Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa Inggris. (FOTO: ANTARA/Juns).

Ilustrasi bursa Inggris. (FOTO: ANTARA/Juns).

Saham Jerman, Prancis, Inggris Seragam Berbalik Melemah

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:47 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

FRANKFURT, investor.id – Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu waktu setempat (22/6/2022), berbalik melemah dari keuntungan tiga hari berturut-turut. Indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terpangkas 1,11% ke level 13.144,28.

Indeks DAX 40 bertambah 0,20% menjadi 13.292.40 pada Selasa (21/6/2022), setelah menguat 1,06% menjadi 13.265,60 pada Senin (20/6/2022), dan terangkat 0,67% menjadi 13.126,26 pada Jumat (17/6/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 11 saham membukukan keuntungan, sementara 29 saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

BASF SE, perusahaan industri kimia multinasional Jerman dan produsen bahan kimia terbesar di dunia menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 5,81%.

Di Paris saham Prancis berakhir negatif pada perdagangan Rabu, berbalik melemah dari kenaikan dua hari berturut-turut. Indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris merosot 0,81% ke level 5.916,63.

Indeks CAC 40 terkerek 0,75% menjadi 5.964,66 pada Selasa, setelah bangkit 0,64% menjadi 5.920,09 pada Senin dan menyusut 0,06% menjadi 5.882,65 pada Jumat.

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 13 saham membukukan keuntungan, sementara 27 saham lainnya mengalami kerugian.

ArcelorMittal SA, perusahaan manufaktur baja multinasional Prancis menderita top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 9,56%.

Di London, saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, menghentikan kenaikan selama dua hari berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London jatuh 0,88% ke level 7.089,22 poin.

Indeks FTSE 100 menguat 0,42% menjadi 7.152,05 poin pada Selasa, setelah bertambah 1,50% ke level 7.121,81 poin pada Senin dan merosot 0,41% level 7.016,25 poin pada Jumat.

Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terpuruk 12,59%.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN