Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Senior Manager Departemen Operasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa Indra Zulkarnain dan Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron bersama Muspika Bangkalan usai acara sosialiasasi dalam rangka pekerjaan penempatan kembali anjungan lepas pantai PHE-12 di lapas pantai Madura, Kamis (10/9/2020). Foto: Istimewa

Senior Manager Departemen Operasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa Indra Zulkarnain dan Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron bersama Muspika Bangkalan usai acara sosialiasasi dalam rangka pekerjaan penempatan kembali anjungan lepas pantai PHE-12 di lapas pantai Madura, Kamis (10/9/2020). Foto: Istimewa

Dongkrak Produksi Migas, PHE WMO Aktifkan Lagi Anjungan PHE-12

Jumat, 11 September 2020 | 04:52 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

BANGKALAN, investor.id -PT Pertamina Hulu Energi (PHE) West Madura Offshore (WMO) akan kembali mengaktifkan anjungan lepas pantai PHE-12, yang berjarak sekitar 50 Km dari bibir pantai di kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Anjungan ini sebelumnya sempat dilakukan pemotongan bangunan atas (topside) akibat kejadian kemiringan pada struktur anjungan karena ada perubahan kondisi tanah

Senior Manager Departemen Operasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa Indra Zulkarnain mengatakan, anjungan PHE-12 seharusnya sudah beroperasi pada 2017 lalu, namun karena ada insiden kemiringan pada struktur bangunan atas sehingga perlu dilakukan perbaikan dengan memasang struktur baru. Saat ini, proses perizinan sudah selesai, dan tinggal pengerjaan.

“Kita berharap semua pekerjaan yang dilakukan PHE WMO berjalan aman dan lancar. Perhatikan tingkat kesehatan dan keselamatan pekerja di tengah pandemi Covid-19," katanya, Kamis (10/9/2020).

Lebih lanjut Indra menjelaskan, saat ini PHE WMO mampu menghasilkan 2.000-3.000 barel minyak per hari. Pemasangan anjungan PHE-12 diharapkan bisa menambah 500-1000 barel minyak per hari. "Pemasangan anjungan PHE-12 diharapkan bisa menambah jumlah produksi PHE WMO, dan bisa meningkatkan perekonomian di Jawa Timur dan Kabupaten Bangkalan. Program CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat untuk terus dilanjutkan," jelasnya.

Rencananya, PHE-WMO akan memasang kembali anjungan yang sudah dipotong sebelumnya itu pada September-Oktober 2020 ini. Anjungan lepas pantai PHE-12 yang akan dipasang kembali adalah anjungan yang lama dan posisinya hanya bergeser sedikit.

Sementara itu, Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron menyatakan Pemerintah Kabupaten Bangkalan menyambut baik pembukaan anjungan lepas pantai itu. PHE-WMO diharapkan aktif menjalin komunikasi dan sosialisasi langsung kepada masyarakat sekitar. Perusahaan juga diharapkan berperan aktif dalam pembangunan perekonomian dan mengembangkan potensi lokal masyarakat.

Selain itu, ia juga berpesan agar dampak lingkungan bisa dikendalikan, agar ekosistem laut yang menjadi mata pencaharian masyarakat tidak tercemar. “Sehingga akan tercipta azas saling kebermafaatan ini dapat dimiliki bersama,” pungkas RA Latif.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN