Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas PLN sedang memriksa rutin di Gardu Induk Cengkareng , Jakarta Barat. Foto ilustrasi: IST

Petugas PLN sedang memriksa rutin di Gardu Induk Cengkareng , Jakarta Barat. Foto ilustrasi: IST

TNI Jaga Sistem Kelistrikan PLN

Ridho Syukra dan Tri Listiyarini, Selasa, 10 September 2019 | 18:26 WIB

JAKARTA, investor.id - PLN bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terkait pengamanan dan pemeliharaan sistem ketenagalistrikan, dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) hari ini (10/9/2019) di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menandatangani MoU tentang pengamanan dan pemeliharaan keandalan sistem ketenagalistrikan di Tanah Air.

"Kami tandatangan MoU dengan Panglima TNI dan Mabes TNI dalam rangka memudahkan dalam melakukan pemeliharaan jaringan transmisi dan meminimalkan penyebab masalah yang berisiko terhadap transmisi khususnya 500kv," kata Inten dalam pemaparannya di rapat dengar pendapat Komisi VII DPR di Jakarta, Selasa (10/9).

Inten mengungkapkan kerjasama dengan TNI merupakan salah satu hal yang dilakukan dalam upaya perbaikan pasca padam meluas (blackout) pada 4 Agustus lalu.

Dia mengungkapkan upaya lain yang dilakukan dengan memperbaiki layanan call center 123 agar masyarakat segera mendapatkan informasi. "Pada waktu gangguan 4 Agustus kemarin, pelanggan mengakses ini (layanan 123) dan alami down. Kami mohon maaf," ujarnya.

Dikatakannya PLN akan melakukan studi banding ke London terkait evaluasi dan penyempurnaan defense scheme dan teknologi sistem kelistrikan Jawa-Bali. Dia menyebut London menjadi kota tujuan studi banding lantaran pernah mengalami blackout. Namun dia menyadari sistem kelistrikan London dan Indonesia memiliki perbedaan. "Kami mengundang juga GE, Siemen untuk melihat apakah ada teknologi yang berkembang untuk dapat di-update sistem proteksi," ujarnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA