Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Subsidi Tepat Sasaran

Rabu, 21 Juni 2017 | 13:23 WIB

Subsidi listrik dalam APBN 2017 sebesar Rp 44,98 triliun. Jika pencabutan subsidi orang mampu tidak dilakukan, maka subsidi bisa bengkak menjadi sekitar Rp 70,63 triliun.


Pencabutan subsidi listrik mendesak diberlakukan agar alokasi subsidi dalam APBN dapat dialihkan untuk belanja yang lebih menyentuh rakyat, seperti pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Timur Indonesia.

Subsidi tepat sasaran akan memberi kesempatan saudara-saudara kita di lebih 2.500 desa menikmati listrik untuk pertama kali sejak Indonesia merdeka,” kata dia.

Saat ini masih terdapat 2.519 desa tanpa aliran listrik atau 293.532 rumah tangga yang belum berlistrik. Pemerintah menargetkan menerangi desa-desa belum berlistrik, utamanya yang masih gelap gulita, dalam jangka waktu dua tahun (2017-2019).


Salah satu program yang segera dilaksanakan adalah pembagian cuma-cuma lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE), masing-masing pada 2017 dipasang di enam provinsi ter-Timur Indonesia untuk melistriki 95.729 rumah dan pada 2018 dipasang di 15 provinsi seluruh Indonesia untuk melistriki 255.250 rumah.


Ini adalah program pra-elektifikasi sambil melakukan pembangunan infrasfruktur ketenagalistrikan di desa-desa tersebut,” cap dia. (jn)


Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/rasio-elektrifikasi-nasional-capai-100-pada-2019/161863

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN