Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Konsumsi Pertalite Capai 160 Juta Liter

Senin, 2 November 2015 | 14:07 WIB
ah

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menyatakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertalite sampai saat ini telah mencapai 160 juta liter. Pertamina akan terus menambah SPBU yang menjual BBM ini.


Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, pihaknya baru saja menambah jumlah SPBU di Kalimantan yang menjual Pertaliter. Sehingga, jumlah SPBU yang telah menyediakan Pertalite saat ini mencapai 1.453 outlet dan tersebar di 222 kota/kabupaten.


"Sementara untuk penjualannya, saat ini, total Pertalite yang sudah terserap oleh konsumen di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 160 juta liter,” kata dia dalam keterangan resminya, pekan lalu.


General Manager Pertamina Marketing Operation Region VI Kalimantan Mochamad Irfan mengatakan, saat ini sudah ada 97 SPBU di Kalimantan yang telah menjual Pertalite.


Rincinya, Kalimantan Timur 21 outlet, Kalimantan Selatan 54 outlet, Kalimantan Tengah 10 outlet, dan kini akan segera di operasikan 12 outlet di Kalimantan Barat. Penyebaran tersebut terealisasi dalam kurun waktu sebulan sejak uji pasar perdana di Pulau Kalimantan.


“Diharapkan pada akhir tahun nanti, outlet Pertalite di Kalimantan terus ber tambah minimal sesuai target hingga 160 lembaga penyalur,” ujar dia.


Sebagian besar pelanggan yang membeli Pertalite awalnya adalah pengguna Premium. Semakin bertambahnya outlet Pertalite turut memicu tingkat pemahaman dan kesadaran konsumen akan keunggulan bahan bakar dengan RON 90 ini.


“Realisasi penjualan Pertalite sudah mencapai 2.744 KL, atau 9,1% konsumen wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan beralih ke Pertalite,” tutur Irfan.


Pertamina akan terus melakukan penambahan jumlah dan cakupan wilayah outlet SPBU yang menjual Pertalite. Hal ini guKna memenuhi permintaan konsumen terhadap BBM RON 90 yang semakin meningkat. Realisasi sebaran Pertalite di 1.453 SPBU dan konsumsi hampir 4.000 kiloliter (KL) per hari, telah melampaui target awal sebanyam 1.000 outlet dan penjualan 2.500-3.000 KL per hari pada tahun ini.


Bambang sempat menuturkan, konsumsi Pertalite ini ditargetkan bisa mencapai 20% dari total penjualan SPBU yang telah menjual Pertalite. Target ini diperkirakannya dapat tercapai pada tahun depan.


“Tahun depan target penjualan Pertalite sebesar 2,1 juta KL, tentu saja jumlah SPBU yang menjual Pertalite terus ditambah dari posisi akhir tahun nanti,” jelas dia.


Saat ini pangsa pasar Pertalite baru 13% dan Premium baru turun tipis menjadi 68-69%. Dia optimistis konsumsi Pertalite akan meningkat jika harganya semakin mendekati Premium. Dengan target penjualan Pertalite tahun depan 2,1 juta KL, dipastikan konsumsi Premium juga ikut berkurang. Perkiraannya, konsumsi Premium bisa turun menjadi sekitar 27 juta KL dari saat ini 30 juta KL. (ayu)


Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN