Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT PLN (Persero) menerjunkan 6.170 personel bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan di daerah terdampak banjir, Sabtu (20/2/2021). Foto: IST

PT PLN (Persero) menerjunkan 6.170 personel bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan di daerah terdampak banjir, Sabtu (20/2/2021). Foto: IST

Petugas PLN Amankan Listrik di Wilayah Terdampak Banjir

Sabtu, 20 Februari 2021 | 22:28 WIB
Mikael Niman

JAKARTA, investor.id   – PT PLN (Persero) gerak cepat menerjunkan 6.170 personel bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan daerah terdampak banjir di DKI Jakarta dan Jawa Barat, Sabtu (20/2/2021).

Hingga pukul 16.00 WIB, terdapat 1.376 unit gardu distribusi terdampak banjir. Dan, sebanyak 505 gardu distribusi dan sekitar 135.000 pelanggan telah berhasil PLN nyalakan kembali.

“Petugas PLN terus bersiaga untuk memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir guna melakukan pemulihan dan memastikan keselamatan masyarakat,” ujar Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN, Haryanto WS, dalam keterangan resmi, Sabtu (20/2/2021).

Dia mengatakan, wilayah yang masih terdampak banjir berada di Jakarta yaitu Cipinang, Pinang Ranti, Kampung Makassar, Bambu Apus, Fatmawati, Kemang, Pejaten, Warung Buncit, Kalibata, Ciledug, Petukangan, Pondok Kacang, Kuningan, dan Karet Tengsin.

Sedangkan di Jawa Barat yaitu sebagian Kota Bekasi meliputi Bintara, Jatiasih, Kalimalang, Jatibening, Jatiwaringin, Pondokgede, sebagian Cikarang, Kabupaten Bekasi, sebagian Kabupaten Karawang, dan sebagian Gunungputri Bogor.

Menurutnya, terdapat kondisi yang menyebabkan listrik dinonaktifkan demi keselamatan yaitu apabila rumah warga terendam, jaringan listrik PLN terendam, dan keduanya terendam.

PLN akan melakukan pemulihan listrik di lokasi terdampak banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik. Serta, kedua belah pihak yaitu PLN dan tokoh masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik.

“PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari mini circuit breaker (MCB) pada KWh meter,” pungkasnya.  

 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN