Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Komisaris Eropa untuk Anggaran dan Administrasi, Johannes Hahn mengadakan konferensi pers tentang obligasi hijau NextGenerationEU di kantor pusat Komisi Eropa, di Brussels, Belgia, pada 12 Oktober 2021. ( Foto: YVES HERMAN / POOL / AFP )

Komisaris Eropa untuk Anggaran dan Administrasi, Johannes Hahn mengadakan konferensi pers tentang obligasi hijau NextGenerationEU di kantor pusat Komisi Eropa, di Brussels, Belgia, pada 12 Oktober 2021. ( Foto: YVES HERMAN / POOL / AFP )

UE Emisi Obligasi Hijau Terbesar di Dunia

Kamis, 14 Oktober 2021 | 06:48 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

BRUSSELS, investor.id – Uni Eropa (UE) mendulang permintaan besar-besaran untuk obligasi hijau pertamanya dan berhasil menggalang dana 12 miliar euro (US$ 14 miliar) dalam emisi utang berkelanjutan terbesar di dunia.

"Ini menandai pesanan obligasi hijau terbesar yang pernah ada di pasar modal global dan obligasi hijau terbesar yang pernah dikeluarkan, tidak hanya di Eropa tetapi di dunia," kata Komisaris Anggaran UE Johannes Hahn kepada wartawan, Rabu (13/10), yang dikutip AFP.

Dana yang dikumpulkan oleh komisi UE akan dibagikan kepada negara-negara anggota untuk dibelanjakan pada energi yang lebih bersih, efisiensi energi, dan cara lain untuk mencapai tujuan UE tentang netralitas karbon pada 2050.

Namun apa yang disebut obligasi hijau diumumkan sebelum UE menyelesaikan daftarnya sendiri tentang investasi apa yang seharusnya dianggap ramah lingkungan. Sementara negara-negara anggotanya sangat terbagi pada peran energi nuklir.

Sebaliknya, UE mengatakan bahwa mereka mengikuti prinsip-prinsip Asosiasi Pasar Modal Internasional (ICMA) dan standar lainnya.

Johann Ple dari AXA mengatakan, emisi obligasi hijau itu menarik permintaan besar-besaran sehingga membuka jalan yang baik untuk penerbitan global utang hijau serupa.

"Hal ini mendukung pandangan kami bahwa total penerbitan green bond pada 2021 akan meningkat dua kali lipat dari 2020, mencapai 400 miliar euro," ujarnya.

Penjualan utang 15 tahun adalah yang pertama dalam tujuan UE untuk meningkatkan 250 miliar euro dalam utang berkelanjutan pada 2026, yang akan menjadikan UE sebagai penghasil obligasi hijau terbesar.

Hal itu membuat sekitar sepertiga dari 800 miliar euro yang disepakati oleh negara-negara anggota UE untuk rencana pemulihan pandemi Eropa, yang bergantung pada pinjaman bersama oleh eksekutif UE.

Rencana bagi UE untuk membuat daftar sumber energinya sendiri yang dianggap ramah lingkungan dan karenanya cocok untuk pembiayaan berkelanjutan, yang dikenal sebagai taksonomi investasi, saat ini diblokir.

Pemerintah Jerman menolak seruan agar energi nuklir dianggap sebagai investasi yang ramah lingkungan, mencerminkan sikap anti-nuklir nasionalnya.

Tetapi 10 negara anggota UE, termasuk Prancis yang sebagian besar menggunakan tenaga nuklir, pada Minggu (10/10) bersama-sama mendukung pernyataan mendukung energi nuklir. Pihaknya menekankan bahwa penggunaan tenaga nuklir memiliki peran utama untuk bermain melawan pemanasan global.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN