekaligus meningkatkan positioning market di industri energi baik nasional hingga global dengan menghasilkan produk yang berdaya saing, harga yang kompetitif dan delivery yang tepat waktu dengan nilai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi,” ujarnya.

Barata Indonesia optimistis kinerja perseroan dapat segera bangkit seiring dengan optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pasca pandemi.

“Kondisi ini diharapkan dapat mendorong proyek pembangunan di berbagai industri kembali menggeliat sehingga berdampak pada peluang pendapatan perseroan,” pungkas Bobby.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN