Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Deutch Bank. Foto: bbc.com

Deutch Bank. Foto: bbc.com

Deutsche Bank akan Kurang 18.000 Karyawan dalam 3 Tahun

Selasa, 9 Juli 2019 | 07:31 WIB

FRANKFURT AM MAIN, investor.id – Bank terbesar Jerman, Deutsche Bank, akan mengurangi 18.000 karyawan hingga 2022 untuk mengatasi krisis yang berlangsung bertahun-tahun. Deutsche Bank beralasan, pemutusan hubungan kerja (PHK) akan mengurangi biaya tahunan sebanyak enam miliar euro (US$ 6,7 miliar) selama periode tersebut.

“Hari ini kami telah mengumumkan transformasi paling mendasar dari Deutsche Bank dalam beberapa dasawarsa,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Christian Sewing, pada Minggu (7/7).

Ia menyebut skema transformasi ini sebagai sebuah permulaan kembali bagi Deutsche Bank. Namun, saat ditanya lebih lanjut ia tidak memberikan penjelasan lebih detil di mana saja pengurangan karyawan akan terjadi. Tetapi, karena jajaran eksekutif bank berupaya menemukan sinergi dalam integrasi anak perusahaan Postbank, dan peran-peran infrastruktur di pusat, kemungkinan besar PHK akan terjadi di Jerman.

Selain pengurangan kar yawan, Deutsche juga merombak jajaran direksi dengan memecat Direktur Kepatuhan Sylvie Matherat dan dua eksekutif lainnya.

Deutsche Bank juga akan menciptakan apa yang disebut unit bad bank untuk menampung sekitar 74 miliar euro aset berkualitas rendah. Terutama yang terkait dengan transaksi derivatif.

Kabar ini merupakan babak baru dari upaya pengurangan karyawan yang terjadi di atas 6.000 orang, yang sudah dilakukan selama setahun terakhir.

Para pimpinan juga telah memperkirakan rencana restrukturisasi untuk menurunkan hasil Kuartal II tahun ini sekitar tiga miliar euro dan menghasilkan rugi bersih sebanyak 2,8 miliar euro.

Sepanjang tahun ini, catatan keuangan Deutsche kemungkinan akan memerah setelah sempat meraih keuntungan pada 2018. Meski begitu, tidak ada rencana dari bank untuk membagi-bagikankan dividen baik pada tahun ini atau tahun depan.

Di sisi lain, rencana restrukturisasi bisa menjadi kesempatan terakhir bagi Deutsche menyusul kandasnya pembicaraan merger dengan rival dalam negeri Commerzbank pada awal tahun ini. Negosiasi tersebut kandas walau mendapat dukungan dari Kementerian Keuangan Jerman, karena khawatir ada celah vital dalam hal pembiayaan ekonomi negara yang dibawa dari luar negeri. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA