Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Biar Harga Gas Industri Murah, Hapus Iuran BPH Migas

Oleh Rangga Prakoso, Rabu, 12 Februari 2020 | 18:35 WIB

JAKARTA, investor.id - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengungkapkan iuran niaga dan pengangkutan gas yang dipungut oleh Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) perlu dihapus guna mendukung penurunan harga gas industri.

"Pengenaan iuran tersebut menambah beban dalam komponen pembentukan harga sehingga harga gas bumi lebih tinggi," kata Anggota Komisi VII DPR Nasyirul Falah Amru di Jakarta, Rabu (12/2/20).

Falah mengatakan, BPH Migas merupakan lembaga yang dibiayai oleh iuran badan usaha hilir gas bumi melalui pipa. Seharusnya BPH Migas menjadi penyeimbang dalam menentukan kebijakan mengenai gas bumi.‎

"Kalau memang sebagai corong pemerintah, iuran di cabut saja. Kalaupun harus ada iuran sebaiknya diberikan saja kepada badan usaha sebagai insentif. Itu lebih bagus dan bijaksana," ujarnya.‎

Hal senada diungkapkan Anggota Komisi VII Mulyanto. Menurut dia, peningkatan pasokan gas ke dalam negeri dapat menurunkan harga gas. Hal tersebut seharusnya dapat diimbangi dengan penurunan iuran yang dipungut BPH Migas.‎

"Pemerintah sebetulnya memiliki instrumen-instrumen penurunan harga. Salah satunya instrumen bagian gas pemerintah diterima sepenuhnya atau sebagian gas saja. DMO juga semakin didorong mestinya semakin turun. Yang saya ingin fokus di iuran, ada usulan iuran dikurangkan saja," ujarnya.

‎Penghapusan iuran tersebut pernah disampaikan oleh Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Tbk PGN) Gigih Prakoso. Dia menegaskan komitmen perusahaan untuk menekan harga gas, namun membutuhkan dukungan pemerintah lantaran pembentukan harga gas murah berkaitan dengan regulasi. Menurut dia, salah satu upayanya adalah dengan menghapus pengenaan iuran gas bumi agar harga jual gas murah untuk industri. Anggaran iuran gas itu akan dialihkan perusahaan untuk menambah pembangunan infrastruktur gas. Penambahan infrastruktur gas membuat perusahaaan lebih efisien lagi.

"Lalu kami usulkan penghapusan iuran gas bumi, nanti kami alihkan untuk pembangunan infrastruktur gas," ujarnya.
 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA