Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kanselir Jerman Angela Merkel. ( Foto: Michael Kappeler / AFP )

Kanselir Jerman Angela Merkel. ( Foto: Michael Kappeler / AFP )

Jerman Perpanjang Pembatasan Hingga Awal 2021

Jumat, 27 November 2020 | 07:08 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

BERLIN, investor.id – Pemerintah Jerman akan memperpanjang aturan pembatasan terkat virus corona Covid-19 yang berlaku saat ini hingga awal Januari 2021, kecuali terjadi penurunan dramatis dalam angka kasus infeksi. Demikian disampaikan Kanselir Angela Merkel pada Rabu (25/11).

Merkel mengatakan langkah-langkah pencegahan penularan virus corona yang diberlakukan pada awal November – termasuk membatasi pertemuan pribadi dan penutupan restoran, fasilitas rekreasi dan budaya – tidak dapat dicabut, mengingat tingkat infeksi saat ini.

“Pembatasan akan dilanjutkan hingga 20 Desember dulu. Tetapi kami berasumsi karena insiden kasus infeksi yang sangat tinggi maa pembatasan harus diberlakukan hingga awal Januari,” ujar Merkel, seperti dikutip AFP.

Pengumuman tersebut, berarti masa penutupan masih berkelanjutan untuk restoran, bar, fasilitas olahraga, dan tempat budaya di negara dengan kekuatan ekonomi terbesar Eropa itu. Sedangkan sekolah-sekolah dan toko tetap dibuka. Mulai 1 Desember mendatang, kegiatan pertemuan pribadi akan dibatasi untuk lima orang dari dua rumah tangga. Aturan itu dikurangi dari sebelumnya 10 orang yang berlaku saat ini, namun anak-anak dikecualikan dari aturan baru tersebut.

Sedangkan untuk periode perayaan yang dimulai 23 Desember hingga Tahun Baru, aturan tentang pertemuan akan sedikit dilonggarkan, yakni hanya boleh 10 orang dewasa yang bertemu. Sementara itu anak-anak usia di bawa 14 tahun bebas dari aturan pembatasan.

Meski begitu, kebijakan pelonggaran tidak berarti mengizinkan adanya kegiatan berpesta. Kesepakatan ini telah dibuat oleh pemerintah Merkel dan 16 negara bagian Jerman dengan tujuan meminta masyarakat tetap berada di dalam rumah.

“Para pengusaha diminta segera memeriksa apakah hari libur perusahaan atau solusi kerja dari rumah dapat diterapkan mulai 23 Desember hingga 1 Januari untuk memungkinkan perusahaan tutup di seluruh negeri agar kami dapat menerapkan prinsip dasar tinggal di rumah,” demikian menurut persetujuan.

Tidak Akan Mudah

Langkah-langkah lain yang disepakati dalam perjanjian, termasuk soal penggunaan transportasi kereta api. Pengelola kereta api akan memperluas kapasitas tempat duduk untuk lebih memastikan para penumpang dapat menjaga jarak.

Pertunjukan kembang api akan dilarang diadakan di lapangan terbuka tertentu untuk mencegah orang berkumpul dalam kelompok besar, khususnya pada Malam Tahun Baru.

Otoritas Jerman bakal mengupayakan kesepakatan dengan mitra-mitra lain di Eropa untuk menutup tempat-tempat ski hingga awal Januari tahun depan, guna mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

“Saya akan mengatakan ini secara terbuka bahwa penerapan ini tidak akan mudah, tetapi kami akan mencoba,” tambah Merkel. Langkah-langkah itu sendiri berhasil disepakati setelah lebih dari tujuh jam negosiasi yang tegang karena beberapa daerah yang tidak terlalu terpengaruh menginginkan aturan pembatasan yang lebih ringan.

Menurut laporan, jumlah kasus infeksi baru di Jerman terus meningkat selama dua pekan terakhir. Padahal pertumbuhan kass eksponensial Oktober sempat terhenti. Namun, pejabat kesehatan telah membunyikan tanda bahaya seiring semakin cepat terisinya ruang-ruan perawatan intensif, ditambah ketidakmampuan untuk melacak sumber penularan di tengah-tengah tingkat infeksi yang tinggi.

“Untuk melonggarkan aturan pembatasan, tingkat infeksi harus turun di bawah 50 kasus baru per 100.000 orang per minggu,” kata Merkel.

Permintaan Merkel tampaknya masih jauh, mengingat insiden selama tujuh hari saat ini yang hampir mencapai 140 kasus. “Kurva yang menanjak dengan tajam menjadi datar, tetapi ini hanya keberhasilan parsial. Kami sama sekali tidak bisa puas,” tambah dia.

Pusat kendali penyakit Robert Koch Institute Jerman telah mencatatkan total 961.320 kasus virus corona dan 14.771 korban meninggal dunia. Sementara itu, laporan Rabu memperlihatkan 18.633 kasus baru dan 410 kematian.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN