Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chairman & CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffet.
Forbes.com

Chairman & CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffet. Forbes.com

Saham Kraft Heinz Turun, Perusahaan Milik Buffet Rugi US$ 5 Miliar

Jumat, 9 Agustus 2019 | 23:35 WIB

LONDON, investor.id – Berkshire Hathaway – perusahaan milik Warren Buffett – telah kehilangan hampir US$ 5 miliar pada tahun ini karena investasinya di saham Kraft Heinz, sebagai perusahaan makanan kemasan, terus merosot.

Saham Kraft Heinz tercatat mencapai rekor terendah pada Kamis (8/8), dengan penurunan lebih dari 14% setelah perusahaan mengumumkan penurunan tambahan US$ 1,22 miliar dan meleset dari ekspektasi pendapatan.

Menurut perusahaan global penyedia data pasar finansial, Refinitiv, Kraft memperoleh 37 sen per saham, atau 78 sen per saham di luar pengurangan, dan menghasilkan US$ 6,406 miliar pendapatan selama kuartal kedua fiskal. Sementara para analis memperkirakan perolehan laba sebesar 75 sen per saham dan pendapatan US$ 6,580 miliar.

Sedangkan saham ditutup melemah 8,58% pada Kamis.

Perusahaan Berkshire Hathaway memiliki lebih dari 325 juta saham Kraft Heinz, mewakili 26,7% dari perusahaan. Nilai posisi tersebut telah mengalami menurunan mulai hanya lebih dari US$ 14 miliar sejak awal tahun menjadi sekitar US$ 9,19 miliar sehingga menciptakan kerugian sekitar 34% bagi Berkshire Hathaway.

Kraft Heinz tercatat sebagai pemegang saham keenam terbesar dalam portofolio Berkshire pada akhir 2018. Sebelumnya, pada 2013, Berkshire Hathaway dan 3G Capital membeli Heinz sebesar US$ 23 miliar dan menggabungkan perusahaan itu dengan Kraft dua tahun kemudian.

“Saya melakukan kesalahan dalam pembelian Kraft karena membayar terlalu banyak,” ujar Buffett kepada CNBC pada Juni, seperti dikutip dari cnbc.com

Karir investasi Buffett kerap mendapat pujian karena terbangun berdasarkan strategi berinvestasi pada merek-merek terkenal dengan penilaian menarik. Berkshire juga memiliki investasi besar di Apple, Coca-Cola dan beberapa perusahaan keuangan besar.

Pengumuman terbaru dari perusahaan makanan itu muncul setelah perusahaan mengimplementasikan pengurangan Kraft dan Oscar Meyer senilai US$ 15,4 miliar, pemangkasan dividen dan mengungkapkan adanya penyelidikan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa pada awal tahun.

Saham Kraft Heinz pun anjlok 27% menyusul pengumuman itu dan membuat Berkshire Hathaway menderita kerugian di atas kertas US$ 4,3 miliar dalam satu hari transaksi perdagangan.

Pada Juni, Buffett membantah laporan soal adanya ketegangan antara dirinya dan kepemimpinan Capital 3G. Saham Berkshire Hathaway dilaporkan naik sedikit pada Kamis, meskipun Kraft Heinz anjlok.

Berkshire Hathaway telah melaporkan perolehan laba pada Sabtu (3/8) dan menunjukkan penurunan 11% dalam laba operasi Kuartal II dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Refinitiv, perusahaan melaporkan laba operasi US$ 3.757 per saham Kelas A, sementara analis memperkirakan US$ 3.851,28 per saham. (sumber lain)


 

Sumber : cnbc.com

BAGIKAN