Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Joji Yamamoto (ist)

Joji Yamamoto (ist)

Joji Yamamoto, CEO PT NEC Indonesia

Sukses Hanya Bisa Diraih Orang yang Paham Jati Diri

Rabu, 22 Desember 2021 | 11:47 WIB
F Rio Winto

Sukses hanya bisa diraih orang-orang yang memahami secara baik dirinya sendiri. Dengan mengenali jati dirinya, ia akan tahu tujuan hidup, minat, gairah (passion), kemampuan, kekuatan, kelemahan, potensi, dan nilai-nilai yang dimilikinya.

Semakin baik seseorang memahami keinginan dan kebutuhan sendiri, semakin banyak panduan yang akan diperolehnya untuk mengarungi kehidupan ini, termasuk dalam meniti karier. Seseorang yang paham tujuan hidupnya juga akan selalu bersemangat dan termotivasi.

Memahami jati diri dan tujuan hidup adalah filosofi yang senantiasa dipegang teguh Joji Yamamoto. “Semangat, motivasi tinggi, dan selalu bergairah bakal muncul dalam diri setiap orang yang mengenal jati dirinya dengan baik dan paham tujuan hidupnya,” kata Chief Executive Officer (CEO) PT NEC Indonesia itu kepada wartawan Investor Daily, F Rio Winto di Jakata, belum lama ini.

Joji Yamamoto juga menerapkan filosofi itu di PT NEC Indonesia, perusahaan teknologi informasi dan telekomunikasi (TIK) yang menginduk ke NEC Corporation, Jepang.

“Seorang pemimpin yang baik perlu memastikan semua anggota tim memiliki pengetahuan dan kesadaran yang baik tentang tujuan, visi, dan misi perusahaan, serta kekuatan, keahlian, dan apa yang ingin dicapai perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan,” papar pria asal Jepang kelahiran 18 Juni 1971 tersebut. Berikut petikan lengkapnya:

Bagaimana kisah perjalanan karier Anda?

Saya bergabung dengan NEC Corporation pada April 1995. Tugas pertama saya di luar Jepang adalah sebagai sales account untuk Indonesia di kantor pusat. Saya sering melakukan perjalanan bisnis ke Indonesia dan mendapat pengalaman berharga serta menikmati kerja sama tim yang hebat dengan semua anggota pada masa itu.

Setelah itu, saya ditugaskan di banyak negara Asia, termasuk Malaysia, Sri Lanka, Bangladesh, Myanmar, dan India, juga di Thailand sebagai vice president NEC Corporation Thailand Ltd. Saya menjalaninya selama empat tahun, lalu pada 2019 menjadi president NEC Filipina.

Setelah 26 tahun mengumpulkan pengalaman dan meninggalkan jejak sukses di bisnis TIK Asia, saya sangat senang kembali ke Indonesia sebagai presiden direktur NEC Indonesia pada April 2021.

Saya sangat bersemangat kembali ke Indonesia, terutama saat menyaksikan kebangkitan ekonomi digital di seluruh dunia. Indonesia membuat kemajuan pesat dalam hal digitalisasi. Kami dapat bersama-sama menciptakan solusi untuk mencapai keberhasilan di era digital ini.

Kiat Anda mencapai kesuksesan?

Membuat sebuah keputusan hidup yang penting seperti memilih jalur karier membutuhkan pertimbangan dan refleksi diri yang cermat. Semakin baik Anda memahami keinginan dan kebutuhan sendiri, semakin banyak panduan yang akan Anda miliki dalam pencarian karier Anda. Pertimbangkan nilai dan keyakinan pribadi Anda saat mempertimbangkan jalur karier yang berbeda untuk memastikan Anda akan puas dengan pekerjaan yang Anda lakukan.

Hal yang sama berlaku dalam mengelola perusahaan. Seorang pemimpin yang baik perlu memastikan bahwa semua anggota tim memiliki pengetahuan dan kesadaran yang baik tentang tujuan, visi, dan misi perusahaan, serta kekuatan, keahlian, dan apa yang ingin dicapai perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan.

Mengapa Anda memilih bidang TIK?

Saya memilih profesi ini karena saya memahami diri saya sendiri, apa yang menjadi minat saya, gairah saya, apa yang saya kuasai, dan apa yang bisa saya sumbangkan dari profesi ini untuk perusahaan, untuk orang-orang di sekitar saya, dan untuk diri saya sendiri.

Saya seseorang yang outgoing, extrovert. Saya senang bertemu orang baru, berkunjung ke tempat-tempat baru, itu membuat saya merasa cocok sebagai sales person pada masa-masa awal karier saya.

Ketika saya menerima tanggung jawab untuk memimpin NEC Indonesia, saya yakin akan memberikan kesempatan tidak hanya menjadi seorang pemimpin, tetapi juga untuk menginspirasi orang lain di mana kita bisa tumbuh bersama.

Gaya kepemimpinan Anda?

Saya mendukung adanya keterbukaan dan transparansi di dalam perusahaan. Merangsang pertumbuhan semua anggota perusahaan dengan saling memberikan inspirasi dan belajar lebih banyak dari sesama rekan kerja, berkarya lebih dan tumbuh bersama.

Komunikasi yang terbuka akan menghasilkan diskusi yang bermanfaat. Setiap orang dapat berkolaborasi dan terlibat dalam setiap situasi, termasuk setiap kali tantangan atau masalah terjadi. Saya ingin semua karyawan merasa memiliki perusahaan ini dan memanfaatkan talenta masing-masing untuk saling mendukung guna mencapai tujuan perusahaan.

Tentunya hal ini terdengar sangat idealis hingga kita menghadapi situasi yang penuh tantangan akibat pandemi Covid-19. Ketika saya tiba di Jakarta awal tahun ini untuk memulai peran saya sebagai direktur utama, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan dengan tegas oleh pemerintah untuk meratakan kurva penyebaran Covid-19. Saya tidak bisa bertemu semua rekan kerja secara langsung akibat penerapan model bekerja dari rumah (WFH) yang diterapkan sejak awal pandemi.

Untungnya, sebagai perusahaan teknologi, kami telah terbiasa dengan digitalisasi dan memaksimalkan semua fasilitas TIK yang kami miliki untuk menjaga produktivitas, kerja sama, dan kolaborasi kami dari jarak jauh, termasuk komunikasi.

Kami telah menjalankan forum komunikasi virtual setiap bulan yang disebut coffee morning untuk berinteraksi satu dengan yang lain. Saya berbagi informasi terkini dan arahan perusahaan yang harus diketahui oleh semuanya.

Selain itu, anggota perusahaan kami, terutama anak muda, diberi kesempatan untuk mempresentasikan hal-hal yang menginspirasi diri mereka sendiri dan untuk berinteraksi dengan saya serta tim manajemen lainnya dengan menyampaikan pertanyaan atau bahkan kekhawatiran terkait pekerjaan atau perusahaan mereka secara umum.

Dengan digitalisasi dan platform virtual semacam ini, kami tetap dapat menjaga lingkungan komunikasi terbuka di mana semua anggota dapat terhubung. Perusahaan kami juga memiliki seperangkat nilai umum yang menjadi dasar NEC Group yang disebut NEC Way.

NEC Way adalan panduan mengapa dan bagaimana perusahaan kami menjalankan bisnis. Sedangkan code of values dan code of conduct mewujudkan nilai dan perilaku yang harus dimiliki semua anggota Grup NEC. Saya selalu mendorong semua karyawan mempraktikkan NEC Way dalam setiap aktivitas profesional untuk menciptakan nilai-nilai sosial di masyarakat.

Strategi Anda memajukan perusahaan?

Dua tahun terakhir ini merupakan tahun di mana masyarakat dan kehidupan kita sehari-hari benar-benar berubah akibat pandemi Covid-19. Seperti perusahaan lain, bisnis NEC juga terpengaruh oleh situasi ini. Kita menghadapi new normal yang mengharuskan kita memikirkan kembali nilai-nilai dan kehidupan berbasyarakat secara keseluruhan.

New normal mempercepat pergeseran digital masyarakat dalam tiga hal, yaitu gaya hidup, gaya kerja, dan gaya bisnis. Saat ini, sangat penting bagi bisnis dan masyarakat untuk menjalani transformasi digital sesegera mungkin. Adanya perubahan yang cepat ini akan menjadi semakin penting bagi kami untuk membuat prediksi yang akurat dan mengambil tindakan secara proaktif, fleksibel, dan cepat.

Dengan memahami secara akurat masalah dan kebutuhan sosial saat ini, NEC terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan pelanggan kami dalam memanfaatkan lebih lanjut kekuatan TIK guna membantu setiap orang mencapai tujuan bisnis mereka dan memberikan nilai kepada masyarakat pada era setelah Covid-19.

Kontribusi NEC kepada Indonesia?

Saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games untuk pertama kalinya pada 24 Agustus hingga 4 September 1962, NEC memberikan solusi penyiaran untuk acara tersebut. Selain menyiapkan berbagai infrastruktur olahraga untuk Asian Games, pemerintah Indonesia menyadari pentingnya penyiaran televisi. Dengan televisi, masyarakat di pelosok Tanah Air tidak hanya bisa mendengar suara, tapi juga bisa melihat bagaimana para atlet bertanding di lapangan.

Pada 2018, NEC kembali ditunjuk sebagai mitra terpercaya untuk sistem keamanan Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang untuk menginstal dan mengelola sistem pengenalan wajah, deteksi perilaku, dan sistem TIK yang terintegrasi untuk memastikan suksesnya acara tersebut.

NEC adalah salah satu perusahaan pertama di dunia yang mengembangkan dan mengomersialkan mesin pengenalan wajah dengan akurasi tinggi, bahkan saat masker dipakai, sebagai respons terhadap penyebaran Covid-19. Pada Agustus 2021, teknologi pengenalan wajah NEC menduduki peringkat pertama di dunia dalam uji pembandingan teknologi pengenalan wajah terbaru yang dilakukan Institut Standar dan Teknologi Nasional AS (NIST) yang berwenang secara global.

Selain itu, berdasarkan NEC Group AI dan prinsip hak asasi manusia (HAM), NEC akan terus memberikan prioritas utama pada pertimbangan aspek privasi dan penghormatan terhadap HAM saat menggunakan data, seperti artificial intelligence (AI) dan informasi biometrik.

Filosofi hidup Anda?

Saya mencoba untuk bersemangat dalam segala hal yang saya lakukan. Dengan begitu, saya dapat membuat diri saya tetap termotivasi, bahkan dalam situasi yang menantang. Tetapi menjadi bersemangat saja tidak cukup. Ada hal-hal yang perlu diikuti sampai akhir.

Saya harus mengambil kepemilikan atas pekerjaan saya, mengendarainya tanpa henti menuju akhir tujuan, serta menyelesaikan tantangan yang muncul dengan semangat dan tekad. Namun, untuk memiliki gairah seperti itu, pertama- tama kita perlu memahami alasan yang menjadi tujuan hidup kita. Apa yang membuat Anda bangun setiap pagi dan membuat Anda terus maju dan memahami nilai diri Anda dan nilai apa yang dapat Anda sumbangkan kepada perusahaan dan orang-orang di sekitar Anda.

Obsesi Anda?

Selama lebih dari 60 tahun, NEC Indonesia telah menyediakan teknologi dan solusi mutakhir untuk Indonesia dengan memberikan beberapa penyesuaian atau kustomisasi untuk memenuhi kebutuhan unik di pasar Indonesia, seperti infrastruktur jaringan telekomunikasi, juga solusi TI perusahaan serta solusi publik dan sosial, ke seluruh pelosok negeri, untuk meningkatkan kualitas hidup.

Saya ingin mewujudkan visi NEC Indonesia untuk terus mengambil bagian dalam perkembangan ini. Juga untuk menangkap bisnis dan peluang baru karena teknologi dan solusi kami dapat membantu mempercepat transformasi digital untuk perusahaan di industri apa pun, seperti bank dan layanan keuangan lainnya, transportasi dan logistik, manufaktur, ritel, dan banyak sektor lain.

Apa yang Anda kejar dalam hidup?

Saya ingin selalu mengejar pertumbuhan dalam semua aspek kehidupan saya, termasuk karier. Saya bersyukur menjadi bagian dari NEC. Semua anggota memiliki kesempatan bekerja di berbagai negara untuk mengeksplorasi potensi mereka. Saya menantikan pengalaman baru secara global, di mana saya dapat berkontribusi lebih banyak untuk NEC dan masyarakat.

Peran keluarga dalam karier Anda?

Keluarga saya adalah sistem pendukung (support system) terbaik bagi saya dalam setiap pilihan dan cobaan. Mereka selalu ada di dalam keadaan baik maupun buruk. Mereka adalah orang-orang yang saya percaya tidak akan pergi meninggalkan saya ketika keadaan menjadi sulit. Saya sangat menghargai keluarga saya.

Saya selalu membawa istri, putra, dan putri saya ke negara tempat saya ditugaskan. Itu membantu saya tetap termotivasi menghadapi tantangan di lingkungan baru sebagai orang asing. Sebab, saya tahu mereka selalu menunggu saya untuk pulang ke rumah setiap hari.

Kinerja NEC Indonesia sejauh ini?

Selama bertahun-tahun, PT NEC Indonesia telah menghadirkan teknologi terbaru yang dikembangkan NEC Corporation dan melokalisasinya dengan menyesuaikan solusi untuk memenuhi kebutuhan spesifik pasar Indonesia. Perusahaan ini berfokus untuk memanfaatkan kekuatannya di bidang TIK, termasuk teknologi otentikasi biometrik, untuk mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan.

Kami menawarkan solusi yang mampu memecahkan masalah pelanggan dan memajukan penyelesaian masalah sosial sejalan dengan nilai-nilai sosialnya. Kami menawarkan keselamatan, keamanan, keadilan, dan efisiensi untuk mempromosikan dunia yang lebih berkelanjutan, di mana setiap orang memiliki kesempatan mencapai potensi penuh mereka. ***

Joji Yamamoto (ist)
Joji Yamamoto (ist)

Berselancar dan Nongkrong di Kemang

Meski pekerja keras, Joji Yamamoto tetap meluangkan waktu untuk relaksasi. Setelah sibuk bekerja, Joji kerap berselancar di laut.

“Bagi saya, olahraga ini memberikan ketenangan pikiran dan membawa inspirasi hidup bagi saya untuk selalu riding the wave dalam setiap situasi,” tutur Joji.

Indonesia memiliki begitu banyak lokasi berselancar yang terkenal secara mendunia. “Saya berharap, suatu hari nanti, setelah pandemi, saya dapat mengunjunginya,” ujar dia.

Selain berselancar, Joji kerap nongkrong di kedai kopi atau kafe di Kemang, Jakarta Selatan. “Saya senang bercengkerama bersama istri di kedai kopi yang bagus. Kami berbicara segala hal. Sebagai pendatang baru di Jakarta, kami senang menjelajahi kedai kopi di sekitar Kemang dan terkadang bagian lain di Jakarta,” papar Joji yang rajin berenang bersama anaknya saat akhir pekan.

Joji Yamamoto ternyata tak hanya gemar berselancar dan nongkrong. Dia juga suka berpartisipasi dalam balap mobil Formula 1 (F1) dan bermain sepak bola.

NEC Indonesia memiliki klub sepak bola yang rutin berlatih. Bahkan, klub tersebut menggelar pertandingan persahabatan dengan klub perusahaan lain.

“Beberapa pekan yang lalu, saya mengikuti pertandingan persahabatan. Pertandingan itu sangat menyenangkan dan merupakan kesempatan besar untuk menjalin ikatan dengan rekan kerja lainnya,” kata Joji. (rw)


Biodata

Nama: Joji Yamamoto.

Tanggal lahir: 18 Juni 1971.

Pendidikan: Universitas Chuo, Jepang (Maret 1995).

Hobi: Golf, sepak bola, selancar.

Karier:

* April 1995: Bergabung dengan NEC Corporation, sebagai Sales account untuk Indonesia di HQ.

* Februari 1995: Memegang berbagai posisi sales internasional NEC Corporation di banyak negara Asia, termasuk Malaysia, Sri Lanka, Bangladesh, Myanmar, India, dan Thailand.

* 2015: Vice President NEC Corporation Thailand Ltd.

* 2019: Presiden NEC Filipina.

* April 2021: Presiden Direktur PT NEC Indonesia.

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN