Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu pembangkit listrik di tepi sungai Thames di London Foto ilustrasi:  IST

Salah satu pembangkit listrik di tepi sungai Thames di London Foto ilustrasi: IST

Dua Pembangkit Listrik Padam, London Gelap Gulita

Gora Kunjana, Sabtu, 10 Agustus 2019 | 15:28 WIB

LONDON, investor.id – Tak hanya di Jakarta, pemadaman listrik besar-besaran juga dialami Inggris, Jumat (9/8) sore hingga malam waktu setempat. Sebagian besar wilayah Inggris dan London gelap gulita menyusul padamnya dua pembangkit listrik Grid Nasional, penyelenggara jaringan listrik dan gas Inggris dan Wales.

Inggris dilanda pemadaman listrik yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan rumah sakit, bandara, jaringan kereta api dan jalan - serta kota-kota di Inggris dan Wales - dibiarkan tanpa listrik.

Pemadaman listrik tak terduga dan tidak biasa itu melanda London dan Tenggara, Midlands, Barat Daya, Yorkshire, Timur Laut, Cornwall dan Wales.

Sekitar satu juta orang terkena dampaknya ketika listrik padam sesaat sebelum jam 5 sore. Sekitar dua jam sebelum Operator Sistem Listrik Jaringan Listrik Nasional mengatakan masalah ini telah diatasi.

National Grid mengatakan peristiwa itu di luar kendali mereka.

Listrik mati di Rumah Sakit Ipswich selama 30 menit ketika generator cadangan gagal untuk memulai ambil alih daya.

Orang-orang di rumah sakit mengatakan bahwa sebagian bangsal-bangsal dibiarkan dalam "kegelapan total", dengan sirene berbunyi ketika listrik mati.

Kereta rel listrik atau komuter pun mengalami gangguan dan keterlambatan. Beberapa penumpang terdampar selama dua jam ketika saluran listrik overhead kehilangan listrik.

Petugas Kepolisian Transportasi Inggris dikirim ke stasiun-stasiun utama untuk membantu meredakan kekacauan di antara kerumunan penumpang yang membengkak.

Sementara pengendara mobil dan angkutan mendapatkan lampu lalu lintas tidak berfungsi.

Sekitar 300.000 rumah dan bisnis terkena dampak di London dan Tenggara, kata juru bicara Jaringan Listrik Inggris.

“Sore ini kami mengalami peristiwa yang tidak diperkirakan dan langka, matinya dua pembangkit listrik yang memasok listrik ke seluruh jaringan listrik Inggris,” kata pernyataan perusahaan listrik National Grid.

Sumber : The Telegraph

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA