Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
boeing 737-800

boeing 737-800

UE Ancam Tarif Balasan US$ 12 M atas Subsidi Boeing

SN, Kamis, 18 April 2019 | 09:04 WIB

BRUSSELS – Uni Eropa (UE) pada Rabu (17/4) mendata beragam barang buatan Amerika Serikat (AS) – dari lilin tawon hingga suku cadang kendaraan – untuk dikenai tariff hingga US$ 12 miliar atas subsidi-subsidi yang diterima raksasa produsen pesawat AS, Boeing.

Ini merupakan langkah balasan dari UE, setelah sebelumnya AS mengeluarkan ancaman tarif US$ 11 miliar atas barang-barang UE atas subsidi-subsidi terhadap raksasa produsen pesawat Eropa, Airbus.

Aksi saling balas ancaman pengenaan tariff ini berpotensi meletuskan kembali perang dagang lintas Samudera Atlantik antara AS dan UE.

“Perusahaan-perusahaan Eropa harus bisa bersaing secara adil dan setara. Kami harus terus membela kesetaraan berbisnis bagi industri kami,” ujar Komisioner Perdagangan UE Cecilia Malmstrom, dalam pernyataan tertulisnya.

Berapa besar tarif yang dapat dijatuhkan oleh kedua pihak akan diputuskan oleh Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO). Besaran finalnya kemungkinan jauh lebih rendah dibandingkan tuntutan masing-masing pihak.

Perselisihan dagang Boeing-Airbus sendiri sudah berlangsung 14 tahun. Baik UE dan AS saling tuding di WTO bahwa masing-masing pihak melancarkan bantuan negara ilegal sejak 1990-an terhadap perusahaan jawara dirgantaranya tersebut. Namun Malmstrom berkukuh bahwa UE ingin mengakhiri perselisihan tersebut secara damai.

“Walaupun kami harus siap dengan langkah-langkah balasan bilamana tidak ada jalan keluar, Saya masih percaya bahwa dialog yang harus dimajukan di antara mitra-mitra dagang penting seperti antara UE dan AS,” tambah Malmstrom. Perseteruan ini juga terselip dalam gelombang proteksionis yang diluncurkan Presiden AS Donald Trump terhadap Eropa. Ia juga sebelumnya mengancam akan mengenakan tarif atas impor kendaraan dari UE.

UE berupaya menghindarkan perang dagang dan menarik hati Trump. UE pada Senin (15/4) setuju meluncurkan negosiasi perdagangan resmi, untuk mencapai kesepakatan perdagangan terbatas dengan AS. Kesepakatan perdagangan ini adalah bagian dari gencatan yang dinegosiasikan pada Juli tahun lalu, antara Trump dan UE. Setelah AS mengenakan tarif atas impor aluminium dan baja dari Eropa, yang masih berlaku hingga sekarang.

Tapi keberhasilan dialog dimaksud semakin dipertanyakan karena UE berkukuh bahwa produk-produk pertanian dikecualikan dari kesepakatan apa pun. Trump tidak senang dengan sikap seperti itu. Pemerintahan Trump awal bulan ini mengancam akan mengenakan tarif atas subsidisubsidi yang diterima Airbus. Barang-barang yang akan dikenakan tarif dari helikopter, suku cadang pesawat, hingga keju gouda. (afp)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN