Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Butuh Komitmen Pelaku Usaha

Rabu, 23 Januari 2019 | 14:06 WIB

Sementara itu, Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan, insentif untuk hilirisasi batu bara bisa diberikan pemerintah. Namun dia membutuhkan komitmen pelaku usaha dalam menggarap peningkatan nilai tambah tersebut.

"Alasan mereka keekonomian selalu, makanya saya bilang bikin studi serius, jadi nanti pemerintah bisa kasih insentif apa, harus berbuat apa," ujarnya.

Arviyan dan Hendra sependapat bahwa hilirisasi harus dipercepat dan didorong, karena akan menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Produk hilir yang mayoritas diekspor tersebut akan memperbaiki defisit neraca perdagangan dan CAD.

Tahun lalu, Indonesia menderita defisit perdagangan senilai US$ 8,57 miliar, tertinggi dalam sejarah. Sedangkan CAD tahun lalu diprediksi mencapai 2,5% dari produk domestik bruto (PDB).

Hilirisasi juga akan mendongkrak penerimaan negara. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor minerba pada 2018 mencapai Rp 46,6 triliun. (bersambung)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/energy/hilirisasi-sangat-penting-untuk-berikan-nilai-tambah/184781

BAGIKAN