Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Annegret Kramp-Karrenbauer, pemimpin partai CDU konservatif Jerman, saat berpidato di depan wartawan pada 10 Februari 2020 di Berlin. ( Foto: Odd ANDERSEN / AFP )

Annegret Kramp-Karrenbauer, pemimpin partai CDU konservatif Jerman, saat berpidato di depan wartawan pada 10 Februari 2020 di Berlin. ( Foto: Odd ANDERSEN / AFP )

Penerus Calon Kanselir Jerman Undur Diri

Selasa, 11 Februari 2020 | 11:22 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

BERLIN, investor.id – Rencana Kanselir Jerman Angela Merkel dan partainya untuk tetap bertahan hingga 2021 tiba-tiba berantakan pada Senin (10/2), setelah bakal penerusnya melepaskan ambisi kepemimpinannya. Pada saat yang sama, krisis semakin dalam antara hubungan pemerintah pusat dan kubu sayap kanan jauh.

Ketua partai kubu kanan-tengah Uni Demokratik Kristen (CDU) Annegret Kramp-Karrenbauer, memilih keluar setelah hampir setahun di posisinya. Periode yang ditandai oleh konflik internal tentang apakah akan bekerja sama dengan partai Alternatif untuk Jerman (AfD) yang anti-imigran.

Kramp-Karrenbauer mengumumkan, dirinya akan mundur sebagai pemimpin CDU dan tidak akan tetap maju menjadi calon kanselir partai dalam pemilihan umum tahun depan.

Kramp-Karrenbauer yang dikenal dengan nama AKK menyalahkan hubungan yang belum terselesaikan dari bagian-bagian CDU dengan AfD (kanan-kiri) dan partai kiri (paling kiri) atas keputusannya, menurut sebuah sumber partai kepada AFP.

"Ini adalah situasi yang luar biasa serius bagi CDU. Ini tentang masa depan kita sebagai pesta rakyat modern di pusat," ujar sekutu dekat Merkel dan Menteri Ekonomi Jerman Peter Altmaier tersebut.

Sementara partai memiliki kebijakan tidak ada kerja sama dengan kiri atau kanan jauh di tingkat nasional, anggota parlemen daerah CDU minggu lalu memilih anggota parlemen dari AfD. Tujuannya mengusir perdana menteri negara sayap kiri di Thuringia tengah yang kecil.

Pelanggaran dalam lingkaran politik kepada AfD di Thuringia mendorong mitra junior Merkel dalam pemerintahan nasional, Partai Sosial Demokrat (SPD), untuk mengadakan pembicaraan mendesak di akhir pekan nanti, tentang masa depan kemitraan.

Kepergian AKK, yang adalah kepala politik paling terkemuka yang digulung setelah krisis Thuringia, dinilai meresahkan oleh anggota dewan SPD Michael Roth. Lewat media sosial Twitter ia mengungkapkan, masih belum pasti apakah demokrat berdiri bersama dalam perjuangan untuk demokrasi dan melawan nasionalisme.

Sementara itu, perlombaan menuju kanselir kembali terbuka lebar. Sueddeutsche Zeitung melaporkan, guncangan susulan bisa sangat besar. "Sangat mungkin jalan keluar kanselir semakin dekat," tulis surat kabar nasional Jerman tersebut.

Adapun memilih bersamaan dengan sayap kanan melanggar salah satu tabu mendasar politik Jerman sejak pasca-Perang Dunia II, yakni penolakan partai-partai arus utama bekerja dengan kelompok ekstrem.

Upaya AKK untuk memaksakan disiplin kaku tanpa kerja sama dari pemerintah Jerman telah didirikan, terutama di bekas timur komunis Jerman. Pertunjukan kuat untuk AfD dan kelompok Kiri di beberapa negara mengancam kemampuan partai-partai arus utama untuk membentuk mayoritas koalisi yang berfungsi. (afp/eld)

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN