Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi botol vaksin Covid-19 dan jarum suntik dengan latar belakang logo Universitas Oxford dan mitranya perusahaan farmasi Inggris AstraZeneca, pada 17 November 2020. ( Foto: JUSTIN TALLIS / AFP )

Ilustrasi botol vaksin Covid-19 dan jarum suntik dengan latar belakang logo Universitas Oxford dan mitranya perusahaan farmasi Inggris AstraZeneca, pada 17 November 2020. ( Foto: JUSTIN TALLIS / AFP )

Infeksi Covid Beri Kekebalan Setidaknya 6 Bulan

Sabtu, 21 November 2020 | 07:06 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

PARIS, investor.id – Mereka yang terinfeksi oleh virus corona Covid-19 kemungkinan tidak akan terinfeksi ulang dalam jangka waktu setidaknya enam bulan. Hal ini diutarakan para peneliti Universitas Oxford, Inggris, Jumat (20/11).

Hasil penelitian mereka adalah bagian dari studi kala besar mengenai reinfeksi Covid-19. Yang berangkat dari hasil observasi para profesional kesehatan bahwa fenomena tersebut relatif langka terjadi.

Profesor Universitas Oxford Davis Eyre selaku salah satu penulis laporan studi tersebut mengatakan, hasil penelitian mereka merupakan kabar baik.

“Kita bisa memiliki keyakinan bahwa setidaknya dalam jangka pendek, sebagian besar orang yang terinfeksi Covid-19 tida akan terinfeksi lagi,” kata dia, seperti dikutip AFP.

Namun para peneliti menggarisbawahi bahwa data yang sudah mereka kumpulkan belum cukup untuk memberi penilaian tentang reinfeksi setelah enam bulan. Studi lanjutan tentang hal ini memiliki tujuan akhir untuk memverifikasi seberapa lama ada kekebalan dari reinfeksi Covid-19 itu akan terjadi.

Direktur pencegahan dan pengendalian infeksi Oxford University Hospitals (OUH) Katie Jeffery, selaku mitra penelitian tersebut, menyebut hasil studi itu sangat menggembirakan.

“Karena mengindikasikan bahwa infeksi oleh virus tersebut memberikan kekebalan dari reinfeksi setidaknya untuk jangka pendek,” kata dia.

Perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) Moderna pekan ini mengumumkan kandidat vaksin Covid-19-nya efektif hampir 95% dalam mencegah infeksi Covid-19, berdasarkan hasil uji klinis tahap akhir. Hasil yang kurang lebih sama ditunjukkan oleh kandidat vaksin Pfizer dan mitranya dari Jerman BioNTech.

Studi Oxford tentang reinfeksi Covid-19 itu mengambil data dari pengujian virus Covid-19 reguler dari 12.180 tenaga kesehatan (nakes) di OUH selama periode 30 pekan.

Hasilnya menujukkan bahwa tidak satu pun dari 1.246 nakes yang sudah memiliki antibodi Covid-19 yang mengembangkan gejala-gejaal infeksi. Ada tiga nakes yang memiliki antibodi tapi positif Covid-19 tapi kondisinya baik dan tidak menunjukkan gejala.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN