Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mohit Gandas, President Director RedDoorz Indonesia

Mohit Gandas, President Director RedDoorz Indonesia

MOHIT GANDAS, PRESIDENT DIRECTOR REDDOORZ INDONESIA

Kerja Keras Tak Pernah Mengkhianati Hasil

Senin, 22 Februari 2021 | 10:00 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

Bekerja keraslah, karena kerja keras pasti menghasilkan yang terbaik. Sesulit apa pun suatu pekerjaan, jika dijalani secara gigih, sungguh-sungguh, dan pantang menyerah, hasilnya pasti memuaskan.

Kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil. Tapi, bagaimana caranya agar seseorang terus termotivasi untuk selalu bekerja keras?

"Berpikirlah positif, keluarkan energi baru setiap hari, dan jangan pernah kesal pada sesuatu," kata Mohit Gandas, President Director RedDoorz Indonesia, kepada wartawan Investor Daily, Ridho Syukra di Jakarta, baru-baru ini.

Agar selalu berpikir positif dan mampu mengeluarkan energi baru setiap hari, Mohit Gandas terus mengevaluasi diri. Ia punya prinsip bahwa setiap hari adalah lembaran baru dalam kehidupannya.

"Setiap bangun tidur di pagi hari, saya selalu punya energi baru dan pikiran positif. Bagi saya, setiap harinya memiliki sebuah cerita. Jika melakukan kesalahan harus diubah, jika meraih prestasi harus harus dipertahankan," ujar pria kelahiran Delhi, India, 28 Januari 1991, itu.

Mohit Gandas percaya bahwa kerja keras pasti menghasilkan hal terbaik, sebab kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. "Jika kita bekerja keras, sesulit apa pun pekerjaan itu, hasilnya pasti memuaskan," tegas dia.

Mohit memang tipe eksekutif pekerja keras, ulet, dan penuh dedikasi. Ia mengawali karier sebagi staf biasa di RedDoorz India. Di perusahaan yang menggeluti bisnis perhotelan itu, Mohit meraih banyak prestasi. Itu sebabnya, ia dipercaya memegang berbagai posisi, sampai akhirnya ditunjuk menjadi President Director RedDoorz Indonesia.

RedDoorz sudah ada di 120 kota di Indonesia dengan jumlah properti atau fasilitas penginapan mencapai 1.500 properti. Mohit Gandas menargetkan jumlahnya meningkat dua kali lipat menjadi 3.000 properti. Dalam lima tahun ke depan, RedDoorz ditargetkan menjadi yang terbesar di Asean.

Berikut petikan lengkap wawancara dengan pria yang mengaku sangat menyukai Indonesia itu:

Bagaimana perjalanan karier Anda di RedDoorz?

Ketika kuliah, saya mengambil jurusan bisnis perhotelan (hotel management) di salah satu universitas di India. Setelah lulus, saya bekerja selama tiga tahun di MakeMyTrip yang merupakan online travel agent terbesar di India. Di perusahaan itu, saya mendapatkan banyak hal dan ilmu mengenai dunia travel.

Tidak mau terjebak dalam comfort zone, saya putuskan untuk pindah ke RedDoorz karena perusahaan ini sedang naik daun dan cocok dengan latar belakang pendidikan saya di bidang perhotelan. Akhirnya saya dipercaya dan diberikan tanggung jawab untuk memimpin RedDoorz Indonesia.

Kenapa Anda memilih RedDoorz?

RedDoorz sangat hebat dan menarik. Perusahaan ini didirikan pada waktu yang tepat, saat perkembangan teknologi semakin pesat. Apalagi orang-orang pasti menyukai liburan. Ketika liburan, mereka pasti butuh fasilitas penginapan dengan harga terjangkau. RedDoorz merupakan pilihan tepat dan solusi terbaik bagi para travellers.

Di negara mana saja Anda pernah ditugaskan?

Sebelumnya saya hanya staf biasa di RedDoorz India. Karena punya banyak prestasi, saya kemudian dipercaya memegang beberapa posisi penting.

Saya juga pernah dipindahkan untuk memegang RedDoorz Kuala Lumpur di Malaysia. Akhirnya saya dipercaya untuk memimpin dan menjabat sebagai President Director RedDoorz Indonesia. Tahun ini merupakan tahun kelima saya bekerja di RedDoorz.

Bagaimana Anda melihat pasar Indonesia?

Sangat menjanjikan. Siapa tak kenal Indonesia? Indonesia merupakan negara terbesar di Asean dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Kekuatan lain Indonesia adalah penduduknya nomor empat terbesar di dunia. Penduduk Indonesia juga sangat familiar dengan smartphone dan internet.

Selain itu, orang-orang Indonesia suka berlibur atau traveling. Tinggal buka smartphone dan mengakses RedDoorz, mereka akan mendapatkan penginapan yang super nyaman. Jadi, bagi saya, Indonesia adalah pasar yang luar biasa dan termasuk dalam top priority.

Strategi Anda memajukan RedDoorz?

Agar bisa bersaing, saya harus pastikan yang bekerja di RedDoorz Indonesia adalah orang-orang terpilih dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda tetapi mempunyai visi dan misi yang sama. Setelah itu, saya ajak mereka berdiskusi dan mengeluarkan ide-ide baru.

Bagi saya, tidak ada orang lama atau baru, yang penting isi kepala dan keseriusannya dalam mengembangkan perusahaan. Jika orang baru tetapi idenya luar biasa, maka saya akan berikan posisi penting.

Apa yang membuat Anda termotivasi dalam menjalani pekerjaan?

Setiap bangun tidur di pagi hari, saya selalu punya energi baru dan pikiran positif. Saya juga tidak pernah kesal terhadap sesuatu.

Bagi saya, setiap harinya mempunyai sebuah cerita. Jika melakukan kesalahan maka harus diubah. Jika melakukan prestasi berarti harus dipertahankan. Jadi, motivasi saya bekerja di RedDooz adalah mengeluarkan energi positif dan bermakna bagi orang lain.

Gaya kepemimpinan Anda?

Saya orang yang suka memberikan tanggung jawab kepada anak buah. Tanggung jawab tersebut harus dipegang dan tidak boleh dipermainkan.

Jika bawahan melaksanakan tanggung jawabnya secara benar maka saya puji. Sebaliknya, jika bawahan melepaskan atau menganggap remeh tanggung jawabnya maka saya akan marah.

Secara personal, saya tipe orang yang santai. Tetapi kalau sudah dihadapkan pada pekerjaan, saya akan tegas. Saya suka sekali bekerja secara teamwork.

Siapa panutan Anda dalam menjalani pekerjaan?

Saya punya sosok role model yang menginspirasi, yaitu Amit Saberwal yang merupakan Chief Executive Officer (CEO) dan Founder RedDoorz. Beliau yang memotivasi saya bekerja di RedDoorz. Ia adalah sosok yang humble dan menghargai para junior yang baru memulai. Ia juga tipe orang yang membimbing, bukan menjebak. Saya sangat mengidolakan beliau. Ia termasuk pengusaha sukses juga di India.

Pernahkah Anda mengalami kegagalan dan bagaimana menghadapinya?

Yang namanya kegagalan pasti ada. Setiap orang pasti pernah menemui kegagalan, termasuk saya. Saya pernah mengalaminya dan saya harus bangkit dan tidak boleh putus asa, karena kegagalan adalah kesempatan yang tertunda.

Contoh kegagalan yang pernah saya alami adalah ketika promo atau program RedDoorz diprotes konsumen dan menerima banyak complaint.

Dari pengalaman tersebut, saya belajar dan mencari ide atau kreativitas baru atau promo yang lebih menarik. Intinya, jangan pernah menyerah, karena kesempatan kedua pasti ada.

Filosofi Hidup Anda?

Bekerja keras. Saya percaya kerja keras pasti akan menghasilkan yang terbaik. Sesulit apa pun pekerjaan tersebut, jika melakukannya dengan gigih, sungguh-sungguh, dan pantang menyerah, kita pasti akan puas, sebab kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.

Tantangan yang Anda hadapi dalam memimpin RedDoorz Indonesia?

Indonesia merupakan pasar yang menjanjikan. Awalnya kami ingin mengembangkan bisnis dalam konsep apartment business, tetapi ternyata sulit dikembangkan di Indonesia.

Saya belum bisa menceritakan alasannya karena ini rahasia perusahaan. Kemudian kami kembangkan konsep virtual hotel operator models yang bekerja sama dengan pihak kedua, yaitu properti yang sudah eksis.

Target Anda untuk RedDoorz Indonesia?

Sekarang RedDoorz sudah ada di 120 kota di Indonesia dengan jumlah properti atau fasilitas penginapannya mencapai 1.500 properti. Target kami adalah meningkatkan jumlahnya menjadi 3.000 properti.

Bagaimana Anda melihat bisnis RedDoorz dalam lima tahun ke depan?

Prospek RedDoorz sangat besar dan menjanjikan karena setiap orang membutuhkan tempat penginapan yang nyaman dan harga terjangkau ketika bepergian. Dalam lima tahun ke depan, RedDoorz akan menjadi yang terbesar di Asean.

Anda merasa nyaman dengan pekerjaan sekarang?

Saya bekerja di RedDoorz cukup lama dan sudah merasakan jatuh bangun perusahaan. Saya akan terus menikmati waktu saya di RedDoorz dan belum ada rencana untuk pindah karena RedDoorz memberikan kesempatan untuk belajar dan terus berinovasi.

Anda sudah puas dengan pencapaian saat ini?

Manusia tidak pernah puas, pasti ingin belajar dan terus belajar. Saya akan terus mengembangkan diri untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari dan terus menggali potensi diri.

Apakah Anda mengalami culture shock ketika bekerja di Indonesia?

Tidak sama sekali, saya tidak pernah merasakan culture shock ketika saya menginjakkan kaki di Indonesia. Saya sudah jatuh cinta kepada Indonesia karena orang-orangnya ramah dan makanannya enak. Apalagi saya punya prinsip bahwa di mana pun saya berada, saya akan mengikuti budaya dan suasananya.

Kalau kemacetan Jakarta sudah sangat familiar. India juga macet dan sesak. Indonesia dan India tidak ada perbedaan terkait lalu lintas, sama-sama macet karena populasinya sama-sama besar, menempati urutan atas negara dengan populasi terbesar di dunia.

Saya juga sangat menyukai makanan Indonesia karena pedas, tidak jauh berbeda dengan India. Orang India juga suka makanan pedas. Makanan favorit saya adalah nasi goreng dan gado-gado karena bumbu Indonesianya sangat terasa sekali dan very yummy.

Saya sebetulnya vegetarian, jadi saya memilih banyak makanan yang tidak mengandung lemak. Namun, secara keseluruhan, makanan Indonesia kelihatannya enak-enak.

Anda pernah bepergian ke mana saja di Indonesia?

Saya suka traveling. Kalau di Indonesia sudah pasti Bali karena pemandangannya indah, terutama di Kuta dan Ubud, yang terkenal dengan gunung dan desanya. Berkunjung ke Bali membuat pikiran saya tenang dan nyaman.

Apa yang bisa dipelajari Indonesia dari India?

India sangat mahir dalam information technology (IT). Indonesia bisa belajar bagaimana memanfaatkan IT yang baik dan menciptakan aplikasi terbaru.

Kalau dari karakternya, India termasuk orang yang menghargai waktu dan budaya. Jadi, orang Indonesia bisa menerapkannya juga dalam kehidupan.

Cara Anda menyeimbangkan kehidupan pribadi, pekerjaan, dan kehidupan sosial?

Saya termasuk orang yang bisa membagi waktu. Jika sedang bekerja maka saya berikan sepenuh waktu untuk bekerja. Jika bermasyarakat atau bersosialisasi, saya tinggalkan urusan pekerjaan. Jadi, saya termasuk orang yang fleksibel. ***

Mohit Gandas, President Director RedDoorz Indonesia. (foto ist)
Mohit Gandas, President Director RedDoorz Indonesia. (foto ist)

Penggemar Catur

Ketika punya waktu luang, Mohit Gandas akan menghabiskannya dengan bermain catur. Ia menyukai catur dengan alasan catur adalah olahraga yang bisa membuat seseorang berpikir, menggunakan strategi, dan tidak asal-asalan bertindak.

Bermain catur merupakan kegemaran Mohit sejak ia kecil. Rupanya, bermain catur membuat dirinya terhibur. Bermain catur juga menjadikan pikirannya tenang. Meski demikian, Mohit Gandas belum berniat ikut kompetisi.

"Saya bermain catur hanya sebagai hobi. Kalau ada orang yang bermain catur, saya akan ikut mengamati," tutur dia.

Kepuasan dalam bermain catur, menurut Mohit, adalah mengolah daya ingat. Selai itu, jika menang, ia merasakan kepuasan batin tersendiri.

“Saya penggemar berat catur dan saya selalu bermain jika sudah menyelesaikan pekerjaan,” ujar dia.

Lazimmya orang India, Mohit juga piawai menari, meski tidak sehebat penari profesional. "Menari sudah menjadi bagian budaya India. Seperti di film-film Bollywood, itu memang benar, menari bisa terjadi di mana saja, terutama di pesta pernikahan dan pesta-pesta lainnya," papar dia. (dho)


 

Biodata

Nama: Mohit Gandas.

Tempat/tanggal lahir: Delhi, 28 Januari 1991.

Pendidikan: Bachelor of Hotel Management, IHM Pusa, New Delhi (2008-2011).

Karier:

* Mei 2010 - April 2010: Radisson - Industrial Training.

* Mei 2011 - April 2014: MakeMyTrip.com - Account Manager, International Markets, Malaysia.

* April 2014 - Desember 2014: Commeasure - Business Development.

* Juni 2015 - April 2018: Commeasure - Head of Online Distribution, Jakarta.

* Mei 2018 - sekarang: President Director RedDoorz Indonesia.


 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN