Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Perawatan Rutin Kilang Balikpapan Sesuai Jadwal

Selasa, 18 April 2017 | 16:10 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) berhasil merampungkan perawatan rutin (turn around) Kilang Balikpapan unit II sesuai jadwal selama 42 hari kalender. Saat ini Kilang Balikpapan berkapasitas total 260 ribu barel per hari (bph) ini sudah beroperasi penuh.


General Manager Refinery Unit V Pertamina Yulian Dekri mengatakan, turn around Kilang Balikpapan II dilaksanakan “on to on” sejak 6 Maret sampai dengan 16 April 2017. Kegiatan turn around dilakukan konsisten dengan HSSE (health, safety, security, and environment) Golden Rules untuk menjamin aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan lindungan lingkungan.


Startup kilang mulai dilaksanakan bertahap sejak 3 April sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku. Saat ini Kilang Balikpapan II sudah mulai beroperasi penuh kembali,” kata Yulian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/4).

Yulian menuturkan, perawatan kilang Balikpapan II melibatkan sekitar 3.500 tenaga kerja sebagai upaya pelibatan tenaga kerja lokal di Balikpapan dan sekitarnya, serta dilaksanakan 24 jam penuh.


Sebelum melakukan aktifitas di area kilang, tenaga kerja tersebut diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan setiap pagi dan malam di Gerbang 4A yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kondisi fisik untuk pekerjaan di lokasi tinggi dan tertutup dilengkapi dengan lolos hasil pemeriksaan MCU.


“Komitmen kami dalam turn around ini, sesuai target Turn Around Excellent, yaitu tidak ada accident berupa fatality, kebakaran, dan pencemaran lingkungan, kemudian kualitas mutu terbaik, tepat waktu, dan tepat biaya,” ujarnya.


Kilang Balikpapan memiliki kapasitas total sebesar 260 ribu bph yang terdiri dari dua unit, Unit I 60 ribu bph dan Unit II 200 ribu bph. Produk yang dihasilkan berupa Premium, Pertalite, Pertamax, Solar, Elpiji, Avtur, Pertamina Dex, dan berbagai produk lainnya. Kilang ini menyuplai sekitar 26% dari total kondumsi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia dan merupakan kilang terbesar kedua di Indonesia setelah Kilang Cilacap.


Turn Around merupakan perawatan berkala kilang secara menyeluruh yang bertujuan untuk menjaga performa produksi di masa mendatang dan dilaksanakan secara berkala setiap 3-4 tahun. Tahun ini, Pertamina menjadwalkan perawatn untuk seluruh kilang yang dimilikinya. Perawatan Kilang Balongan telah selesai pada Februari lalu. Berikutnya, Pertamina akan merealisasikan perawatan Kilang Dumai pada April, Kilang Cilacap pada semester kedua, dan Kilang Kasim pada akhir tahun.


Direktur Pengolahan Pertamina Toharso sempat mengatakan, pihaknya tidak akan lagi menunda-nunda perawatan kilang. Pasalnya, penundaan jadwal perawatan dapat menyebabkan mesin kilang bermasalah sehingga terjadi penghentian operasi tak terencana (unplanned shutdown). “Jadi pada akhir 2017 maka semua kilang sudah diperbaiki dengan catatan semua spare part engine harus ready for use,” ujarnya.


Dengan tidak adanya penundaan perawatan, Toharso berharap tidak akan lagi terjadi unplanned shutdown kilang pada tahun ini. Diakuinya, pada tahun lalu, sempat terjadi 35 kejadian unplanned shutdown di seluruh kilang yang dikelolanya. Salah satu penyebab unplanned shutdorn ini lantaran ditundanya kegiatan perawatan.


Meski dilakukan perawatan kilang, Pertamina justru merencanakan impor minyak mentah tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu. Sebelumnya, Senior Vice President Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina Daniel Purba merinci impor minyak mentah tahun ini sebesar 140 juta barel, naik tipis jika dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar 134 juta barel. Perkiraan ini sudah memperhitungkan adanya perawatan tiga kilang, yakni Kilang Balongan, Balikpapan, dan Dumai. (rap)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN