Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tim penyelamat berada di lokasi jatuhnya pesawat Ukraina, tak lama setelah tinggal landas di dekat bandara Imam Khomeini, Teheran, Iran pada 8 Januari 2020. Tim SAR menyisir reruntuhan pesawat Boeing 737 rute Teheran-Kiev, yang masih berasap karena terbakar. Sebagian besar penumpang yang ada dalam pesawat Ukraine International Airlines (UIA) adalah bukan warga negara Ukraina, melainkan 82 warga Iran dan 63 warga Kanada. ( Foto: Akbar TAVAKOLI / IRNA / AFP )

Tim penyelamat berada di lokasi jatuhnya pesawat Ukraina, tak lama setelah tinggal landas di dekat bandara Imam Khomeini, Teheran, Iran pada 8 Januari 2020. Tim SAR menyisir reruntuhan pesawat Boeing 737 rute Teheran-Kiev, yang masih berasap karena terbakar. Sebagian besar penumpang yang ada dalam pesawat Ukraine International Airlines (UIA) adalah bukan warga negara Ukraina, melainkan 82 warga Iran dan 63 warga Kanada. ( Foto: Akbar TAVAKOLI / IRNA / AFP )

Pesawat Jatuh, Ukraina Tuntut Ganti Rugi Lebih Besar

Senin, 3 Februari 2020 | 11:07 WIB

KIEV- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa Kiev tidak puas dengan jumlah ganti rugi yang ditawarkan Iran kepada keluarga warga Ukraina yang tewas dalam kecelakaan jatuhnya pesawat di dekat Teheran Januari lalu. Pihaknya akan menuntut pembayaran yang lebih besar.

"Adapun pihak Iran, mereka menawarkan kami US$ 80.000 (Rp 1 miliar) untuk masing-masing keluarga. Itu terlalu sedikit. Kami akan mendesak pembayaran yang lebih besar," kata Zelenskiy kepada 1+1 TV.

Pesawat Ukraina dihantam oleh sebuah rudal pada 8 Januari tak lama setelah meninggalkan Teheran menuju Kiev. Iran akhirnya mengaku bahwa pasukannya tak sengaja menembak jatuh pesawat milik maskapai Ukraine International Airlines, setelah sempat membantah terlibat dalam kecelakaan tersebut. Seluruh 176 orang di dalam pesawat, termasuk 11 warga negara Ukraina, tewas.

Zelenskiy juga mengatakan bahwa Ukraina masih menunggu Iran menyerahkan kotak hitam pesawat tersebut.

Editor : Trimurti (trimurti@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN