Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ridwan Goh (Ist)

Ridwan Goh (Ist)

RIDWAN GOH, DIREKTUR UTAMA DAN CEO PT MARK DYNAMICS INDONESIA TBK (MARK)

Kejujuran adalah 'Signature'

Parluhutan Situmorang, Senin, 6 April 2020 | 13:00 WIB

Tak disangsikan lagi, kejujuran berada pada urutan teratas kunci kesuksesan. Keberhasilan atau kesuksesan yang dicapai tanpa kejujuran adalah kesuksesan semu, tidak abadi, mudah hilang kembali.

Yang sering tak disadari, kejujuran adalah signature seseorang. Sebagai signature atau keunggulan, kekuatan, ciri khas, dan representasi diri, kejujuran akan melekat dan menjadi reputasi seseorang sepanjang hidupnya. Tak hanya bagi individu, kejujuran sebagai signature juga berlaku bagi perusahaan.

“Kejujuran dan integritas adalah sesuatu yang tidak gampang dilupakan orang, dan itu akan menjadi signature perusahaan maupun individu Anda,” kata Direktur Utama dan Chief Executive Officer (CEO) PT Mark Dynamics Indonesia Tbk, Ridwan Goh kepada wartawan Investor Daily Parluhutan Situmorang di Jakarta, baru-baru ini.

Karena alasan itulah Ridwan Goh menerapkan filosofi klasik tersebut dalam kehidupannya. Ridwan juga menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas di perusahaan yang dipimpinnya. 

Bagi Ridwan, kejujuran harus bersifat paralel. Artinya, kejujuran harus berlaku bagi diri sendiri dan orang lain. “Harus selalu jujur kepada diri sendiri, karyawan, dan rekan bisnis. Jangan berlaku tidak jujur hanya untuk meraih keuntungan sesaat,” ujar dia. 

Ridwan Goh percaya, berkat nilai-nilai kejujuran yang diterapan di Mark Dynamics Indonesia, emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sandi saham MARK itu terus tumbuh dan berkembang, bahkan kini tercatat sebagai produsen cetakan sarung tangan terbesar di Indonesia.

Ridwan Goh adalah tipe pemimpin yang demokratis dan menganggap karyawan sebagai aset perusahaan yang paling berharga. Dalam menakhodai Mark Dynamics, pria kelahiran Medan, 26 Juni 1983, ini banyak mendengarkan, melihat, dan berdiskusi dengan para bawahannya. 

“Saya lebih menyukai win-win solution dengan tim dan anggota, dibandingkan memaksakan keinginan saya saja. Hanya saja, saya biasanya tidak kompromi dengan target-target yang sudah ditetapkan perusahaan,” tutur dia.

Agar perusahaan yang dipimpinnya memenangi persaingan, Ridwan menggunakan cara-cara-cara berpikir dan bertindak di luar kebiasaan umum (out of the box). Hasilnya, Mark Dynamics Indonesia yang menjual 95% produknya ke pasar ekspor, selalu membukukan kinerja bisnis yang meyakinkan dari tahun ke tahun. Perseroan kini menjadi pelopor cetakan sarung tangan nitrile, bahkan berhasil menguasai hampir 70% pasar sarung tangan nitrile dunia.

Eksekutif yang hobi menonton film, ngopi, berenang, dan nge-gym ini selalu berpegang teguh pada pepatah bahwa memberi adalah berkat (giving is blessing). Oleh karena itu, dalam memimpin dan memajukan perusahaan, Ridwan Goh selalu berusaha memprioritaskan kepentingan orang banyak di atas kepentingan pribadi. 

Ridwan Goh meyakini bahwa seseorang yang ingin meraih kesuksesan tidak cukup hanya dengan bekerja dan berjuang 100%. Ia harus melakukannya 200%, bahkan lebih. “Tidak ada kesuksesan yang abadi tanpa kerja keras,” tegas dia.

Pesan Ridwan kepada yang ingin sukses, jadilah orang yang selalu merasa lebih bodoh atau lebih tidak tahu dari orang lain. “Sebab, dengan begitu, kita dipaksa belajar lebih banyak lagi, banyak mendengarkan, banyak membaca, dan meng-upgrade diri setiap hari,” papar dia. Berikut penuturan lengkapnya:

Bisa cerita perjalanan karier Anda?

Sebelum bergabung dengan Mark Dynamics, selama lima tahun saya berkecimpung di bidang timber dan molding kayu di perusahaan eksportir kayu di Sumatera Utara. Saya bergabung dengan Mark Dynamics pada 2008 sebagai manager marketing. Saya diberi target meningkatkan penjualan. Saat itu, penjualan Mark baru sekitar 50 ribu pieces (pcs) per bulan, 50% untuk pasar dosmetik dan 50% untuk ekspor.

Hasil kerja keras saya dan tim berhasil meningkatkan penjualan setiap tahunnya secara signifikan. Pada 2017, kami berhasil menjual 420 ribu pcs per bulan dan menjadikan Mark Dynamics sebagai produsen cetakan sarung tangan terbesar di dunia. 

Kami juga berhasil menjajaki banyak pelanggan baru di luar negari yang berimbas pada meningkatnya volume ekspor perseroan. Pada 2019, kami menjual sekitar 630 ribu pcs per bulan dengan komposisi ekspor 95% dan pasar lokal sekitar 5%. 

Di samping diberi target penjualan, pada masa empat tahun saya bergabung atau sekitar tahun 2012, saya juga dipromosikan ke level general manager, sehingga saya diberi target efisiensi biaya, produktivitas, dan rekrutmen.

Selain meningkatkan penjualan, kami berhasil menurunkan komposisi biaya, upgrade proses produksi menjadi automation, dan beberapa terobosan lain. Pada 2017, saya diangkat menjadi direktur dan tepat pada 2018 awal, saya diangkat menjadi CEO sekaligus presiden direktur Mark Dynamics sampai sekarang.

Yang paling berkesan dari karier Anda?

Yang paling berkesan menurut saya adalah membawa nama Mark dari sebelumnya tak dikenal orang, menjadi dikenal banyak orang. Juga membawa perusahaan ini mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Juli 2017. Pada 2019, Mark meraih tiga penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Bisnis Indonesia Award (BIA) pada 12 Juli 2019, CSA Award pada 18 Juli 2019, dan IDX Channel Innovation Award 2019 pada 14 Agustus 2019.

Apa kunci sukses Anda?

Kunci sukses masing-masing orang berbeda tentunya. Tapi bagi saya, jika mau sukses, kita harus mempunyai tujuan dan visi-misi yang jelas. Untuk mencapai tujuan tersebut tidak cukup hanya dengan melakukannya 100%, tapi dituntut untuk berbuat 200%, bahkan lebih. Saya percaya tidak ada kesuksesan yang abadi, tanpa adanya kerja keras.

Tentunya kita akan banyak menemukan tantangan di sepanjang jalan. Tapi itu menjadi pembelajaran untuk menjadi lebih matang. Tidak kalah penting, seseorang harus bergerak lebih cepat dibandingkan orang lain, karena kecepatan dan inovasi menjadi key point yang tak luput dari kesuksesan seseorang.

Pesan Anda kepada yang ingin sukses?

Pesan saya kepada teman teman di luar, jadilah orang yang selalu merasa lebih bodoh atau lebih tidak tahu dari orang lain, sehingga kita dipaksa mau belajar lebih banyak lagi, banyak mendengarkan, banyak membaca, upgrade pengetahuan diri sendiri setiap hari. Dan, yang paling penting, jangan menyerah atau don’t give up.

Filosofi Anda dalam karier dan bisnis?

Filosofi klasik yang paling saya sukai dan tidak termakan zaman yaitu selalu jujur kepada diri sendiri, karyawan, dan rekan bisnis. Jangan pernah membohongi rekan bisnis Anda untuk keuntungan sesaat, sebab hal itu tidak akan membawa hubungan bisnis berjalan panjang. Kejujuran dan integritas adalah sesuatu yang tidak gampang dilupakan orang, dan itu akan menjadi signature perusahaan maupun individu Anda.

Gaya kepemimpinan Anda?

Gaya kepemimpinan saya adalah banyak mendengarkan, banyak melihat, dan selalu berdiskusi. Saya lebih suka win-win solution dengan tim dan anggota saya daripada memaksakan keinginan saya saja. Namun, saya tidak bisa kompromi dengan target-target yang sudah saya berikan untuk perusahaan.

Strategi Anda memajukan perusahaan?

Saya berupaya menciptakan inovasi di internal, dengan memperkuat research and development (R&D). Sedangkan inovasi eksternal dilakukan dengan memberikan value kepada pelanggan maupun stakeholder.

Untuk menjadi market leader, kami harus melakukan sesuatu yang tidak dilakukan orang lain, harus punya cara berpikir out of the box. Yang paling penting, kami harus meng-upgrade semua individu di perusahaan melalui berbagai pelatihan. Sebab bagi saya, karyawan adalah aset yang paling berharga. Perusahaan akan maju bila timnya solid.

Apa saja gebrakan Anda di perusahaan?

Kami berhasil membuat bahan baku (porcelain clay) racikan sendiri. Sebelumnya kami membeli bahan baku yang sudah siap diracik. Ini menghemat biaya produksi, karena bahan baku berkontribusi hampir 50% terhadap cost structure. Kami juga bisa meningkatkan kualitas produk dan konsistensi produksi.

Kecuali itu, Mark Dynamics Indonesia berhasil menjadi pelopor cetakan sarung tangan nitrile, bahkan Mark Dynamics berhasil menguasai hampir 70% pasar sarung tangan nitrile dunia. Keberhasilan tersebut didukung kemampuan teknologi perseroan untuk menghasilkan sarung tangan nitrile tipis dan didukung mesin yang hi-speed.

Tahun lalu, kami juga berhasil meningkatkan efisiensi dengan menyajikan data real time melalui penerapan QR code untuk semua lini produksi Mark Dynamics.

Nilai-nilai yang Anda pegang dalam bekerja dan berkeluarga?

Saya harus memprioritaskan kepentingan orang banyak di atas kepentingan saya pribadi. Bagi saya, giving is blessing.***

 

Biodata

Nama : Ridwan Goh.

Tempat/tanggal lahir : Medan, 26 Juni 1983.

Pendidikan : Sarjana Komputer, Mikroskil Institute (Medan).

 

Karier:

2004 – 2008 : International Marketing Manager PT Tropical Wood Indotama.

2008 – 2012 : Marketing Manager PT Mark Dynamics Indonesia Tbk.

2012 – 2017 : General Manager PT Mark Dynamics Indonesia Tbk.

2017 – 2018 : Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk.

2018 – sekarang : CEO PT Mark Dynamics Indonesia Tbk.

 

Penghargaan (personal): 

Industry Marketing Championship of The Year oleh Indonesia Marketeers Festival 2019 (IMF 2019) pada 25 Juli 2019.

 

Baca juga: https://investor.id/figure/nonton-ngopi-ngegym

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN