Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu kegiatan operasi di blok migas PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Hulu PT Pertamina (Persero). (Sumber : doc. Pertamina)

Salah satu kegiatan operasi di blok migas PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Hulu PT Pertamina (Persero). (Sumber : doc. Pertamina)

Pertamina Dongkrak TKDN Bisnis Hulu Migas

Kamis, 8 April 2021 | 10:49 WIB
Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Hulu PT Pertamina Hulu Energi (PHE), terus meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam bisnis hulu migasnya. Langkah ini untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kapasitas nasional dan efek berantai bagi keseluruhan industri dalam negeri.

Dalam pemenuhan tersebut, PHE menerapkan TKDN dari tahapan perencanaan, proses pengadaan, hingga kontrak berakhir dalam rangka pemenuhan terhadap regulasi dan pemenuhan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sekretaris Perusahaan PHE Whisnu Bahriansyah mengatakan, tantangan menjalankan operasi di masa pandemi Covid-19 cukup tinggi.  Selain harus memastikan sisi operasional berjalan lancar, pihaknya juga harus memastikan protokol Covid-19 dijalankan secara konsisten untuk keselamatan pekerja.

“Selain fokus pada upaya menjaga aktivitas produksi melalui program eksplorasi dan pengembangan, Subholding Hulu Pertamina juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan industri dalam negeri dalam mendukung kinerja perusahaan,” kata dia dalam keterangan resminya, Kamis (8/4).

Di akhir tahun lalu, PHE berhasil mencapai realisasi TKDN sebesar 59.65% atau lebih tinggi dari target yang telah ditentukan oleh pemerintah dan Pertamina. Capaian TKDN tersebut terdiri dari TKDN barang sebesar 29,70% dan jasa 69,28%. PHE akan meningkatkan capaian ini agar dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas produksi dalam negeri.

Untuk itu, PHE memiliki program rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan juga program peningkatan pemenuhan capaian TKDN. Program rutin ini yakni pelaksanaan verifikasi TKDN dan pengajuan tanda sah ke Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM sesuai dengan Permen ESDM 15/2013. Selain itu, PHE menggelar coaching clinic tata cara perhitungan TKDN kepada mitra kerja sejak tahun lalu.

Sementara program non rutin lainnya adalah pengelolaan Bank Data TKDN barang dan jasa sebagai alat dalam menentukan nilai batasan minimal TKDN sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bank data ini akan terintegrasi dengan aplikasi TKDN Millions agar identifikasi TKDN dalam proses pengadaan lebih efektif dan efisien.

PHE juga menggelar program Assessment (AML) Pabrikan dalam Negeri sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas dari pabrikan dalam negeri. Program ini juga dapat dilakukan melalui pendampingan dengan BPPT. Sampai Februari 2021, realisasi TKDN PHE tercatat sebesar 66,78% yang mencakup TKDN barang 27,53% dan jasa 75,32%.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN