Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham Eropa

Ilustrasi bursa saham Eropa

Saham Eropa Naik Tipis, Yield Obligasi Relatif Stabil

Rabu, 3 Maret 2021 | 06:14 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham Eropa ditutup naik tipis pada perdagangan Selasa (2/3/2021) waktu setempat, dengan Pan-European Stoxx 600 menguat sekitar 0,2%.

Saham Eropa masih mampu membangun reli dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran atas kenaikan imbal hasil obligasi AS menjadi stabil.

Kenaikan saham Eropa ditopang oleh saham asuransi bertambah 1,6% sementara minyak dan gas tergelincir 0,3% karena melemahnya harga komoditas. Sebagian besar sektor dan bursa utama ditutup di wilayah positif.

Saham Eropa membangun awal yang kuat untuk minggu ini, setelah hari sebelumnya Stoxx 600 naik 1,8%.

Berbeda dengan pergerakan saham di Wall Street. Tiga indeks saham utama AS terkoreksi pada Selasa, mundur setelah S&P 500 menguat lebih dari 2% pada hari Senin untuk hari terbaiknya sejak Juni. Saham di Asia-Pasifik beragam pada hari Selasa.

Fluktuasi pasar terjadi karena imbal hasil Treasury terus turun dari tertinggi minggu lalu. Imbal hasil catatan Treasury AS 10-tahun turun menjadi 1,408% pada penutupan pasar di Eropa.

Dari sisi data, inflasi zona euro tetap stabil di bulan Februari, naik 0,2% bulan ke bulan sejalan dengan ekspektasi analis, menurut perkiraan singkat dari Eurostat Selasa.

Pendapatan emiten tetap menjadi pendorong pergerakan harga saham individu, dengan HelloFresh, Man Group, Travis Perkins, Taylor Wimpey dan Hotel Chocolat di antara mereka yang melaporkan sebelum bel.

Pabrikan Jerman Kion Group naik 6,5% untuk memimpin Stoxx 600 sementara Hellofresh turun 6,5% menyusul laporan pendapatan setahun penuh masing-masing.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN