Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

SEJAK ERA ANIES,

Warga Terluar DKI Jakarta di Pulau Sabira Bisa Akses Listrik 24 Jam

Jumat, 30 April 2021 | 23:37 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta mengakhiri rangkaian kunjungan di Kepulauan Seribu, Jumat (30/4/2021) dengan bersandar dan meninjau Pulau Sabira, pulau terluar dari Kepulauan Seribu dan merupakan wilayah administrasi terjauh dari Provinsi DKI Jakarta.

Di Pulau Sabira, Anies sempat meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang telah diresmikan sejak November 2020 lalu. PLTS ini memasok kebutuhan listrik Pulau Sabira, selain pembangkit listrik tenaga diesel.

“Di tempat ini kami mengunjungi fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya, pada saat itu kerja sama PLN. Alhamdulillah, dengan PLTS ini, penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel bisa dikurangi 50%, sehingga lebih efisien,” Anies.

Anies menegaskan bahwa kebutuhan akan listrik adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Sebelumnya, warga Sabira memang dapat menikmati listrik hanya pada periode waktu tertentu, yakni 14 jam per hari, dan semenjak kedatangan Gubernur Anies pada 2019, mereka dapat mengakses listrik hingga 24 jam per hari, sehingga membantu mereka dalam berkegiatan sehari-hari.

“Lagi-lagi ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Jadi, tinggalnya boleh di pulau tapi pelayanan dasarnya Insya Allah diberikan sebaik-baiknya,” tandas Anies.

Pulau Sabira merupakan pulau terakhir di Kepulauan Seribu yang dikunjungi Anies dan jajarannya pada hari ini, Jumat (30/4/2021), setelah sebelumnya Anies berkunjung ke Pulau Pramuka, Pulau Kelapa Dua, dan Pulau Kelapa. Anies dan jajarannya bermalam di Pulau Sabira.

PLTS Pulau Sabira

Diketahui, PLTS di Pulau Sabira merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya). Dengan menggunakan fotovoltaik atau panel surya sejak awal Maret 2020 di lahan seluas 5.000 meter persegi, PLTS hybrid PLN ini berkapasitas daya sebesar 400 kilo Watt peak (KWp) dan diproyeksi dapat menghasilkan energi sebesar 1.200 kWh per hari.

PLTS dilengkapi baterai berkapasitas 912 kWh yang berfungsi sebagai penyimpan energi, sehingga energi listrik yang dihasilkan juga dapat digunakan pada malam hari.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas perjanjian kerjasama antara Pemprov DKI dengan PLN. Alhamdulillah ini merupakan hari yang membahagiakan, pulau (Sebira) dengan 600 keluarga ini akan memiliki listrik bukan hanya aman tetapi juga ramah lingkungan. Ini (PLTS) kado ulang tahun Kepulauan Seribu (yang ke-19) yang dirayakan dengan peresmian PLTS,” ucap Anies dalam Peresmian PLTS Pulau Sebira secara daring, di Ruang Pola, Balai Kota Jakarta pada Rabu, 25 November 2020 lalu.

Menurut Anies hadirnya PLTS di Pulau Sabira ini mengirimkan pesan penting bukan hanya bagi warga Jakarta melainkan juga seluruh Indonesia. Karena jika wilayah kepulauan di Jakarta seluruh fasilitasnya dapat dipenuhi, maka semangat ini juga dapat diwujudkan untuk memenuhi fasilitas wilayah Kepulauan lain di Indonesia.

“Mengapa ini penting dalam konteks Indonesia dan Jakarta. Satu adalah konektivitas (kelistrikan), Jakarta terdiri dari daratan dan kepulauan. Dan warga Jakarta harus memiliki akses yg sama atas fasilitas yg disediakan pemerintah. Kemampuan kita menghadirkan konektivitas di Kepulauan Seribu mengirimkan pesan bila kawasan pulau yg terdekat dengan pusat kekuasaan terfasilitasi, maka yang jauh insya Allah yang jauh bisa terfasilitasi juga,” jelasnya

Lebih lanjut Anies memaparkan konektivitas kelistrikan yang menjadi tanggung jawab negara menjadi salah satu elemen penting bagi masyarakat kepulauan untuk meningkatkan taraf hidup, ekonomi, dan kesejahteraan mereka. Seperti dengan adanya listrik, maka warga Pulau Sebira dapat mengakses cold storage yang membuat hasil tangkapan mereka dapat tetap segar sehingga meningkatkan nilai jual.

“Kita berharap adanya pasokan listrik yang stabil melalui PLTS bisa menjadi hulunya peningkatan produktivitas masyarakat di Kepulauan Seribu. Mereka (warga) ingin cold storage sehingga hasil tangkapan bisa disimpan dan ini hanya bisa diakses kalau ada listrik. Sehingga listrik ini akan meningkatkan taraf hidup, ekonomi, dan kesejahteraan warga,” tambahnya

Sementara itu General Manager PLN UID Jaya, Doddy B. Pangaribuan menyebutkan, dengan adanya PLTS Sabira ini dapat meningkatkan pemanfaatan Green Energy dari EBT (Energi Baru Terbarukan) untuk kelistrikan di Indonesia. Perlu diketahui, target PLN untuk peningkatan pemanfaatan EBT hingga tahun 2025 adalah sebesar 23%. Dan secara regional dengan adanya PLTS ini juga bisa menjadi daya cadangan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel yang sudah ada dan menghemat pengeluaran biaya bahan bakar yang sudah ada.

“Ini merupakan PLT Surya terbesar hybrid di Provinsi DKI Jakarta, juga akan bisa digunakan untuk memback up PLTD kita. Sehingga ini akan menurunkan biaya operasi, karena bahan bakar saja bisa sampai Rp 3 Miliar dan dengan PLTS ini mungkin hanya akan menghabiskan Rp 1 Miliar saja,” ungkapnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN