Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Medco Jual Gas ke Pembeli Domestik Senilai Rp 25 Triliun

Selasa, 27 Januari 2015 | 19:26 WIB
ah

JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk hari ini menandatangani kontrak penjualan gas dari Blok A, Aceh dan Blok South Sumatera, ke pembeli domestik senilai dua miliar dolar AS atau setara Rp 25 triliun.

Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional Tbk Lukman Mahfoedz dalam siaran persnya mengatakan, sumber gas berasal dari Block A, Aceh dan Blok South Sumatera, Sumsel dengan total volume pasokan lebih dari 200 triliun British thermal unit (TBTU).

Penandatanganan perjanjian jual beli gas (PJBG) tersebut dilaksanakan di Jakarta, Selasa (27/1) ini pada acara Konferensi dan Pameran IndoGas 2015.

PJBG Block A dilakukan PT Medco E&P Malaka dengan PT Pertamina (Persero) untuk memenuhi kebutuhan gas pabrik pupuk dan industri di Aceh dan Sumut.

Pasokan gas ditargetkan mulai mengalir pada 2017 selama 13 tahun dengan volume gas sebesar 198 TBTU dan pasokan gas harian sebesar 58 BBTU.

Harga gas yang disepakati adalah 9,45 dolar AS per juta British thermal unit (MMBTU) di titik sambungan pipa gas Arun-Belawan.

Nilai PJBG Block A sekitar dua miliar yang terbagi ke pemerintah 492 juta dolar AS, kontraktor 209 juta dolar AS, dan biaya pengembalian investasi (cost recovery) 1,3 miliar dolar AS.

Selain Medco sebesar 41,67 persen yang sekaligus sebagai operator, pemegang hak partisipasi Block A adalah KrisEnergy 41,66 persen, dan Japex 16,67 persen.

Kontrak penjualan kedua dengan Perusahaan Daerah Mura Energi. PJBG yang merupakan amendemen tersebut memenuhi kebutuhan gas pembangkit di Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.

Medco memasok gas dari Blok South Sumatra dengan total 8.750 BBTU selama periode 11 tahun atau 2,5 BBTU per hari. Harga gas PJBG amendemen naik dari tiga menjadi 6,5 dolar per MMBTU dengan eskalasi 2,5 persen per tahun.

Kontrak akan memberikan pendapatan kepada pemerintah dan kontraktor sebesar 66 juta dolar AS.

Selain dengan Pertamina, Medco juga berencana menandatangani PJBG dari Block A dengan PLN dalam waktu dekat. Penjualan gas sebesar 5-15 BBTUD itu akan mengurangi krisis listrik di wilayah Aceh dan Sumut.

Lukman menambahkan, harga gas kedua PJBG tidak bergantung pada harga minyak.

Setelah proyek gas Senoro dan Block A selesai masing-masing pada 2015 dan 2017, maka perbandingan pendapatan Medco dari penjualan minyak dan gas akan berimbang 50:50. (ID/ant/ths)

Editor :

BAGIKAN