Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kementerian ESDM. Foto: dok Kementerian ESDM

Kementerian ESDM. Foto: dok Kementerian ESDM

Penghargaan Keselamatan Migas Menteri ESDM Digelar Secara Daring di Tengah Pandemi Covid-19

Jumat, 13 November 2020 | 10:40 WIB
Investor Daily

Tahun ini, industri migas nasional mengalami tantangan yang demikian berat. Di tengah upaya meningkatkan produksi, terjadi tiga hantaman yang menghujam (triple shock) sektor migas. Pertama, terjadi pandemi Covid-19 yang tidak hanya melanda Indonesia namun juga dunia. Tak ayal, dampaknya pun demikian luas dan mempengaruhi berbagai kegiatan sektor ekonomi.

Pada saat yang bersamaan, harga minyak pun jatuh di bawah US$ 30 per barel, atau jauh dari asumsi harga minyak Indonesia atau ICP dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P ) 2020 sebesar US$ 38per barel, dan terakhir terjadinya penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Meski mengalami banyak tantangan dan hambatan, kelancaran operasi kegiatan migas tetap berjalan. Namun, bukan berar ti mengabaikan sisi keselamatan yang meliputi keselamatan pekerja, masyarakat umum, ser ta instalasi dan lingkungan. Aspek keselamatan menjadi faktor utama dalam menjalankan kegiatan operasi migas, baik hulu maupun hilir.

Sebagai bentuk apresiasi kepada badan usaha atau bentuk usaha tetap (BU/BUT) migas dalam menjaga keselamatan pada kegiatan operasi baik hulu maupun hilir tersebut, terutama di masa pandemi ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menganugerahkan Penghargaan Keselamatan igas Tahun 2020, Rabu (3/11). Penganugerahan Penghargaan Keselamatan Migas Tahun 2020 digelar secara vir tual untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penghargaan Keselamatan Migas dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 516 K/38/M. PE/89 tentang Pemberian Tanda Penghargaan dalam Bidang Keselamatan Kerja Pengusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif dalam arahannya menegaskan, komitmen menjamin keselamatan migas harus dimulai dari pimpinan BU/BUT untuk menempatkan keselamatan sebagai budaya yang menjadi bagian dari setiap lingkup pekerjaan.

“Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Migas (SMKM) pada BU/BUT adalah satu keharusan. Badan usaha bidang migas baik hulu maupun hilir juga sudah semestinya memiliki suatu sistem manajemen keselamatan yang tidak hanya dipahami oleh top management, tetapi juga oleh para pekerja di lapangan,” tambahnya.

Dia melanjutkan, SMKM merupakan bagian penting dalam mendukung industri migas yang berkelanjutan. Secara alamiah, industri migas adalah industri yang sangat beresiko, bukan hanya dari sisi investasi, operasionalnya pun memiliki resiko yang tinggi. Upaya yang dapat dilakukan dalam menekan seminimal mungkin risiko tersebut melalui penerapan SMKM termasuk di dalamnya membangun kemitraan yang baik dengan Pemerintah.

Dengan sinergi yang kuat antara Pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga keselamatan migas, kata Menteri Arifin, diharapkan tingkat kecelakaan dapat ditekan serendah mungkin. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Arifin mengucapkan selamat kepada badan usaha yang mendapatkan penghargaan ini.

“Kami berharap prestasi ini dipertahankan dan disampaikan ke pekerja di lapangan Untuk menyemangati mere k a , ” tambahnya.

Penghargaan Keselamatan Minyak dan Gas Bumi tahun 2020 ini diberikan untuk 2 kategori yaitu Kategori “Tanpa Kehilangan Jam Kerja Sebagai Akibat Kecelakaan” atau PATRA NIRBHAYA dan Kategori “Pembinaan Keselamatan Migas” atau PATRA KARYA. Pada tahun 2020 ini, penerima Penghargaan PATRA NIRBHAYA sebanyak 73 perusahaan dan penghargaan PATRA KARYA sebanyak 16 perusahaan.

Buku Atlas Keselamatan

Dalam ajang Penghargaan Keselamatan Migas Tahun 2020, Kementerian ESDM cq. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi meluncurkan Buku Atlas Keselamatan Migas Volume 3 Tahun 2020. Buku ini memuat berbagai informasi berkaitan dengan keselamatan migas serta lesson learn atas kejadian-kejadian kecelakaan migas di Indonesia.

Direktur Teknik  dan Lingkungan Migas Adhi Wibowo mengatakan, buku yang disusun Ditjen Migas dan Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas (TIPKM) tersebut merupakan suatu refleksi bahwa kecelakaan itu seperti mengintai kapan saja.

Untuk itu yang diperlukan adalah pembenahan, peningkatan, serta kesiagaan dalam melaksanakan tanggung jawab keselamatan migas.

“Dari sisi kami selaku instansi Pemerintah akan terus berupaya melaksanakan program-program pembinaan dan pengawasan yang efektif dan tentunya mendukung segala upaya perusahaan menuju zero accident dan zero unplanned shutdown karena pada dasarnya kita ada di perahu yang sama. We are in the same boat,” tegas Adhi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menambahkan, melalui kegiatan penghargaan keselamatan migas dan peluncuran buku ini, diharapkan dapat menaruh perhatian terhadap isu  keselamatan migas yang aman, andal, dan ramah lingkungan sehingga dapat meningkatkan iklim investasi di sektor migas.

“Untuk itu perlu diupayakan evaluasi secara berkala dan terus diperbarui sesuai dengan kebutuhan yang ada sehingga mampu mencapai nihil kecelakaan atau zero accident,”tukasnya.

Buku Atlas Keselamatan Migas diharapkan dapat memberi manfaat bagi para pelaku usaha migas dalam meningkatkan aspek keselamatan migas. Bagi yang berminat, dapat mengunduh di website migas.esdm.go.id .

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN