Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi: Pompa angguk minyak sedang beroperasi di Signal Hill, dekat Long Beach, California, Amerika Serikat.
( Foto: Mario Tama / Getty Images / AFP )

Ilustrasi: Pompa angguk minyak sedang beroperasi di Signal Hill, dekat Long Beach, California, Amerika Serikat. ( Foto: Mario Tama / Getty Images / AFP )

Minyak Naik 2%, Stok AS Berkurang

Kamis, 15 Oktober 2020 | 06:45 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Harga minyak naik sekitrar 2% pada Rabu di tengah pelemahan dolar AS. Data dari Administrasi Informasi Energi (EIA) AS diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah bergerak lebih rendah dalam minggu terakhir, menurut analis yang disurvei oleh Reuters

"Antara dolar, EIA dan peringatan dari IEA yang dapat mempengaruhi kebijakan OPEC di masa depan, nadanya berubah menjadi bullish untuk minyak" kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember naik 49 sen, atau 1,18% menjadi $ 42,94 per barel. Kontrak berjangka West Texas Intermediate ditutup 84 sen, atau 2,1%, lebih tinggi pada $ 41,04 per barel.

"Ada risiko pemulihan permintaan terhambat oleh peningkatan kasus Covid-19 baru-baru ini di banyak negara," kata IEA. Jangka panjang, kurva menunjukkan harga tidak mencapai $ 50 per barel hingga tahun 2023.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas perkiraan permintaan minyaknya pada Selasa, dengan alasan dislokasi ekonomi yang disebabkan oleh virus tersebut.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan bahwa produsen minyak terkemuka akan mulai mengurangi pembatasan produksi seperti yang direncanakan pada Januari meskipun ada lonjakan kasus virus korona.

Persediaan minyak mentah AS terlihat turun minggu lalu sementara stok distilat cenderung turun untuk minggu keempat, menurut jajak pendapat awal Reuters.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN