Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Komite Investasi BKPM Rizal Calvary Marimbo saat mengunjungi PLTM Tomata di Tomata Morowali Utara (Morut) baru baru ini.

Komite Investasi BKPM Rizal Calvary Marimbo saat mengunjungi PLTM Tomata di Tomata Morowali Utara (Morut) baru baru ini.

BKPM Siap Bantu Kendala PLTM Tomata

Senin, 7 September 2020 | 12:41 WIB
Investor Daily

TOMATA, investor.id – Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) Tomata diperkirakan akan selesai atau commercial on date (COD) pada akhir tahun. Namun, Komite Investasi BKPM Rizal Calvary Marimbo mengatakan masih ada kendala di lapangan untuk distribusi daya ke masyarakat atau konsumen.

"Kendalanya itu jaringan yang ada hanya mampu menampung 2 MW.Jaringan tegangannya lebih rendah. Sedangkan yang akan dilepas ke konsumen sebesar hingga 10 MW sampai ke Wilayah Petasia, cukup ini dayanya," ujar Rizal usai mengunjungi PLTM Tomata di Tomata Morowali Utara (Morut) baru baru ini.

Rizal dalam keterangannya yang diterima Senin (7/9/2020) mengatakan, pemerintah daerah sebelumnya sudah merencanakan menganggarkan dana sebesar Rp 14 miliar untuk menaikkan kemampuan jaringan (upgrading) transmisi.

Namun, kendalanya ada potensi pelanggaran aturan bila APBD membiayai peningkatan kapasitas jaringan tersebut.

"Kita juga lagi lihat apa ada anggaran internal di PLN Wilayah Sulutenggo. Kita mau komunikasikan dulu, perlu dana Rp 14 miliar, kalau lewat APBD ada potensi berhadapan dengan penegak hukum," ujar Rizal, yang juga Komisaris PT PLN Batam.

Rizal mengatakan, pihaknya juga akan membantu mencari jalan keluar akan masalah jaringan ini.

Kehadiran PLTM Tomata, tak hanya akan menerangi Wilayah Morut, namun juga akan memberikan optimisme pada investasi di wilayah ini.

Turut mendampingi Komite BKPM CEO PT. Buminata Energi Perkasa, Hengky Hendrarto, Kepala Dinas Inspektorat Morowali Utara Frits Sam Kandori, dan Camat Mori Atas Balirante serta Tokoh Mori di Jakarta Christian Parinsi.

Pada kesempatan itu dia mengungkapkan bahwa harga pembelian energi listrik dari PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro) sangat murah yaitu Rp 1.000/kWh dibandingkan dengan harga PLTD (diesel) mencapai Rp 3.000/kwh. "Kita harap harganya yang affordable terjangkau bagi masyarakat," tutup dia

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN