Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham eropa. Foto: AFP

Ilustrasi bursa saham eropa. Foto: AFP

FTSE Naik 1%, Saat Mayoritas Saham Eropa Terkoreksi Tipis

Kamis, 8 April 2021 | 06:34 WIB

Investor.id – Saham Eropa ditutup terkoreksi tipis pada perdagangan Rabu (7/4/2021) waktu setempat dengan Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi turun 0,2%. Investor mencermati sejumlah data ekonomi.

Sementara itu, FTSE 100 Inggris melawan tren penurunan dengan kenaikan 1%. Pelaku pasar optimistis terkait pelonggaran pembatasan setelah kemajuan pesat peluncuran vaksin di seluruh Inggris.

Semalam, tiga indeks utama saham di bursa Wall Street ditutup flat (datar), tidak banyak berubah pada akhir sesi perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). S&P 500 dan Dow nai tipis setelah Federal Reserve merilis risalah dari pertemuan terbaru yang memperkuat posisi bank sentral AS untuk tetap bersabar sebelum menaikkan suku bunga.

Dow Jones Industrial Average naik 16,02 poin, atau 0,05% menjadi 33.446,26, S&P 500 naik 6,01 poin, atau 0,15% menjadi 4.079,95 dan Nasdaq Composite turun 9,54 poin, atau 0,07% menjadi 13.688,84.

"Kami memperkirakan risalah pertemuan untuk mengkonfirmasi bahwa Fed tidak mempertimbangkan untuk memulai normalisasi lebih cepat dari yang dijanjikan, yang dapat memungkinkan indeks saham terus mengarah ke utara," kata Charalambos Pissourous, analis pasar senior di JFD Bank.

Pasar juga mencerna kesimpulan Badan Obat-obatan Eropa bahwa ada kemungkinan hubungan antara vaksin virus korona yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford dan masalah pembekuan darah yang jarang terjadi pada orang dewasa yang menerima suntikan. Saham AstraZeneca merosot 1,2% pada penutupan pasar Rabu.

Di sisi data, indeks manajer pembelian komposit (PMI) zona euro terakhir IHS Markit pada hari Rabu menunjukkan aktivitas bisnis di blok tersebut memantul kembali pada Maret meskipun diberlakukan kembali pembatasan di beberapa negara.

PMI komposit, yang menggabungkan manufaktur dan jasa dan dipandang sebagai ukuran yang berguna untuk kesehatan ekonomi, berada di 53,2, naik dari 48,8 pada bulan Februari dan di atas perkiraan kilat 52,5.

Dalam hal pergerakan harga saham individu, sektor utilitas Perancis EDF naik 10,5% setelah Reuters melaporkan, bahwa pemerintah Perancis merencanakan pembelian pemegang saham minoritas senilai sekitar 10 miliar euro ($ 11,87 miliar).

Di bagian bawah indeks blue chip Eropa, perusahaan investasi teknologi Belanda Prosus turun 4,6% setelah mengumumkan rencana untuk menjual 2% saham Tencent.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN