Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Program Hilirisasi Dominasi Investasi Minerba

Selasa, 5 Februari 2019 | 09:50 WIB

Data Kementerian ESDM menunjukkan, investasi sektor minerba yang tahun ini ditargetkan US$ 6,4 miliar bakal didominasi kegiatan hilirisasi. Holding industri pertambangan PT Inalum (Persero) menggarap empat proyek hilirisasi dengan nilai investasi lebih dari US$ 4,6 miliar bersama anak usaha, yakni PT Bukit Asam Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, proyek hilirisasi menjadi prioritas karena memberikan efek pengganda (multiplier effect) terhadap perekonomian nasional dan mampu menekan impor.

Salah satu proyek yang digarap, menurut Budi Gunadi, adalah gasifikasi batu bara yang merupakan hilirisasi batu bara menjadi dimethylether (DME) atau bahan baku pengganti LPG. Selama ini sebagian besar bahan baku LPG masih diimpor.

“Nilai investasi hilirisasi batu bara mencapai US$ 2 miliar. Kami percaya DME dari batu bara lokal bisa mengurangi defisit neraca transaksi berjalan akibat turunnya impor BBM dan LPG,” tegas dia.

Dia menambahkan, proyek tersebut digarap Bukit Asam bersama Pertamina dan Air Products and Chemicals, Inc yang berlokasi di Peranap, Riau. Diproyeksikan pada akhir 2021 proyek ini bisa beroperasi secara komersial. Proyek tersebut, kata Budi Gunadi, diperkuat total sumber daya batu bara hingga 8,3 juta ton dan cadangan yang mencapai 3,3 juta ton. Kapasitas proyek gasifikasi batu bara ini mencapai 1,4 juta ton DME per tahun.

“Volumenya masih bisa ditingkatkan. Untuk menghasilkan 1,4 juta DME itu dibutuhkan batu bara sebanyak 9,2 juta ton,” tutur dia. (es)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/energy/proyek-dme-ptba-susun-studi-kelayakan/185117

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA