Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Direktur Hasnur Group Hj Jayanti Sari

Presiden Direktur Hasnur Group Hj Jayanti Sari

Ini Dia Nilai-Nilai yang Dijalankan Jayanti Sari Kelola Hasnur Group

Sabtu, 5 Juni 2021 | 20:29 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Mempertahankan nama besar keluarga tentu memiliki tantangan tersendiri. Sebagai penerus, Hj Jayanti Sari, memegang teguh tujuh nilai filosofi yang telah diterapkan pendiri Hasnur Group yang tidak lain adalah orang tuanya sendiri. Hasnur Group merupakan kelompok usaha yang didirikan oleh pasangan suami istri pengusaha nasional asal Kalimantan Selatan, H. Abdussamad Sulaiman HB, dan Hj. Nurhayati pada tahun 1966.

Presiden Direktur Hasnur Group ini, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang tinggi dan sangat berguna sebagai penguat juga navigator bagi perusahaan, sehingga perusahaan dapat terus tumbuh berkembang bersama para stakeholder kearah yang lebih baik, khususnya mampu beradaptasi dalam perkembangan zaman seperti sekarang. Sebagaimana keinginan dan filosofi para pendiri yang menyatakan, sepertiga harta untuk usaha, sepertiga untuk keluarga dan sepertiga diinfaqkan untuk kemaslahatan masyarakat.

“Kami putra putri persisten & konsisten menjalankan nilai-nilai tersebut dalam keseharian, kemudian para pemimpin Entitas terus menjaga nilai-nilai, yang diimplementasikan menjadi modul utama dalam pelatihan leadership karyawan, serta menjadikannya sebagai cara hidup ( way of life) , budaya yang terus hidup di setiap insan Hasnur Group,“ kata Hj Jayanti.

Presiden Direktur Hasnur Group Hj Jayanti Sari,
Presiden Direktur Hasnur Group Hj Jayanti Sari,

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa salah satu implementasi nilai religi adalah menanamkan filosofi bekerja itu adalah ibadah. Nilai ini lah yang diyakini berperan sangat penting dalam pengelolaan bisnis sehari-hari.

“Meskipun dalam kondisi yang tidak normal atau new normal seperti saat ini , segenap karyawan Hasnur Group harus tanggap dan adaptif dalam bekerja. Bekerja secara nyata dan gigih serta menjadi pribadi yang kompeten, dan menjaga sebaik-baiknya amanah yang diberikan Perusahaan dengan senantiasa bersyukur atas segala hasil yang telah dicapai,” imbuh Jayanti.

Hj Jayanti yang juga anak kedua dari tujuh bersaudara menambahkan bahwa kedua orang tuanya sebagai pendiri perusahaan memang telah meninggalkan legacy bagi anak-anaknya untuk terus menjaga perusahaan, mengembangkan langkah-langkah adaptif agar perusahaan ini tidak saja tetap eksis namun juga berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai yang telah diwariskan.

Hj. Jayanti menuturkan , dalam menjalankan bisnis, dirinya banyak belajar bisnis langsung dari orangtua sejak kecil demikian juga dengan saudaranya yang lain. Belajar bagaimana mengelola perusahaan dan megembangkan secara tepat SDM, dengan melibatkan para ahli yang direkrut oleh Founder dalam menjalankan usahanya.

“Kami dididik dan dipersiapkan sesuai potensi dan kompetensi masing masing. Kompak, saling melengkapi satu sama lainnya sesuai dengan kelebihan & kekurangan, terjun langsung di operasional, bersama-sama bahu membahu mengatasi kendala khususnya ketika krisis moneter, Ibu mensupport dengan doa & motivasi terus menerus; serta tak lupa ditanami nilai-nilai inti perusahaan, ” tandas Jayanti.

Perjalanan karir Hj. Jayanti cukuplah panjang dan turut merasakan dinamika yang terjadi di seluruh group usaha Hasnur. Dia mengawali karirnya di perusahaan pada tahun 1997 sebagai seorang manager logistik dan peralatan yang bertanggung jawab atas kendaraan termasuk alat berat siap untuk digunakan, dalam hal ini termasuk mengawasi dari mulai perawatan, perbaikan, penyediaan suku cadang, sampai dengan pengecekan jalan yang akan dilalui. Berhadapan langsung dengan situasi dan kondisi lapangan termasuk menghadapi berbagai macam permasalahan yang ada baik itu teknis maupun non-teknis, merupakan hal yang biasa dihadapi Hj Jayanti dalam kesehariannya, dan pengalaman inilah yang semakin menempa jiwa kepemimpinan dia.

Pada tahun 2005 dirinya dipercaya untuk menjabat sebagai CEO untuk usaha Mining dan Port, yang selanjutnya pada tahun 2008 dia dipercaya untuk menjabat sebagai Presiden Direktur Hasnur Group. Termasuk memperoleh kepercayaan penuh untuk mengembangkan usaha perkebunan kelapa sawit dan pabrik pengolahannya pada tahun 2008, serta perusahaan pelayaran dan logistik pada tahun 2009.

Harapan dan optimisme perusahaan akan terus berkembang diyakini betul oleh Hj Jayanti. Cita-cita, filosofi dan nilai-nilai perusahaan yang telah ditanamkan oleh para pendiri perusahaan menjadi fondasi utama dan alat navigasi arah pertumbuhan perusahaan. “Kembali ini tentang nilai-nilai universal yang akan terus dijaga, dipertahankan dan dipraktekkan dalam  pelaksanaan bisnis Hasnur Group. Nilai- nilai tersebut adalah adalah Kesatuan Sikap, Dapat Dipercaya, Disiplin, Pantang Menyerah, Keadilan, Kebersamaan, Bijaksana. Ketujuh nilai tersebut menjadi fondasi, kebermanfaatan bagi banyak orang .”

Layaknya sebuah perusahaan yang telah maju, Hasnur Group pun tidak luput dari berbagai tantangan usaha. Diantara yang penting tentunya menyiapkan talent yang sesuai dengan ketujuh Nilai Inti perusahaan dan shifting dari perusahaan berbasis pengelolaan sumber daya alam ke pengembangan bidang teknologi dan sektor-sektor jasa lainnya. Oleh karenanya , Hasnur Group telah mempercayakan pada para professional untuk mendukung jalannya perusahaan, sesuai dengan visi dan misi usaha.

“Kami siap menjadi sebuah perusahaan terbuka karena ini menjadi salah satu cita-cita Founder, sesuai dengan moto usaha kami yaitu Tumbuh dan Berkembang Bersama untuk Membangun Masa Depan”, tutup Jayanti.

Sementara itu, Syamsul Bachri Djadi, Direktur Bisnis Development Hasnur Group menjelaskan pandangannya sebagai seorang professional, yang membuat dirinya tertarik memilih berkarir di Hasnur Group yang notabene merupakan sebuah perusahaan keluarga adalah karena tantangan dan nilai-nilai yang ada di dalam perusahaan.

Ada stigmatisasi dimana perusahaan yang berbasis keluarga sangat berseberangan dengan perusahaan berbasis keprofesionalitasan. Menurut Syamsul pemikiran tersebut tidak tepat. Faktanya banyak perusahaan besar yang bereputasi tinggi baik nasional maupun internasional dibangun dari sebuah keluarga dan pendekatan kekeluargaan dalam membangun usaha bisnis tersebut.

“Dalam perjalanan karir profesional saya, sangat sulit, menemukan keseimbangan antara profesionalitas dan kekeluargaan. Dan inilah yang saya temukan di Hasnur Group. Ketika menemukan titik keseimbangan tersebut, saya meyakini kita akan lalui, secara profesional berbasis integritas dan komunikatif dengan pendekatan kekeluargaan. Sehingga, keseimbangan dapat berjalan sewajarnya sebagaimana sebuah keluarga menghadapi tantangan dan akan dihadapi bersama,” tutur Syamsul.

Ia sendiri mulai berkarir di Hasnur Group, pada tahun ini memasuki tahun ke-20, “Saya masuk bergabung di Hasnur Group tanggal 1 Mei 2002, sebagai supervisor keuangan.”

Sebagai seorang yang telah lama berkarir di perusahaan, nilai-nilai perusahaan atau filosofi pendiri tentu melekat dalam dirinya. Ia menandaskan tetap dan akan terus mengasah nilai kebijaksanaan yang menjadi salah satu nilai dalam Hasnur Group. Dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab pasti dirinya akan menghadapi berbagai tantangan. Baik eksternal maupun internal seperti data, informasi, keinginan tim, tujuan perusahaan dan banyak varibel lainnya, hal ini akan bisa kita padu-padankan jika kita mempunyai nilai kebijaksanaan.

Menyingung perjalanan kariernya, dia mengaku mengikuti periodesasi perusahaan dalam berbagai keadaannya.

”Saat kondisi pasar bagus, tentu perusahaan mendapatkan keuntungan yang bagus pula, akan tetapi sebaliknya jika kondisi pasar komoditas ambruk kita ikut terpengaruh., Akan tetapi dalam situasi apapun kita pantang menyerah dengan keadaan, bersama-sama kita konsolidasikan operasional, sumber daya internal dari rangkaian integrasi bisnis duduk bersama menghadapinya. Disinilah saya rasakan kesatuan sikap, pantang menyerah, kebersamaan kami benar-benar diuji menghadapi keadaan dan alhamdulillah kami berhasil melaluinya bersama.”

Hasnur Group sudah ganti kepemimpinan dari seorang figur kepada para penerus di generasi kedua, , yang mana saat ini terpusat pada ke tujuh anaknya , meski secara managemen ada sedikit perubahan namun diluar itu tetap sama.

Hal ini lebih disebabkan karena generasi penerus bersepakat bersama-sama memegang teguh amanah dari pendiri dalam menjalankan perusahaan. Meskipun dalam bidang usaha Hasnur Group adaptif dan mampu mengikuti perkembangan pasar, namun tanpa menjaga pondasi nilai filosofi yang menjadi dasar keberlangsungan perusahaan niscaya Hasnur Group tidak akan bertahan. Inilah yang menjadi modal kesuksesan kami.

“Eksistensi sebagai organisasi usaha, Insya Allah akan tetap ada, bertahan dan berkembang jika kami semuanya bersama-sama berkomitmen untuk menjaga dan menjalankan nilai-nilai ini. Karena keberadaan dan berjalannya sebuah organisasi perusahaan tergantung orang-orang yang menjalankannya dan nilai-nilai yang ditanamkan Founder HG adalah nilai dasar yang universal.

 

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN