Menu
Sign in
@ Contact
Search
Aris Sulistyanto, CEO  PT NTT Indonesia Technology (ist)

Aris Sulistyanto, CEO PT NTT Indonesia Technology (ist)

Aris Sulistyanto, CEO  PT NTT Indonesia Technology

Sukses Harus Dinikmati Bersama-sama

Rabu, 21 September 2022 | 10:00 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Kesuksesan sesungguhnya adalah  pencapaian bersama, bukan pencapaian individu atau perorangan. Sebab setiap kesuksesan yang diraih seseorang  bukan semata-mata merupakan hasil jerih payahnya. Tetap saja ada faktor bantuan atau peran pihak lain, terutama orang-orang di sekitarnya.

Karena alasan itu pula, Chief Executive Officer (CEO) PT NTT Indonesia Technology, Aris Sulistyanto selalu berupaya agar  orang-orang di sekitarnya, terutama  karyawan dan keluarga, ikut menikmati setiap keberhasilan yang dicapainya.

Bagi Aris Sulistyanto, keberhasilan yang diraihnya merupakan  buah perjuangan  bersama.  Alhasil, sukses yang diperolehnya pun harus bisa dinikmati bersama-sama. Apalagi  di NTT,  Aris  selalu  melibatkan tim  dalam  jalannya perusahaan sesuai fungsi, tugas, dan  tanggung jawabnya.  Selain itu,  peran keluarga  sangat penting dalam  kariernya.

“Maka ketika  berhasil, saya ingin  mereka ikut menikmati keberhasilan itu,” tutur  Aris Sulistyanto kepada  wartawan Investor Daily, Abdul Muslim di Jakarta, belum lama ini.

Sewaktu kecil, Aris sejatinya bercita-cita  menjadi pilot. Ia  begitu kagum bagaimana seorang pilot bisa  membawa banyak orang melakukan perjalanan udara dari satu tempat ke tempat lainnya. Pastinya, dalam pandangan Aris kecil, menjadi pilot sungguh mengasyikkan karena bisa berkelana melihat hal-hal baru.

Namun,  takdir berkata lain. Setelah  beranjak dewasa,  Aris malah lebih tertarik  mendalami ilmu manajemen keuangan. Cita-cita menjadi pilot pun kandas.  Meski gagal menjadi pilot,  Aris Sulistyanto tak berkecil hati. Justru ia bersyukur dengan posisinya saat ini.

“Walaupun  saya sekarang tidak menjadi  pilot, teman-teman kecil saya bilang, saya tetap jadi pilot dalam fungsi tugas saya karena membawa cita-cita ratusan tim NTT di Indonesia. Insya Allah mandat tersebut dapat  saya realisasikan bersama tim sesuai amanah mereka,” papar dia.

Aris Sulistyanto bergabung dengan NTT sejak Agustus 2014 sebagai chief financial officer (CFO)  PT Dimension Data Indonesia (sebelum berubah nama menjadi PT NTT Indonesia Technology). Dia bertanggung jawab terhadap strategi dan pengaturan proses keuangan perusahaan secara keseluruhan.

Pada 2019, terdapat integrasi lebih dari 20 perusahaan NTT Group menjadi NTT Ltd, termasuk Dimension Data Indonesia. Dalam prosesnya, Aris terlibat penuh dalam  integrasi perusahaan NTT Ltd di Indonesia. Ia  memimpin proyek penyatuan dan transformasi proses bisnis  yang menyederhanakan keseluruhan instrumen bisnis. Tujuannya tiada lain mendorong efisiensi sehingga memberikan kemudahan bertransaksi  bagi para klien dan mitra teknologi.

Sebelum di NTT, Aris mengenyam  pengalaman lebih dari dua dekade di sejumlah perusahaan multinasional, mulai dari EI DuPont, Kraft Foods, Pfizer, Astra Zeneca,  hingga Merck Sharp & Dohme. Ia menempati  berbagai posisi kunci, di antaranya sebagai  finance director, vice president director, dan CFO.

Di  Pfizer, Aris Sulistyanto pernah menjabat  sebagai CFO dan Direktur Sub-regional yang mengelola Pfizer di  empat negara sekaligus, yakni Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Indonesia.

Sejak 1 Mei 2022, Aris dipercaya  menjadi  CEO PT NTT Indonesia Technology  yang  merupakan bagian dari NTT Ltd, perusahaan teknologi global terdepan yang berkantor pusat di London, Inggris dan  beroperasi di 57 negara.

Sebagai CEO,  Aris Sulistyanto mengelola seluruh aspek penting perusahaan, baik  pengaturan maupun pengawasan di sisi penjualan, operasional, dan laba. “Kami  mengikuti arahan dari kantor pusat di London dan menerjemahkan kebijakan agar sesuai aspirasi dan dinamika pasar di Indonesia yang pelaksanaannya dilakukan berdasarkan prioritas dan fokus bisnis,” ujar dia. Berikut petikan lengkapnya:

Bisa cerita perjalanan karier Anda di  NTT?

Saya bergabung dengan  NTT hampir delapan tahun lalu sebagai CFO. Saya  ikut serta dalam integrasi NTT di Indonesia dan memimpin banyak inisiatif transformasi di NTT yang sangat dinamis.

Prinsip utama saya dalam menyiasati perubahan yang dinamis ini adalah  memahami perubahan  secara positif dan melibatkan seluruh karyawan untuk belajar menjadi adaptif bersama-sama.

Proses integrasi dan transformasi di NTT yang tengah terjadi adalah proses perbaikan bagi kami semua yang harus didasari  tekad dan kepercayaan untuk saling menguatkan.

Kedua, proses perubahan masif ini tidaklah mudah untuk dijalani dengan latar belakang tim dan cara kerja yang beragam, baik dari sisi infrastruktur maupun aplikasi bisnis. Belum lagi, perhitungan variabel dan  cara pendekatan penyelesaian proyek yang berbeda.

Kami semua mencermati hal-hal di luar legacy pengetahuan dan keahlian kami masing–masing. Namun, ini justru peluang untuk menjadikan kami memiliki keunikan tersendiri di pasar karena semakin luasnya kemampuan untuk membantu klien dalam proses digitalisasi yang menyeluruh.

Strategi  Anda memajukan perusahaan?

Kami  berusaha melakukan inovasi tidak saja dengan kekuatan internal, namun juga merangkul klien dan mitra teknologi untuk memecahkan tantangan bisnis bersama, menciptakan solusi baru yang unik, serta menciptakan diferensiasi pasar.

Dengan demikian, kami terus mencermati teknologi baru yang muncul bersama-sama dan senantiasa melihat peluang bagaimana teknologi dapat optimal memberikan nilai manfaat bagi klien, komunitas, dan masyarakat pada umumnya secara berkesinambungan.

Kami akan melakukan semua usaha terbaik untuk bertumbuh dua digit tahun ini. Yang kami prioritaskan antara lain  area network as a service, multicloud as a service, dan software defined infrastructure services dengan tetap fokus mengembangkan keahlian kami di area infrastruktur dan bisnis aplikasi.

Aris Sulistyanto, CEO PT NTT Indonesia Technology (ist)

Apa dampak pandemi Covid-19 terhadap bisnis digital?

Indonesia adalah pasar potensial di kawasan Asia Tenggara, pasar yang unik, dan heterogen. Proses digitalisasi di Indonesia tumbuh signifikan dibanding negara-negara berkembang lain.

Apalagi kondisi ini dipaksa dengan latar belakang pandemi, kebutuhan terhadap  layanan konektivitas, cloud, serta data center  yang terus meningkat, tidak hanya dari segi kapasitas pemanfaatan, tetapi juga dari segi kebutuhan kualitas layanan.

Integrasi kemampuan kami, baik dari sisi infrastruktur, aplikasi bisnis, layanan data center, maupun konektivitas, serta cakupan keahlian dan pengalaman implementasi di 57 negara telah membantu kami dalam membangun pemahaman information and communication technology (ICT)  secara lokal. Saya meyakini solusi dan layanan teknologi NTT bisa memanfaatkan momentum transformasi digital Indonesia.

Di Indonesia, dengan rekam jejak selama lebih dari 26 tahun, kami telah membantu banyak industri telekomunikasi, jasa keuangan, manufaktur, perminyakan dan pertambangan, serta travel dan tranportasi. NTT akan memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan sektor teknologi Indonesia sebagai negara dengan pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Arti karyawan bagi  Anda?

Di NTT, kami memiliki pemahaman bahwa teknologi tercipta untuk kebaikan, technology for good, yang memberikan nilai manfaat untuk klien, komunitas, dan masyarat secara luas. 

Untuk mengoptimalkan keikutsertaan dan kontribusi  para karyawan dalam inovasi NTT, kami menjamin training and  development serta sertifikasi agar  para karyawan terstandardisasi secara industri. Tak kalah penting, kami berupaya  menyamakan tingkat kemampuan dan keahlian mereka di sini dengan rekan-rekan NTT di negara lain.

Embrace dan empowered  tim sudah menjadi strategi kami agar tim NTT di Indonesia mencintai apa yang mereka lakukan karena mengerti tujuan bersama. Di sisi lain, kami membawa banyak kesempatan bagi mereka agar dapat berkembang, berkarya, bertanggung jawab,  dan berprestasi di skala regional maupun global.

Target Anda untuk NTT?

Setelah integrasi,  60%  karyawan kami  didominasi para milenial dan generasi sesudahnya. Senang rasanya bisa duduk berdiskusi dengan mereka. Mereka adalah  generasi yang cerdas, kritis, dan ekspresif. Mereka membutuhkan validasi untuk terus berkembang dan beraktualisasi, terutama keikutsertaan dalam inovasi-inovasi kami.

Yang lebih dulu masuk  NTT memberi pengarahan agar potensi mereka  dapat tersalurkan ke channel yang tepat dalam waktu sesegera mungkin mampu menyiasati pasar yang dinamis. Saya apresiasi ketekunan mereka dalam belajar dengan para seniornya. Cita-cita saya adalah  terus melakukan coaching  kepada  para generasi muda ini.

NTT harus selalu  adaptif mengikuti perkembangan pasar yang dinamis. Karyawan kami yang berjumlah  700 orang lebih  adalah aset kami yang paling bernilai. Multigenerasi membutuhkan perhatian yang luar biasa agar dapat mendengar lebih cepat, mana yang harus diprioritaskan untuk kelancaran dalam pencapaian usaha.

Menciptakan teknologi yang memiliki nilai manfaat adalah tujuan kami dengan mengikuti arahan induk perusahaan yang senantiasa menyinergikan kekuatan dan keahlian masing-masing anak perusahaan dibawahnya.  Agar kami memiliki speed yang sama, integritas adalah DNA kami agar tetap fokus dan memprioritaskan hal yang telah diputuskan bersama.

Bagaimana Anda membagi waktu pekerjaan dengan keluarga?

Jauh sebelum pandemi, kami  di NTT belajar untuk hidup dengan tidak mengotak–kotakkan waktu antara waktu keluarga, waktu belajar, dan waktu bekerja. Pada hari libur dan hari kerja, kami diberkahi teknologi yang mendukung   semua itu.

Hal ini memberikan keleluasan dalam mengelola keseimbangan antara kehidupan  pribadi dan pekerjaan  sesuai  preferensi kami masing-masing. Bagi mereka yang masih single pastinya berbeda dengan mereka yang sudah berkeluarga.

Filosofi hidup Anda?

Sejak kecil saya ingin menjadi pilot karena saya kagum bagaimana mereka membawa banyak orang melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Pastinya asyik juga kan   bisa berkelana melihat hal-hal yang baru?  Walaupun  saya sekarang tidak menjadi  pilot,  dan latar belakang pendidikan saya adalah  manajemen keuangan, teman-teman kecil saya bilang  bahwa saya tetap menjadi pilot dalam fungsi  dan tugas saya sekarang, karena saya membawa cita-cita ratusan tim NTT di Indonesia. Insya Allah mandat tersebut dapat saya realisasikan bersama tim sesuai amanah mereka.

Ketika  berhasil, saya ingin mengikutsertakan orang-orang di sekitar saya, termasuk  keluarga dan  karyawan atau tim di NTT. Di NTT,  saya senantiasa melibatkan tim  dalam  jalannya perusahaan sesuai fungsi dan tugasnya, serta meminta mereka bertanggung jawab terhadap apa yang sudah diputuskan. Kami juga selalu mengedepankan nilai-nilai ownership  di kalangan karyawan. Selain itu,  keluarga berperan sangat penting dalam  karier saya. Maka ketika  berhasil, saya ingin  mengikutsertakan orang-orang di sekitar saya. Saya ingin  mereka ikut menikmati keberhasilan itu. Bagi karyawan,  hal paling sederhana adalah mendapatkan reward. ***

Aris Sulistyanto, CEO PT NTT Indonesia Technology (ist)

Berburu Kopi Terenak dan Arsitektur Unik  

Kegiatan  paling mengasyikkan bagi Aris Sulistyanto saat  menghabiskan waktu libur adalah  mengajak keluarganya  keluar rumah untuk  melihat bangunan-bangunan dengan  arsitektur  unik. Kebetulan, istri dan anak-anak Aris juga memiliki minat yang sama terhadap perkembangan eksterior dan interior bangunan.

“Jadi, kami sering melihat bangunan-bangunan dengan  arsitektur  unik  bersama-sama, sambil memahami sejarahnya. Biasanya kami  akhiri dengan ngopi bersama,” ujar  orang nomor satu di PT NTT Indonesia Technology itu.

Perihal  kegemarannya minum kopi, Aris Sulistyanto  ternyata  suka berburu  tempat-tempat ngopi  untuk  menikmati  kopi terenak  bersama keluarganya.

“Saya suka kopi dan senang mencari jenis kopi tertentu dan tempat-tempat ngopi bersama keluarga,  juga tim di kantor. Saya pun  suka bertukar ide dan informasi mengenai kopi. Akhirnya saya banyak tahu hal–hal  kekinian,” papar dia.

Menurut Aris, warung kopi era sekarang sudah jauh berbeda dengan era  dulu. Banyak hal yang inspiratif, bahkan ada  tagline di warung kopi yang kerap membuat dirinya  tertawa.

"Warung kopi masa kini sudah seperti kotak dengan muatan ide dan inspirasi. Saya senang para pemiliknya  super kreatif dan jenaka,” tutur dia. (lm)

BIODATA

Nama lengkap: Aris Sulistyanto.

Karier:

- Country Finance Director Kraft Foods (1998-2002).

- Country Finance Lead Monsanto (2002-2003).

- Vice President Director &  CFO Wyeth Indonesia (2003 – 2010).

- CFO Astra Zeneca Indonesia (2010 - Januari 2013).

- CFO Merck Sharp & Dohme Indonesia (Januari 2013-Juli 2014).

- CFO PT Dimension Data Indonesia/NTT Indonesia Technology (Agustus 2014-Mei 2022).

- CEO PT NTT Indonesia Technology (Mei 2022-sekarang).

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com