Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
SKK Migas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion dengan tema

SKK Migas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion dengan tema "Pencapaian Produksi dan Lifting Tahun 2021". Kegiatan ini dibutuhkan untuk mendukung capaian target lifting migas pada 2021. (sumber : doc. SKK Migas)

SKK Migas Identifikasi Tambahan Produksi Minyak 3.500 BPH

Kamis, 8 April 2021 | 09:44 WIB
Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengidentifikasi adanya tambahan produksi minyak rerata tahunan sebesar 3.500 barel per hari (bph). Hal ini menyusul rampungnya penyusunan strategi percepatan produksi migas nasional

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan, pihaknya bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) telah menggelar diskusi yang menyepakati langkah-langkah taktis dan strategis untuk menggenjot produksi migas nasional. Dari langkah-langkah ini, terdapat potensi tambahan produksi minyak 3.500 bph.

“Jika ditambahkan dengan potensi penambahan produksi dari program filling the gap yang sebesar 11.900 bph maka ada akan ada tambahan 15.400 bph dari posisi forecast last update,” kata dia dalam keterangan resminya, Kamis (8/4).

Menurutnya, dengan adanya tambahan produksi minyak tersebut, maka total potensi tambahan produksi minyak pada tahun ini mencapai 9.103 bph secara rerata tahunan. “Masih ada gap yang harus dipenuhi guna mencapai target 705 ribu bph. Namun kami optimis target tersebut dapat kami capai,” tambah Julius.

Sedangkan untuk gas, Julius optimis target yang tercantum dalam APBN 2021 akan tercapai. “Angka salur gas yang telah terverifikasi sebesar 205 juta kaki kubik per hari (million standard cubic per day/MMscfd). Namun hal tersebut tetap perlu dikawal agar penyerapan oleh offtaker dapat terlaksana dengan baik,” lanjutnya.

Diskusi antara SKK Migas bersama KKKS dan pemangku kepentingan lain di hulu migas terbagi menjadi lima topik. Rincinya, topik percepatan pengeboran dan workover, penambahan program kerja, komersialisasi gas, optimasi program well service dan strategic alliance, serta sharing facilities dan peralatan.

“Dari tiap-tiap kelompok, kami berhasil mengidentifikasi secara detil langkah-langkah yang harus dilakukan oleh SKK Migas dan KKKS guna mendukung percepatan produksi migas di tahun 2021. Kami bersyukur hasil yang positif ini dapat diperoleh pada kuartal pertama 2021 sehingga upaya mengejar ketertinggalan dapat segera kami laksanakan pada kuartal berikutnya,” ungkap Julius.

Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman menambahkan, tantangan capaian produksi dan lifting tahun ini diharapkan dapat diatasi dengan kolaborasi yang baik antara SKK Migas, KKKS, Kementerian ESDM serta stakeholders lainnya dan technology provider.

“SKK Migas berkomitmen untuk mendukung dan merealisasikan usulan-usulan strategis hasil dari diskusi ini guna merealisasikan percepatan produksi. Yang dibutuhkan selanjutnya adalah keseriusan dari KKKS untuk merealisasikan program-programnya,” tegas Fatar.

Di sisi lain, pihaknya juga akan terus bertransformasi lebih baik dengan menyederhanakan proses bisnis agar keputusan-keputusan strategis yang dapat mendukung percepatan produksi dapat segera diputuskan. “Untuk memastikan hal-hal yang sudah disepakati tersebut dapat terwujud diperlukan komitmen dan kolaborasi yang baik antara semua pihak yang berkepentingan,” tuturnya.

Pada tahun ini, target lifting minyak nasional ditetapkan sebesar 705 ribu bph dan gas 5.638 MMscfd. Sementara realisasi produksi migas pada kuartal pertama 2020, baru 1,86 juta barel setara minyak per hari (barrel oil equivalent per day/boepd) atau 99,2% dari target yang ditetapkan.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN