Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pertamina Pangkas Impor Minyak Hingga 44%

Jumat, 22 Februari 2019 | 13:27 WIB

JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) memangkas impor minyak mentah sebanyak 44% mulai Januari 2019. Pemangkasan impor minyak dan BBM diharapkan mampu memperbaiki neraca perdagangan Indonesia yang terus defisit.

Pada 2018, impor minyak mentah sebanyak 339.000 barel per hari (bph) dari kebutuhan 1,4 juta bph. Namun, mulai Januari 2019, impor minyak mentah sudah turun ke 190.000 bph seiring dengan penjualan minyak mentah jatah ekspor oleh perusahaan kontraktor kontrak kerja sama (K3S) kepada Pertamina.

Setelah turun menjadi 190.000 bph pada Januari 2019, impor minyak mentah akan terus menurun hingga 2025 seiring dengan rampungnya pembangunan kilang BBM di Bontang dan Tuban. Mulai 2026, Indonesia tak perlu lagi impor BBM karena semua kebutuhan sudah bisa diolah di kilang BBM dalam negeri.

"Pada tahun 2025, kapasitas kilang BBM Indonesia akan mencapai 2 juta barel per hari. Waktu itu, minyak mentah sudah bisa diolah semuanya di dalam negeri," ujar Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati dalam diskusi dengan para pemimpin redaksi di Jakarta, Kami (21/2/2019).

Sesuai peraturan Kementerian ESDM yang diterbitkan September 2018, K3S wajib menjual minyak mentah yang menjadi bagiannya kepada Pertamina. Sebaliknya, Pertamina wajib membeli minyak mentah yang ditawarkan K3S sesuai harga pasar. (bersambung)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/home/minyak-mentah-k3s-tak-perlu-lagi-diekspor/185742

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA