Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Anindya Bakrie.

Anindya Bakrie.

Harus Siap Berdampingan dengan Covid

Jumat, 11 September 2020 | 07:00 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

Persoalan krusial yang dihadapi sektor industri di Tanah Air selama pandemi Covid-19 adalah penundaan kontrak, pembatalan pesanan, pengurangan produksi, pengurangan penjualan, dan menyusutnya permintaan. Tak sedikit pula perusahaan yang terpaksa mengurangi jumlah karyawan, atau bahkan jatuh bangkrut.

Dalam catatan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah, Anindya N Bakrie, sejak April atau sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan, banyak pabrik tutup akibat anjloknya permintaan.

“Sebagian besar industri di dalam negeri hanya beroperasi sekitar 60% dari kapasitas normal,” kata Anindya.

Industri perdagangan besar, pakaian jadi, dan tekstil merupakan industri yang paling terdampak dari sisi ketersediaan bahan baku dan produksi. Mereka juga mengalami tekanan dari sisi distribusi dan penjualan.

Patuhi Protokol

Berdasarkan data Kadin Indonesia, pada kelompok usaha bidang ekspor-impor, penurunan jumlah pegawai paling besar antara lain terjadi di sektor garmen, elektronik, kayu, kendaraan bermotor, karet, dan furnitur. Pengurangan paling besar terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur.

Kadin Indonesia sendiri terus membantu dan mendukung pemerintah dalam penerapan new normal, misalnya dengan meminta setiap perusahaan mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan operasinya.

“Bagaimana pun, dunia usaha bersama masyarakat harus siap hidup berdampingan dengan Covid-19. Artinya, pelaku usaha harus beradaptasi, berinovasi, dan berkreasi seraya mengikuti peraturan pemerintah dan protokol kesehatan,” ujar Chief Executive Officer (CEO) dan President Director PT Bakrie & Brothers Tbk tersebut.

Anindya menuturkan, dalam bersinergi dengan pemerintah, Kadin Indonesia telah menempuh sejumlah hal. Pertama, dari segi sosial, Kadin telah menghimpun donasi dari berbagai pengusaha untuk membantu penanganan Covid-19. Kedua, Kadin turut memberi saran atau masukan kepada pemerintah terkait stimulus dan apa saja yang harus dilakukan pemerintah untuk mengatasi Covid dan menyelamatkan perekonomian nasional.***

Baca juga: Jangan Ada Dikotomi

 

 

 

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN